Apakah Kucing Menstruasi atau Haid?

daftarhewan.com. Apakah Kucing Menstruasi? Apa anda pernah bertanya dalam hati, “apakah kucing menstruasi?” atau ‘kenapa tiba-tiba kucing betina yang saya pelihara keluar darah dari alat kelaminnya?’.

Pertama kali, kucing betina memang mempunyai transisi bulanan sendiri. Tetapi ‘datang bulan’ mereka pasti berlainan dengan menstruasi pada manusia. Mereka pun tidak membutuhkan pembalut.

kucing mens, apakah kucing menstruasi, cara mensterilkan kucing, apakah kucing mengalami menstruasi, apakah kucing bisa mens, apakah kucing haid, menstruasi kucing apakah kucing betina menstruasi, apakah kucing mens, kucing mens atau tidak

Kucing Mens

Anda mungkin melihat kucing Anda kehilangan nafsu makannya selama periode ini, atau dia mungkin sering menjilat alat kelaminnya dan menandai wilayahnya dengan kencing dimana dia mau. Bisa jadi juga sering mencoba untuk lari keluar, melarikan diri untuk mencari pasangan. Ini semua perilaku normal selama panas (heat).

1. Mamalia dan Datang Bulan

Sebagai mamalia, wanita mempunyai transisi haid tiap 28-38 hari sekali. Waktunya bervariatif. Ternyata hewan mamalia lain seperti kelelawar, gajah dan landak juga merasakan hal yang sama.
Kucing sendiri sebagai kelompok polyestrus. Baca Juga : Kotoran Kucing Berdarah

Baca Juga:   Apakah Kucing Boleh Makan Keju? Merk Apa yang Cocok?

Dalam kata lain, dalam sekian kali dalam satu tahun, mereka akan memperlihatkan tanda-tanda berahi yang menggebu. Bila dia tidak kawin, maka transisi ‘panas’ itu akan balik terulang lagi sampai hamil atau mandul. Bila kucing mempunyai organ reproduksi yang lengkap, minimal mereka memakan waktu transisi normal, yaitu minimum 12 jam pada siang hari.

2. Kucing keluar darah dari kelamin?

Awalnya anda perlu mengerti waktu ‘datang bulan’ kucing. Dengan begitu, anda dapat tertolong untuk mengenali argumen mengapa kucing berdarah. Kucing seperti manusia, yang mengalami transisi estrus di saat-saat awalnya pubertasnya.

Tetapi saat-saat itu berlangsung saat kucing berumur 4-6 bulan. Siklusnya sendiri berjalan di antara 7-10 hari. Tetapi waktu khusus untuk kucing saat masuk transisi ini yakni di awal musim semi sampai akhir musim gugur. Berlainan dengan manusia, yang dapat subur sepanjang tahunnya.

Ketika masuk transisi ini, kucing kemungkinan mengeong terus dibarengi pendarahan ringan. Anda dapat menyaksikannya dari bercak-bercak darah pada tempat tidur atau lantai. Biasanya mereka tidak mengalami pendarahan.

Baca Juga:   Ciri-Ciri Kucing Stres, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tetapi bila iya, perihal ini bukan suatu hal yang perlu dicemaskan. Terkecuali bila Anda mendapati pertanda yang aneh dan tidak biasa, maka seharusnya segera menghubungi dokter hewan.

Kucing ‘normal’ dapat memperlihatkan segi jenaka dan aneh mereka. Ke-2 sisi itu umumnya bertambah sepanjang transisi berjalan. Mereka sering bernada aneh, terlihat kepanasan, menggosokan badan ke perabotan atau ke badan anda, berguling-guling di lantai, atau menebarkan air seninya.

apakah kucing mengalami menstruasi, apakah kucing bisa mens apakah kucing haid, menstruasi kucing, apakah kucing betina menstruasi, apakah kucing mens, kucing mens atau tidak

Istilah transisi “heat” atau estrus pada kucing betina

Sebagian besar “betina” masuk transisi ‘heat’ di umur 5-6 bulan. Ada yang lebih cepat, ada pula yang sampai 1 tahunan. Transisi ini terjadi tiap dua-tiga minggu. Mereka memperlihatkan kondisi siap kawin dan berkembang biak. Dorongan hormonnya demikian kuat, hingga kemungkinan Anda juga turut cemas.

3. Pertanda Heat Kucing Betina

Haid pada manusia dibarengi dengan pendarahan, perut kembung, kemungkinan kram perut, dan diimbangi dengan suasana hati yang kalut. Berlainan dengan kucing haid.

Mereka akan kerap mengeong dan berkesan terlalu berlebih, benar-benar resah, temperamennya jadi kasar, buang air di mana saja, bahasa badan yang penuh kasih-sayang, gampang tersinggung, dan selalu tertarik untuk ke luar rumah. Terkadang kucing Anda berlagak kuatir sekalian mengangkat sisi belakangnya.

Baca Juga:   7 Jenis Kucing Flat Nose yang Menggemaskan

4. Alat Kelamin Kucing Berdarah

Bila terjadi pendarahan terlalu berlebih di periode estrus kucing, anda sebaiknya selekasnya diskusi pada dokter hewan. Kucing mengeluarkan darah dari alat kelamin dapat muncul juga karena keadaan kesehatan tertentu. Bahkan juga jika dia sedang hamil, pendarahan itu menjadi tanda keguguran.

5. Mensterilkan Kucing Betina

Kucing bisa jadi tidak betul-betul menstruasi, tetapi anda dapat mencegahnya supaya tidak terus menerus mengalami transisi estrus dan kehamilan dengan sterilisasi. Kucing Anda kemungkinan membutuhkan proses pembedahan oleh dokter hewan .

Tetapi proses ini dapat melenyapkan rasa tidak nyaman karena frustrasi pada transisi ‘heat’-nya. Disamping itu, proses ‘neutering’ bisa juga menolong menekan populasi kucing yang tetap makin bertambah dan banyak yang terlantar.

Sekarang Anda sudah mengetahui banyak masalah kucing betina Anda, terhitung transisi rutinnya.

error: