Arapaima Gigas, Ikan Besar dari Amazon

daftarhewan.com. Meskipun terlihat pendiam, tapi jangan coba-coba mengganggunya. Dalam keadaan kaget dan marah, dengan kepalanya yang keras dan sabetan ekornya yang kuat, dia sanggup menabrak apa saja.

ikan arapaima adalah, ikan arapaima air tawar, apa itu arapaima, ikan arapaima bisa dimakan, ikan arapaima boleh dimakan, foto ikan arapaima, fakta ikan arapaima, foto ikan arapaima gigas, fakta tentang ikan arapaima, ikan arapaima gigas berasal dari mana, ikan arapaima gigas pirarucu, ikan hias arapaima, ikan arapaima wikipedia indonesia, jenis ikan arapaima

Sungai Amazon di Amerika Selatan, memang menyimpan berbagai jenis ikan yang tidak biasa. Salah satunya adalah ikan Arapaima gigas, yang di Indonesia dikenal dengan nama Ikan Arapaima saja. Ikan raksasa ini termasuk dalam marga Osteoglossidae atau ikan berlidah tulang dan juga masih termasuk dalam keluarga arwana. Meskipun masih termasuk dalam satu keluarga, di habitat asliinya arwana justru menjadi makanan kegemaran ikan Arapaima ini.

Orang Peru menyebutnya, Paiche, mempunyai bentuk yang sangat menarik, banyak perbedaan dengan jenis Arwana yang lain. Ciri-ciri Ikan Arapaima gigas bentuk kepalanya gepeng, seperti kepala ikan gabus, dengan tulang kepala yang kuat dan keras, dan dipenuhi dengan ukiran seperti batik. Bagian tengah tubuhnya yang bulat lonjong berwarna hitam coklat kehijau-hijauan. Sedangkan bagian ekornya yang pipih berwarna oranye kemerah-merahan. Dia juga mempunyai sirip yang runcing dan lidah yang kasar, yang berguna untuk pertahanan diri dan menundukkan mangsanya.

Baca Juga:   12 Jenis Ikan Mas Koki Keren dan Tips Perawatannya

Di habitat aslinya, Arapaima biasa hidup di air yang keruh dan gelap. Karena itu, ia mempunyai gelembung renang yang bisa beradaptasi untuk bernapas langsung di permukaan air. Ini terlihat jelas pada Arapaima dewasa yang setiap seperempat jam sekali naik kepermukaan untuk bernapas. Meskipun hidup di air keruh, ia bisa melihat maangsa dan musuhnya dengan jelas karena memiliki mata yang besar.

Arapaima berkembang biak di perairan yang dangkal dengan cara menggali lubang di pasir untuk menyimpan telur-telurnya. Ikan betina, sekali bertelur mampu mengeluarkan telurnya sebanyak 50.000 butir. Telur-telur ini akan menetas dalam waktu 4-5 hari, dan dalam waktu itu telur-telur tersebut akan dijaga oleh si jantan dan betina. Ketika sudah menetas pun, si jantan akan terus menjaga anak-anaknya sampai sekitar tiga bulan. Burayak ini akan selalu berkerumun di kepala bapaknya karena dari kelenjar kepala sang bapak keluar sejenis cairan yang menarik anak-anaknya tersebut.

Baca Juga:   Jenis Ikan Hias Asli Indonesia dan Nama Latinnya

Beberapa orang mengatakan bahwa di habitat aslinya, ikan yang oleh penduduk Brazil disebut Pirarucu ini bisa mencapai panjang sampai 4,5 meter dengan bobot 100 kilo lebih. Tetapi, menurut penelitian terakhir, panjang maksimal ikan raksasa air tawar ini hanya mencapai 2,5 meter dengan bobot 90 kilo. Meskipun mempunyai tubuh yang panjang dan besar, ikan ini mampu bergerak cepat dan lincah, selain itu ia pun sangat kuat.

Di tangan para kolektor biasanya ikan ini dipelihara di kolam. Bila ingin memelihara ikan ini di akuarium, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, sebaiknya dalam akuarium yang menempel di dinding dan permukaan airnya harus lebih tinggi beberapa senti dari batas kaca yang menempel di dinding, sebab bagian ini yang mudah pecah bila terkena hantamannya. Sedang kondisi airnya haruslah dengan ph normal dan suhu antara 20 sampai 30 derajat celcius. Untuk pemeliharaan, ikan ini juga disandingkan dengan ikan jenis lain asal ukurannya seimbang. Arapaima juga termasuk ikan yang tahan terhadap penyakit, paling banter terkena jamur.

Baca Juga:   17 Penyakit Ikan Mas Koki, Gejala dan Cara Mengatasinya

Ikan Raksasa dari Amazon ini mempunyai sifat yang sangat sensitif, tidak bisa dibuat kaget. Kalau hal ini sampai terjadi, dia akan marah dan menabrak apa saja tanpa peduli. Bahkan dia bisa meloncat dan menabrakkan badannya ke dinding kolam. Oleh karena itu, untuk berjaga-jaga di atas dinding kolam dipasang pagar kawat.

Ikan yang di habitat aslinya mulai berkurang karena banyak diburu untuk makanan orang Indian ini termasuk ikan yang rakus. Untuk makanannya, setiap hari ia bisa diberi makan ikan mujair.

error: