Cara Memelihara dan Merawat Burung Merak

daftarhewan.com. Merak sering kali dialihbahasakan menjadi peacock. Padahal, istilah tersebut hanya merujuk pada pejantan dari peafowl. Kerancuan tersebut bisa jadi karena ciri khas merak jantan yang begitu mencolok, berupa bulu ekor yang dapat mekar dan begitu memesona, tidak hanya bagi merak betina, namun juga manusia. Dan,atas alasan tersebut pula, memelihara merak mulai marak dilakukan oleh para hobiis hewan peliharaan eksotis.

Tapi, apakah semudah itu? Tentu saja, tidak.

Panduan Ringkas dan Tips Memelihara Burung Merak

Pertama, Anda perlu mengetahui lebih dulu bahwa bulu yang megar dan memukau, hanya dimiliki oleh merak jantan. Sementara merak betina diselubungi oleh bulu berwarna cokelat, sehingga terlihat sangat berbeda dengan pejantannya.

Selain itu, terdapat tiga spesies merak yang berbeda, yaitu merak biru atau merak India (Pavo cristatus), merak hijau atau merak Jawa (Pavo muticus), dan merak Kongo (Afropavo congensis). Selama berabad-abad, ketiganya telah dipelihara di kebun dan taman oleh manusia. Namun, tetap saja merak membutuhkan perawatan khusus, apabila Anda ingin mereka menjalani hidup yang sehat dan sejahtera.

Berikut ini panduan ringkas dan tips yang Anda perlukan, jika hendak menjadikan merak sebagai hewan peliharaan:

Apakah merak hijau bisa menjadi hewan peliharaan?

cara budidaya burung merak, cara burung merak kawin, cara burung merak mengepakkan sayapnya, cara agar burung merak mekar, cara merawat anakan burung merak

Merak hijau atau merak Jawa, merupakan hewan endemik Asia Tenggara, termasuk Pulau Jawa. Karakteristik fisik dari merak hijau, berupa warna bulu yang didominasi warna hijau, biru, dan perunggu. Berbeda dengan merak biru yang memiliki perbedaan warna cukup signifikan pada jantan dan betina, merak hijau justru sebaliknya. Jantan dan betina merak hijau terlihat sangat mirip dan sama indahnya.

Baca Juga:   10 Jenis Burung Kecil di Dunia yang Lucu Menggemaskan

Di alam, merak hijau hidup di hutan tropis, karena itu mereka tidak begiu tahan dengan hawa dingin. Spesies mereka juga cenderung lebih agresif dibandingkan merak biru, sehingga para pejantan harus dipisahkan, untuk menghindari pertarungan di penangkaran.

Lagipula, merak hijau tidak termasuk hewan yang layak untuk menjadi peliharaan. Terutama, karena populasi mereka yang semakin menipis, akibat perusakan habitat. Karena itu, pastikan Anda bersikap proaktif untuk memahami undang-undang negara dan tidak mencari masalah dengan memperoleh hewan secara ilegal.

Apakah merak biru bisa menjadi hewan peliharaan?

Berasal dari India, merak biru atau merak India berstatus sebagai burung nasional negara tersebut. Kendati demikian, merak biru telah tersebar di segala penjuru dunia, dan banyak dipelihara di taman atau kebun.

Maka, jika Anda tertarik memelihara merak, spesies merak biru menjadi pilihan yang paling memungkinkan. Mereka relatif lebih jinak dibandingkan merak hijau, dan dapat beradaptasi di wilayah tropis maupun yang lebih sejuk.

Dari segi karakeristik fisik, tubuh merak biru dapat tumbuh sepanjang 100 cm atau 1 meter. Sementara merak biru jantan memiliki ekor menawan yang panjangnya bisa mencapai hingga 2,25 meter.

Baik jantan maupun betina memiliki mahkota di kepalanya, namun bulu mereka berbeda warna. Merak jantan didominasi warna biru kehijauan, sementara merak betina dominan cokelat. Di samping itu, warna merak biru juga bervariasi, mulai dari varietas putih, hingga bersayap hitam.

Di mana tempat yang aman untuk memelihara merak?

cara merawat burung merak, cara beternak burung merak, cara budidaya burung merak, cara ternak burung merak biru, cara merawat burung kolibri merak, cara merawat anakan burung merak, memelihara burung merak, cara memelihara merak, pelihara burung merak

Ketika memelihara merak, Anda perlu mewaspadai kehadiran koyote, anjing, dan rubah. Sehingga, rumah pohon menjadi pilihan terbaik untuk melindungi spesies ini dari para predator. Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan rumah ayam, namun Anda perlu lebih melindungi ayam-ayam betina dan telur mereka.

Yang perlu Anda cermati, merak membutuhkan area yang luas untuk berkeliaran. Maka, Anda perlu menyediakan banyak ruang untuk mereka. Sediakan limpahan makanan di malam hari, agar mereka selalu pulang dan tidak berkeliaran untuk mencari makan di pekarangan rumah tetangga Anda.

Baca Juga:   Jenis Ayam Pheasant, Gambar dan Harganya

Seperti apa kandang dan area yang tepat untuk merak?

Ruang seluas 25 m² per ekor, terbilang cukup ideal untuk mencegah penyakit, pertarungan, atau cedera. Sementara untuk merak jantan, Anda akan membutuhkan kandang yang lebih tinggi dan lapang, agar mereka dapat mengembangkan bulunya tanpa patah atau tergores. Untuk itu, setidaknya merak perlu kandang setinggi 2,5 meter atau lebih.

Area terbaik untuk menyimpan merak, yaitu bangunan kayu, seperti gudang pertanian. Pastikan, mereka memiliki tempat untuk bertengger atau bersarang, yang mendapat cahaya hangat, lengkap dengan tempat tidur jerami. Media kayu menjadi pilihan terbaik agar merak tidak kedinginan di suhu rendah. Sementara itu, hindari kondisi berlumpur atau basah, karena dapat menyebabkan bulu ekor patah, atau bahkan menyebabkan penyakit.

Gunakan dinding kawat untuk membatasi mobilitas dan mengamankan merak dari predator. Pasang di sekeliling kandang, untuk menghindari kehadiran rakun, rubah, hingga hama yang lebih kecil.

 

Peternakan burung merak, cara memelihara burung merak, cara merawat anakan burung merak, cara merawat merak, cara memelihara merak

Peternakan burung merak

Berapa suhu yang tepat untuk merak?

Merak termasuk hewan tangguh, yang dapat bertahan di suhu panas ekstrem India hingga sejuknya barat laut Amerika. Namun, Anda tetap harus melindungi merak dari hawa dingin, terutama jika mereka dikembangbiakkan di iklim tropis.

Dan, apabila memelihara anak merak, pastikan Anda menempatkan mereka pada area yang hangat selama 4—6 minggu setelah menetas. Pertahankan suhu di atas 35°C, kemudian turunkan suhu sekitar 2°C setiap minggu. Cermati bahasa tubuh merak peliharaan Anda untuk mengetahui ketika mereka merasa tidak nyaman.

Apa saja asupan terbaik untuk merak?

Sediakan air segar untuk merak Anda, sepanjang waktu. Gunakan wadah gantung, dengan ketinggian yang masih terjangkau oleh merak. Dan, bagi merak berusia muda, gunakan wadah air yang dangkal, demi mencegah mereka tenggelam secara tidak sengaja. Sementara untuk makanan, Anda juga perlu menggunakan wadah gantung untuk mencegah tikus turut menyantap pakan merak.

Baca Juga:   Burung Falk, Si Parkit Australia yang Cantik dan Jinak

Untuk frekuensi pemberian pakan, merak dewasa perlu sekitar dua genggam serelia campur setiap hari. Anda juga dapat memberikan pakan khusus merak, atau mencampurnya dengan pur yang biasa menjadi pakan ayam atau kalkun, hingga setengah atau dua pertiga dari keseluruhan makanan mereka.

Yang utama, 5—10% dari asupan merak peliharaan wajib terdiri dari kacang tanah atau biji bunga matahari. Selain itu, tambahkan sayuran hijau, seperti kale dan kangkung, dan berikan cemilan berupa roti atau buah. Sebagai catatan, jangan memberikan tulang pada merak, karena mereka dapat tersedak.

Apabila Anda memelihara anak merak, biarkan mereka bersama induknya, minimal selama 2 bulan. Namun, jika induknya tidak ada, berikan asupan yang telah terfomulasi khusus untuk anakan. Berikan nutrisi dengan protein yang tinggi selama 3 bulan, kemudian turunkan kadar protein secara bertahap, seiring pertambahan usia merak.

Apakah ada perawatan khusus untuk anakan merak?

Merawat anak merak, hampir sama dengan memelihara anak ayam. Mereka perlu ditempatkan di brooder, hingga bulu-bulunya tumbuh. Gunakan ruang tertutup, dan pastikan anak merak tidak bercampur dengan merak dewasa, hingga mereka cukup besar untuk berbaur. Sebelum itu, pastikan anak merak memiliki akses terhadap makanan dan air yang bersih.

Bagaimana cara menjaga kesehatan merak?

Pemeriksaan kesehatan merupakan salah satu aktivitas krusial, ketika Anda mengadopsi merak sebagai hewan peliharaan. Anda juga perlu melakukan pembasmian cacing pada merak, setiap dua bulan sekali, dengan produk yang terpercaya dan telah umum digunakan, seperti:

  • Piperazine
  • IVOMEC
  • Ivermectin

Selain itu, periksa keberadaan parasit eksternal, seperti kutu dan tungau. Terlebih, unggas ternak begitu rentan mengalami penyakit akibat infeksi protozoa bersel tunggal, seperti coccidiosis, histomoniasis, dan leucocytozoonosis. Beberapa jenis infeksi, bahkan berdampak pada sel darah putih, yang dapat menyebabkan anemia.

Untuk vaksin, tidak ada jadwal yang pasti, karena merak bukan hewan peliharaan yang populer. Karena itu, sebaiknya Anda berkonsultasi dan meminta rekomendasi pada dokter hewan, terkait cara mencegah dan mengobati penyakit.

error: