Apakah Ayam Potong Bisa Bertelur? Tentu Saja!

Posted on

daftarhewan.com. Apakah ayam potong bisa bertelur? Tentu saja mereka bertelur. Ayam potong yang disebut juga ayam pedaging atau ayam broiler bisa bertelur.

Induk ayam potong diternakan, biasanya dimiliki oleh peternakan besar di industri unggas.

breeding farm ayam broiler
Breeding farm ayam broiler, umumnya di isi dengan perbandingan 10 ayam betina dan 1 ayam jantan

Dikenal sebagai peternakan breeding induk ayam potong, telur-telur yang dihasilkan akan diseleksi dengan ketat guna diambil telurnya yang ditujukan untuk program hatchery atau penetasan.

Di kandang hatchery tersebut, dalam hanya beberapa hari telur-telur tersebut menjadi anak ayam dalam Incubator.

Baca Juga:   25 Jenis Penyakit Ayam, Cara Mencegah dan Obatnya

Selanjutnya DOC (One-day-old chicks) atau ayam yang baru umur sehari tersebut diseleksi kembali serta di vaksin guna menghindari penyakit ayam.

Setelah melalui serangkaian proses anak-anak ayam tersebut lalu di jual dan distribusikan ke peternak-peternak ayam pedaging di berbagai daerah.

Peternakan ayam pedaging adalah bagian penting dari industri unggas.

Peternakan Breeding Ayam Broiler

Mari kita sejenak lupakan pertanyaan, ayam atau telur duluan? Karena pertanyaan tersebut mungkin akan menghabiskan waktu untuk menjawabnya.

Anak ayam broiler berbulu lucu yang tiba di peternakan ayam pedaging tentunya harus datang dari suatu tempat, dan jawabannya adalah tempat penetasan yang disebut hatchery.

hatchery ayam adalah, penetasan ayam broiler, manajemen hatchery ayam, pengertian hatchery ayam, hatchery ayam broiler, hatchery ayam unggul
Penetasan ayam broiler di Hatchery

Tapi dari mana tempat penetasan atau hatchery mendapatkan telur yang dibutuhkan untuk menetaskan anak ayam? Di situlah peternakan breeder ayam broiler hadir.

Para peternak bisa terus menerus mengembangkan program pembiakan ayam broiler, tapi mari kita mulai dengan induk ayam broiler.

Baca Juga:   11 Jenis Ayam Petelur Terbaik, yang Paling Produktif

Biasanya para peternak di Indonesia yang menghususkan dalam breeding ayam broiler mendatangkan induk ayam broiler asli dari luar negeri atau impor. Mereka memelihara ayam betina dan jantan yang merupakan induk dari ayam pedaging.

Peternakan ayam pedaging, ayam potong atau yang disebut ayam broiler yang dioperasikan oleh peternak ayam pedaging khusus di penetasan telur.

Ayam betina dan ayam jantan ini kawin untuk menghasilkan telur yang dibuahi (tidak sama dengan telur yang kita makan) yang biasa dihasilkan ayam petelur di peternak pada umumnya.

Pemeliharaan dan Pembibitan

Ada dua tahap dalam kehidupan peternak ayam pedaging, pemeliharaan dan pembibitan. Peternak mempunyai lumbung atau kandang terpisah yang disebut lumbung pullet, di mana anak-anak ayam dibesarkan hingga siap untuk dipindahkan ke kandang pembibitan.

Pullet adalah istilah teknis untuk ayam betina muda sebelum dia mulai bertelur. Selama tahap pemeliharaan, jantan dan betina dibesarkan secara terpisah karena tingkat pertumbuhan dan kebutuhan nutrisi mereka yang berbeda.

Nantinya, betina dan jantan akan dipindahkan ke kandang penangkaran.

Ayam mulai bertelur pada usia sekitar 26 minggu. Mereka akan bertelur antara 145 dan 150 telur sebelum akhir periode bertelur yang diharapkan sekitar 35 hingga 40 minggu kemudian.

Baca Juga:   6 Sistem atau Metode Pemeliharaan Ternak Ayam

Rasio di dalam kandang breeding umumnya adalah 10 ayam betina untuk setiap 1 ayam jantan. Namun rasio tersebut tergantung pada jenis ayam potong tertentu yang dimiliki dan jumlah ayam yang tersedia.

Peternakan ayam pedaging memiliki sistem pengumpulan telur otomatis di mana telur digulung perlahan dari kotak sarang ke ban berjalan ke stasiun pengumpulan telur.

Telur penetasan ayam pedaging dikumpulkan beberapa kali sehari dan hanya yang berkualitas tinggi yang dikirim ke tempat penetasan untuk ditetaskan menjadi anak ayam potong.

Tempat penetasan hatchery mengambil telur dari peternakan breeding ayam pedaging satu kali atau lebih per minggu.

Comments are closed.