Cara Memijahkan Ikan Koi

daftarhewan.com. Memijahkan ikan koi memang lebih sulit daripada memijahkan ikan lainnya. Tetapi, dengan mengetahui beberapa kuncinya, maka kemungkinan besar ikan koi-koi itu akan berhasil bertelur. Hal-hal apa yang harus diperhatikan.

cara memijahkan koi, cara memijahkan ikan koi, cara beternak ikan koi, cara memijahkan ikan koi di kolam terpal, cara pemijahan ikan koi di kolam terpal, cara memijahkan ikan koi secara alami, cara beternak ikan koi bagi pemula, cara beternak ikan koi di kolam terpal, cara beternak ikan koi di kolam, cara beternak ikan koi di kolam tanah

Dalam kolam pemijahan dipergunakan 2 jantan dan 1 betina

Ikan koi sangat terkenal di dunia. Bahkan sebagian penghobi tertarik untuk mencoba menernakannya. Jenis yang mereka sukai di antaranya adalah ikan koi Kohaku, Sanke, Showa, Sanke atau metalik. Penggunaan induk metalik dari beberapa jenis ternyata dapat lebih banyak menghasilkan keturunan metalik. Untuk menghasilkan Ikan Koi Kohaku dalam jumlah banyak, sebaiknya digunakan pula Koi Kohaku sebagai induk. Demikian juga penggunaan Sanke sebagai nduk memungkinkan menurunkan Sanke dalam jumlah banyak pula.

1. Pemilihan Indukan

Selain pemilihan jenis, perlu juga diperhatikan bagaimana memilih induk-induk koi. Koi betina mempunyai bentuk tubuh yang padat. Betina dewasa yang siap dipijahkan adalah yang sudah berumur tiga atau empat tahun. Sementara ikan yang berumur lebih dari sepuluh tahun sudah kurang produktif. Koi betina yang siap bertelur, bagian pelvic-nya sangat lembut. Lubang pelvic terbuka, lebar dan datar. Sedangkan jantannya lebih ramping, lubang pelvic-nya cenderung kecil berbentuk oval dan agak cekung. Sirip dadanya kuat, serta kepalanya tampak lebih besar dari tubuhnya, sementara betinanya kepalanya lebih kecil dan biasanya meruncing.

Baca Juga:   Pemasaran Ikan Koi, Manfaatkan Pembangunan Real Estate

Koi betina dewasa mampu menghasilkan telur sampai dengan 100.000 telur. Jantannya mampu menghasilkan cairan sperma hampir setiap saat dan umur satu tahun sudah dapat digunakan untuk pemijahan. Namun idealnya digunakan induk jantan yang sudah berumur 2 atau 3 tahun. Rasio ideal untuk pemijahan adalah satu betina dengan tiga jantan.

Keberhasilan dalam cara memijahkan ikan koi juga sangat dipengaruhi oleh tersedianya menu yang tepat, teknik peneluran serta faktor cuaca.

2. Pakan yang Tepat

Di Jepang, umumnya koi dipijahkan pada awal musim semi yang udaranya lebih hangat daripada musim dingin. Betina yang akan dipijahkan harus dalam kondisi prima. Betina memang mampu bertelur hampir sepanjang tahun. Akan tetapi jika makanannya tidak cukup atau kualitasnya buruk, mereka pasti gagal bertelur.

Makanan yang mudah dicerna karena mutunya baik adalah pelet gandum, yang diberikan sekali sehari setelah suhu air mulai mencapai 10oC. Pada saat seperti itu tidak perlu makanan berprotein tinggi karena metabolisme tubuh tak akan mampu mencerna. Setelah cuaca lebih baik, pelet gandum itu dicampur dengan pelet standar dan diberikan lebih sering. Kalau temperatur telah mencapai 15oC, mulai dapat diberikan makanan berprotein tinggi sepanjang hari.

Baca Juga:   8 Penyakit Ikan Koi yang Paling Sering Terjadi

3. Teknik Peneluran

Jika makanan dan cuaca cukup baik, koi akan bertelur secara alamiah pada akhir Mei ata selama bulan Juni. Namun telur-telur itu belum tentu dapat menetas.

Cara untuk menyelamatkannya agar dapat menetas adalah dengan membiarkan koi bertelur pada material peneluran yang dapat dipindahkan. Tanaman air seperti Hornwort, dan Water Hyacinth merupakan jenis bahan alami yang paling ideal. Beberapa penangkar koi dari Jepang menggunakan akar pohon atau daun pohon cedar seabgai media peneluran. Media peneluran sitetis yang terbaik adalah tali Koi atau busa peneluran buatan Jepang.

cara beternak ikan koi, cara memijahkan ikan koi di kolam terpal, cara pemijahan ikan koi di kolam terpal, cara memijahkan ikan koi secara alami, cara beternak ikan koi bagi pemula, cara beternak ikan koi di kolam terpal, cara beternak ikan koi di kolam, cara beternak ikan koi di kolam tanah, cara memijahkan koi, cara memijahkan ikan koi

Lubang pelvic ikan koi betina siap kawin

Setelah ikan bertelur, tali dapat diangkat. Baik telur maupun talinya dapat dimasukkan dalam larutan malachite hijau dengan konsentrasi 1 : 300.000. telur dan tali ditinggalkan di dalamnya selama 15 menit kemudian diangkat untuk ditetaskan di kolam atau tangki khusus. Peneluran juga dapat dilakukan di kolam sementara. Caranya dengan menggunakan gulungan jerami dengan serat-serat yang diletakkan di dalamnya. Alat ini dapat dibuat dan diangkat dengan mudah setelah selesai peneluran.

Baca Juga:   13 Jenis Ikan Koi yang Bagus, Terbaik di Dunia

Umumnya koi bertelur malam hari. Ikan koi jantan selalu mengikuti betina mengelilingi kolam. Gerakan induk jantan yang cekatan akan merangsang betina mengeluarkan telurnya di atas media. Telur yang keluar itu segera dibuahi oleh jantan. Jika temperatur memenuhi syarat (22-25 oC), 3 hari kemudian telur akan menetas dan anak-anak ikan itu akan menuju media peneluran untuk berlindung. Pada tahap ini sangat dibutuhkan persediaan oksigen yang cukup.

Sampai umur seminggu setelah menetas, anak ikan diberi pakan kuning telur yang dihancurkan. Setelah seminggu, boleh diberi anak udah yang baru menetas dan pada tujuh atau delapan hari berikutnya diberi makanan bubuk. Selama pemberian pakan perlu diperhatikan kebersihan kolam. Jika nampak kotor, sebaiknya air diganti dengan yang baru yang telah diberi oksigen selama beberapa jam.

4. Faktor Cuaca

Salah satu syarat keberhasilan pemijahan koi adalah cuaca. Cuaca yang jelek akan menghasilkan telur yang tidak sempurna. Temperatur yang ideal untuk pemijahan adalah 20oC, meskipun temperatur 5oC juga dapat digunakan untuk memulai.

Jika induk koi belum juga menampakan tanda-tanda mau bertelur, dapat dibantu dengan merangsangnya dengan penggantian air dalam jumlah besar.

error: