Home » Kucing » Cara Kucing Berkembang Biak dan Beranak?

Cara Kucing Berkembang Biak dan Beranak?

Proses Perkawinan Kucing, dari Berahi hingga Melahirkan

Terdapat stereotip bahwa proses perkawinan kucing berlangsung sangat sederhana. Mereka kawin dengan berisik, frekuen, dan tanpa pandang bulu. Selanjutnya, kucing betina akan hamil, lalu melahirkan sejumlah anak kucing yang lucu-lucu. Singkat cerita, terjadilah ledakan populasi kucing terlantar. Memadati pasar, pertokoan, hingga terlindas kendaraan.

kucing berkembang biak dengan melahirkan, kucing berkembang biak dengan, kucing berkembang biak dengan apa, bagaimana kucing berkembang biak adalah, cara berkembang biak kucing adalah, cara berkembang biak kucing anggora, apa cara kucing berkembang biak, kucing berkembang biak dengan cara brainly, bagaimana kucing berkembang biak, bagaimana cara kucing berkembang biak, cara berkembang biak kucing brainly, jawaban bagaimana kucing berkembang biak, jawaban bagaimana cara kucing berkembang biak

Tapi, apa benar demikian?

Nyatanya, proses perkawinan kucing tidak sesederhana dugaan manusia. Ada beberapa fakta menarik terkait reproduksi kucing yang jarang diketahui orang, antara lain:
Kucing betina tidak mengalami ovulasi, hingga proses kawin berlangsung.

Seekor kucing betina dapat melahirkan hingga lima anak kucing, masing-masing dari pejantan yang berbeda.

Kucing jantan memiliki penis berduri untuk merangsang ovulasi kucing betina.

Apakah itu saja? Tentu tidak.

Jika Anda memiliki kucing peliharaan, maka Anda akan mengetahui bahwa di masa kawin, kucing dapat menjadi amat merepotkan. Maka, Anda perlu memahami setiap rangkaian proses kucing berkembang biak atau reproduksi kucing, agar tidak senewen atau panik menghadapi perubahan perilaku kucing.

A. Kematangan reproduksi Kucing

Ketika mengadopsi anak kucing, ada baiknya Anda berpikir lebih panjang. Terutama, jika Anda mengadopsi kucing betina.

Karena, dalam beberapa bulan ke depan, anak kucing akan tumbuh menjadi kucing remaja, kemudian menjelma sebagai kucing dewasa. Yang artinya, kucing akan siap melakukan reproduksi.
Pertanyaannya, apakah Anda juga sudah siap untuk mengasuh beberapa anak-anak kucing? Atau, Anda hanya ingin memelihara satu kucing saja?

Baca Juga:   Nama Kucing Betina Korea dan Artinya

Sebaiknya, Anda lebih waspada. Ketika kucing beranjak dewasa dan mencapai kematangan seksual, kucing akan segera mengalami masa-masa berahi.

Barangkali, kucing Anda akan menyelinap keluar untuk mencari pasangan. Tidak menutup kemungkinan, kucing peliharaan Anda bahkan menjalani hubungan backstreet dengan kucing kampung yang biasa lewat di depan rumah.

B. Masa Berahi Kucing

Jika kucing Anda belum menjalani sterilisasi, Anda akan mendapati tanda-tanda berahi pada kucing ketika usianya mencapai 4,5 bulan. Jadi, jika Anda tidak menginginkan “kucing-kucing tambahan”, akan lebih baik jika Anda mensterilkan kucing sebelum usia tersebut.

Karena, ketika kucing telah menunjukkan tanda-tanda berahi, kondisi tersebut akan terus berulang, hingga ia menemukan pasangan, atau disterilkan.

Kenali tanda-tanda berahi pada kucing untuk mencegahnya bertindak gegabah, atau carikan pasangan yang sepadan, jika Anda memang berniat untuk mengembangbiakkan kucing ras tertentu.

C. Tanda-tanda Kucing hamil

Ketika memasuki masa berahi, kucing dapat menjadi sangat agresif untuk menemukan pasangan. Terlebih, mereka begitu lihai menyelinap keluar, ketika luput dari pengawasan Anda.
Akibatnya, meski Anda tidak memergoki proses kawin di depan mata, kemungkinan besar kucing akan hamil pasca masa berahi. Jika kondisi tersebut terjadi, perhatikan tanda-tanda kehamilan pada kucing sekitar tiga minggu setelah masa berahi berhenti.

D. Positif hamil

Ketika Anda terlambat melakukan sterilisasi, dan kucing benar-benar hamil, Anda perlu segera mengambil keputusan. Karena, semakin awal masa kehamilan, kucing masih bisa menjalani sterilisasi dan tidak meneruskan kehamilannya.

Di sisi lain, kehamilan kucing tentu akan menjadi kabar baik, jika Anda sudah siap menerima kehadiran anak-anak kucing. Hanya saja, jika kucing ras kesayangan Anda ternyata dibuahi oleh kucing kampung, apakah Anda masih akan menerima mereka?

Baca Juga:   Jenis Kucing Caracal, Kucing Eksotis dari Alam Liar

Sebaiknya, Anda pertimbangkan kembali segala kemungkinan yang terjadi, dan konsultasikan dengan dokter hewan, jika Anda memutuskan untuk melakukan sterilisasi pada kucing.

E. Perawatan dalam masa kehamilan

Di samping menguras otak untuk mencari nama yang tepat untuk anak-anak kucing, ada baiknya Anda mempelajari setiap tahap perkembangan embrio di rahim kucing. Dengan begitu, Anda akan merasa lebih terkoneksi, serta peka terhadap segala perubahan fisik dan perilaku kucing.

Selain itu, meski tidak ada fasilitas atau makanan khusus untuk kucing hamil, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter hewan terkait kebutuhan nutrisi kucing, terutama jika Anda baru mengadopsi kucing hamil dari jalanan.

Sementara untuk fasilitas lainnya, pastikan selalu dalam kondisi baik dan mendukung kesejahteraan kucing, mulai dari tempat berlindung, kasur, wadah kotoran, spot untuk mencakar, dan mainan untuk berolahraga.

F. Risiko selama kehamilan

Sebagian besar kucing menjalani masa kehamilan tanpa masalah berarti. Namun, Anda tidak bisa mengabaikannya begitu saja.

Karena, bisa jadi, ada masalah kesehatan atau peristiwa tidak terduga yang luput dari perhatian Anda. Maka, segera konsultasikan dengan dokter hewan, jika Anda mendapati ada kejanggalan atau gejala yang tidak wajar.

G. Proses melahirkan

Kucing tergolong hewan yang independen. Barangkali, kucing betina Anda akan melahirkan diam-diam di malam hari. Atau, tiba-tiba Anda akan mendengar anak-anak kucing mengeong dari tempat yang tersembunyi.

Dengan kata lain, pada dasarnya, tidak ada tindakan khusus yang dapat Anda lakukan untuk membantu proses kelahiran kucing.

Baca Juga:   25 Nama Kucing Laki-laki Islami yang Bagus

Namun, jika memungkinkan, Anda boleh saja membersamai kucing ketika melahirkan, untuk sekadar memberi semangat. Dengan begitu, Anda dapat mengamati langsung dan segera mengambil tindakan, jika terdapat potensi masalah atau kucing butuh bantuan selama persalinan.

proses kucing berkembang biak, cara berkembang biak kucing persia, cara berkembang biak pada kucing, siklus berkembang biak kucing, cara kucing berkembang biak, kucing dan kambing berkembang biak dengan cara, kucing berkembang biak secara, gambar kucing berkembang biak, cara berkembang biak hewan kucing

H. Perawatan pasca proses kelahiran

Sekitar dua sampai tiga minggu pertama, menjadi periode yang penting bagi induk dan anak-anak kucing. Mereka akan tumbuh dengan pesat, dan membangun ikatan yang kuat dengan induknya. Maka, berikan intervensi seminimal mungkin, karena induk kucing dapat merasa terganggu dan stres pasca melahirkan.

Yang terpenting, pastikan mereka dapat hidup nyaman dan beristirahat dengan tenang. Idealnya, mereka akan membutuhkan ruangan cukup sunyi dan hangat. Karena, kedinginan dapat menjadi ancaman serius bagi anak kucing yang baru lahir.

Dan, jika Anda ingin mendekat, pastikan gestur induk kucing tidak terganggu dan menyambut hangat kehadiran Anda.

I. Menemukan rumah untuk anak kucing

Setelah anak-anak kucing mencapai usia dua bulan dan dapat hidup lebih mandiri, inilah saat yang tepat untuk melakukan sterilisasi pada induk kucing. Ya, kecuali jika Anda menginginkan anak-anak kucing selanjutnya dalam waktu dekat.

Dan, apabila Anda hanya ingin hidup dengan satu kuicng, sah-sah saja jika Anda mencarikan rumah baru bagi anak-anak kucing. Namun, pastikan mereka mendapat pemilik baru yang siap dan sanggup menyediakan fasilitas yang baik, bahkan lebih dari Anda.

Selain itu, berikan informasi mengenai galur dan riwayat kesehatan anak-anak kucing tersebut. Akan lebih baik, jika Anda juga membawa mereka ke dokter hewan untuk pemeriksaan yang lebih komperhensif, dan berkonsultasi mengenai rekomendasi perawatan yang baik dan benar.

error: