Home » Kucing » Cara Melatih Kucing agar Patuh dan Cerdas, Seperti Anjing!

Cara Melatih Kucing agar Patuh dan Cerdas, Seperti Anjing!

daftarhewan.com. Umumnya, orang-orang beranggapan bahwa kucing tidak dapat memahami atau mengikuti perintah manusia. Namun, ternyata tidak demikian. Dengan teknik yang tepat, Anda dapat membuat kucing menjadi patuh, bahkan mampu melakukan berbagai macam trik.

Lagipula, cat lover tentu familiar dengan momen-momen yang menunjukkan kecerdasan kucing, bukan? Misalnya, datang ketika dipanggil, naik ke pangkuan, bahkan memberikan tos dengan kaki depan mereka. Publik juga telah menyasikan betapa lihainya Savitsky Cat pada perhelatan America’s Got Talent.

cara agar kucing nurut, cara membuat kucing nurut, cara agar kucing nurut sama kita, cara agar kucing nurut sama pemiliknya, cara bikin kucing nurut, cara supaya kucing nurut, cara biar kucing nurut, cara buat kucing nurut, cara kucing nurut sama kita, cara melatih kucing agar nurut dan pintar

Cara agar kucing nurut sama pemiliknya

Jadi, sudah seharusnya stereotip yang menyatakan bahwa “kucing tidak dapat dilatih”, Anda patahkan dengan pembuktian.

A. Mengapa kucing harus dilatih?

Tidak seperti anjing yang memiliki ikatan emosional dengan manusia, kucing lebih oportunis dan independen. Maka, ketika mereka menunjukkan perilaku yang buruk dan merugikan, sering kali pemilik kucing akan lebih kelimpungan.

Misalnya:

  • Menggaruk-garuk furnitur
  • Menandai wilayah rumah dengan urine
  • Buang kotoran sembarangan
  • Bersikap agresif terhadap hewan lain
  • Stres, takut, atau gelisah
  • Perilaku kompulsif, seperti terlalu sering membersihkan tubuh, dengan menggigit atau menggaruk.

Maka, agar kucing dan manusia dapat hidup berdampingan dengan tenang, kucing juga perlu dilatih untuk membangun hubungan saling percaya, serta saling memahami kebutuhan dan keinginan masing-masing.

Latih kucing sedini mungkin, agar ia lebih terbiasa dan dapat bersikap dengan baik ketika dewasa.

B. Bagaimana cara melatih kucing?

Kucing termasuk hewan yang cukup mudah diajak berkomunikasi, dan dapat memahami perintah manusia. Hanya saja, mereka sering kali cuek dan tidak peduli. Terutama, jika Anda tidak memberikan keuntungan apapun bagi mereka.

Maka, kunci utama dalam melatih kucing, yaitu:

  • Memberikan insentif yang tepat.

Persiapkan hal-hal yang menarik bagi kucing, hingga mereka mau mengikuti aturan Anda. Dengan insentif dan intensi yang tepat, Anda akan mampu memperkuat ikatan dengan kucing dan membuat mereka menjadi hewan yang kooperatif.

Umumnya, kucing tidak terlalu butuh pujian seperti anjing, dan hanya tertarik dengan makanan. Namun, hal tersebut juga dapat menjadi tidak valid karena perbedaan karakter pada masing-masing kucing.

  • Fokus dan bersabar
Baca Juga:   Daftar Nama Kucing Korea Beserta Artinya

Nikmati proses latihan dengan sabar dan tanpa tergesa-gesa. Dalam satu periode, fokus pada satu perintah dan pastikan kucing telah mahir melakukannya, sebelum Anda melatih perintah selanjutnya.

  • Tidak terikat waktu dan tempat

Latih kucing di tempat berbeda-beda dan waktu yang random, agar kucing tidak mengasosiasikan kepatuhan dengan waktu dan tempat. Sehingga, ia dapat memahami isyarat dari Anda kapan saja dan di mana saja.

  • Mengenal karakter kucing

Kucing memiliki kepribadian yang beragam. Dan, dalam setiap sesi latihan, Anda akan lebih mengenalinya. Bisa jadi, latihan berlangsung lebih lama karena Anda belum menemukan pendekatan yang tepat. Namun, anggap saja perihal tersebut sebagai bagian dari proses perkenalan dengan kucing kesayangan Anda.

Berikut ini 3 pendekatan yang dapat Anda pilih dalam melatih kucing:

1. Memperlakukan kucing seperti anjing

Seorang pelatih anjing dan ahli gizi hewan, sekaligus co-host pada The Barking Hour, BBC Radio London, mulai melatih kucing secara tidak sengaja, ketika seekor anak kucing liar hadir di rumahnya. Meski telah mendapat gertakan dari Molly, anjing Bull Terrier milik Anna, anak kucing yang lantas diberi nama Gremlin itu bertekad untuk tetap tinggal.

Menariknya, menurut penuturan Anna, ia belum pernah memiliki kucing. Sehingga, ia memperlakukan Gremlin seperti anjing dan melatihnya bersama Molly. Meski awalnya, Gremlin hanya mengamati sesi-sesi latihan Anna bersama Molly, lambat laun ia memahami cara Molly mendapatkan imbalan dari sesi-sesi latihan tersebut.

Lantas, Gremlin pun mulai meniru Molly, dan memperoleh insentif makanan yang sama dari tangan Anna. Dalam waktu yang relatif singkat, Gremlin dapat mematuhi perintah untuk duduk dan memberikan tos. Ketika mereka tinggal ke pedesaan Buckinghamshire, Gremlin juga turut bergabung dengan Anna dan Molly dan menghibur penduduk setempat.

Menurut Anna, pemilik kucing perlu menghilangkan anggapan bahwa kucing tidak dapat dilatih. Akan lebih baik, jika tidak membangun ekspektasi atau prasangka yang dapat membatasi upaya Anda.

2. Mengasosiasikan suara dan imbalan

Populer dengan sebutan “clicker training”, konsep latihan ini menggunakan suara tertentu, seperti “klik” sebagai tanda ketika kucing melakukan perilaku yang Anda inginkan, lantas memberinya makanan sebagai imbalan. Dengan begitu, kucing akan mengingat bahwa suara tersebut berasosiasi dengan makanan. Sehingga, mereka akan terus memburu suara yang mereka inginkan, dengan mematuhi syarat-syarat yang Anda berikan.

Baca Juga:   Ketahui, 10 Alasan Kenapa Kucing Mengeong Terus

Namun, jika hendak menerapkan latihan ini, Anda perlu memerhatikan beberapa hal, antara lain: imbalan istimewa yang benar-benar menarik perhatian kucing, dan asupan kalori mereka. Pastikan, kucing tidak makan secara berlebihan, dengan memantau berat badan mereka secara berkala.

3. Menjaga mood kucing

Melatih kucing untuk duduk atau tos, tidak bertentangan dengan hukum alam, dan masih seiring dengan pengembangan keterampilan natural mereka. Sehingga, kebanyakan kucing tidak akan merasa keberatan untuk melakukannya, jika mendapat stimulus yang tepat.

Namun, Anda perlu melakukan pendekatan dengan cara-cara yang positif. Jangan menghukum kucing ketika mereka melakukan sesuatu yang salah, dan hindari sikap memaksa. Karena, hukuman hanya akan membuat mereka stres, dan dapat berdampak pada kondisi kesehatannya.

Selain itu, atur waktu agar tidak terlalu lama, dan pastikan kucing belum merasa bosan, untuk memberikan kesan yang baik di akhir sesi latihan. Anda juga perlu memilih waktu yang tepat untuk memulai latihan. Pertimbangkan kondisi kucing, dan pastikan mereka tidak sedang lelah, namun agak sedikit lapar, agar tertarik dengan camilan yang Anda iming-imingi.

Dan, nikmatilah sesi-sesi latihan yang Anda lalui bersama kucing kesayangan. Meski berlangsung cukup lama, percayalah bahwa waktu yang Anda investasikan akan berbuah manis. Tidak hanya berupa kucing yang patuh dan akrobatik, melainkan juga kebersamaan yang berhrga dan membuat kalian lebih gembira.

C. Apa saja trik yang dapat kucing lakukan?

1. Mengambil barang

  • Untuk melatih kucing mengambil barang, basahi mainan favoritnya dengan air dari kaleng tuna, dan lempar cukup jauh. Cara ini akan melibatkan keterampilan alami mereka dalam berburu.
  • Ketika kucing berjalan ke arah mainan dan mengambilnya, bunyikan clicker dan berikan camilan. Lakukan secara konsisten, hingga kucing Anda memahami konsep tersebut.
  • Jika kucing membawa mainan kepada Anda, bunyikan clicker dan berikan camilan untuk yang kedua kali. Dengan begitu, kucing akan melepaskan mainannya untuk memakan camilan.
  • Setelah kucing berhasil mengambil mainan dan memberikannya pada Anda, tambahkan isyarat dengan ucapan “Tangkap!” setiap kali Anda melempar mainan.
Baca Juga:   50 Nama Kucing yang Bagus Beserta Artinya

2. Duduk

  • Duduklah di luar jangkauan pandang kucing. Pegang clicker di satu tangan, dan camilan di tangan lainnya, kemudian panggil kucing Anda.
  • Pegang camilan sedikit lebih tinggi dari kepala kucing, agar kucing mengambil posisi duduk ketika hendak mengambil camilan. Kemudian, bunyikan clicker dan berikan camilan.
  • Jika kucing sudah semakin mahir, berikan camilan hanya ketika ia melakukan posisi duduk yang baik dan benar. Lalu, ketika kucing Anda dapat melakukannya dalam 9 dari 10 kali percobaan, tambahkan isyarat dengan mengucapkan “Duduk!”.

3. Tos

  • Panggil kucing untuk mendatangi Anda, dan beri hadiah berupa makanan yang menarik, seperti sepotong daging ayam.
  • Selanjutnya, Anda dapat memancingnya mengangkat kaki depan untuk meraih camilan. Pegang daging ayam di atas hidung kucing, dan tunggu ia meraihnya dengan kaki depan.
  • Ketika kucing telah melakukannya dengan baik, tambahkan kata perintah seperti “Tos!”, lalu berikan pujian dan camilan yang enak.
  • Berlatihlah setiap hari dengan konsisten, dan anggap sebagai permainan yang seru dengan kucing Anda, hingga kucing dapat memberikan tos atas perintah Anda.

D. Bagaimana Cara Mengatasi Perilaku Buruk Pada Kucing?

Ada beberapa kondisi yang membuat kucing berperilaku tidak menyenangkan, antara lain:

  • stres, karena lingkungan baru atau keberadaan hewan lain,
  • belum memahami cara bersikap baik, atau
  • kondisi medis tertentu.

Maka, akan lebih ideal jika Anda berupaya untuk mengarahkan perilakunya, serta melatih kucing untuk melakukan hal-hal yang baik. Dan, berhubung hukuman hanya akan membuat situasi menjadi lebih buruk (hilangnya kepercayaan dan gangguan kesehatan), Anda perlu strategi khusus, antara lain:

  • memiliki banyak mainan, yang dapat mengalihkan perhatian kucing, ketika ia bersikap kurang baik atau merugikan Anda dan dirinya sendiri. Anda juga dapat menaburkan cantip, untuk membuatnya lebih sibuk dan melupakan hal lain.
  • buat kucing mengasosiasikan perilaku buruknya dengan sesuatu yang tidak menyenangkan. Misalnya, jika kucing tidak menyukai aroma tertentu, seperti parfum atau jeruk, Anda bisa meletakkan bola kapas beraroma tersebut untuk menjauhkan kucing dari tempat yang tidak Anda inginkan.

Terus bersabar, dan selamat mencoba untuk melatih kucing, cat lover!

error: