Cara Pemijahan Ikan Manfish di Akuarium

daftarhewan.com. Cara Pemijahan Ikan Manfish. Sebelum memijah, ikan jantan umumnya membersihkan tempat penempelan telur terlebih dahulu dengan mulutnya. Pasangan ikan ini menginginkan situasi tenang, aman dan tenteram.

Cara Memijahkan Ikan Manfish

Memijahkan ikan manfish yang disebut juga ikan angelfish air tawar atau ikan bidadari dapat disebut susah-susah gampang. Usaha ini pasti sukses dengan baik, jika dilaksanakan dengan sabar dan tekun.

pemeliharaan ikan manfish, lama pemijahan ikan manfish, pemijahan pada ikan, pembesaran ikan manfish, pembenihan ikan manfish, pemijahan ikan hias manfish, tentang ikan manfish, pertumbuhan ikan manfish, wadah pemijahan ikan manfish, pemijahan ikan manfish pdf, makalah pemijahan ikan manfish, cara menetaskan ikan manfish, langkah pemijahan ikan manfish

1. Induk Berpasangan Sendiri

Kalau induknya dipilih yang bagus atau yang terbaik pasti keturunannya bagus-bagus juga. Minimal induk yang dipakai usianya sudah mencapai umur 6 bulan, ikan sudah memiliki ukuran panjang tubuh sekitar 7,5 cm kalau jantan, dan sekitar 5 cm jika betina. Warna, terserah varietas yang dikehendaki, yang penting ikannya sehat, normal dan penampilannya prima, cerah dan cemerlang.

2. Cara Membedakan Ikan Manfish Jantan dan Betina

Manfish (Pterophyllum scalare) atau ikan bidadari yang hidup berkelompok dalam kolam maupun akuarium, sulit dibedakan jenis kelaminnya. Untuk mendapatkan calon induk atau pasangan yang siap pijah, sebaiknya dipilih atau diambil pasangan yang sudah memisahkan diri dari kelompok besarnya.

Pasangan yang berjodoh atas kehendak sendiri itu tampak berkejar-kejaran, menjauh dari kelompoknya. Baca juga : Cara Merawat Ikan Manfish

Jantan kerap lebih ramping tapi memiliki tubuh lebih besar dibanding betina dan warna lebih cerah. Sirip punggung dan sirip dubur jantan lebih lancip, lebih besar serta lebih mengalir dibanding betina. Pada banyak spesies, jantan akan menampilkan tanda berbentuk telur pada sirip dubur yang dikenali sebagai bintik telur.

Baca Juga:   6 Cara Ternak Ikan Guppy yang Baik

Beberapa jantan mempunyai tonjolan di kepala, dikatakan sebagai punuk nuchal (jenong). Walau betina dapat mengembangkan punuk nuchal saat pemijahan, itu tidak pernah mencolok seperti jantan. Umumnya jantan yang menguasai akan mempunyai punuk nuchal yang lebih besar dibanding jantan yang lain.

3. Akuarium Pemijahan

Akuarium yang akan digunakan untuk tempat pemijahan, sebaiknya cukup besar. Biasanya berupa akuarium persegi panjang berukuran 100 cm x 75 cm x 60 cm. Akuarium ini harus diisi dengan air yang lunak (kadar CaCo2 rendah) setinggi 40 – 50 cm, airnya jernih, dan pH-nya antara 6,0 – 7,0.

anakan ikan manfish, ikan manfish bertelur, indukan ikan manfish, pemijahan ikan manfish, manfish bertelur, cara pemijahan ikan manfish, cara memijahkan ikan manfish, cara budidaya ikan hias manfish, cara ternak ikan hias manfish, budidaya ikan hias manfish, jurnal ikan manfish

Kalau dalam kehidupan sehari-hari suhu air berkisar antara 23 – 25 derajat celcius, pada waktu pemijahan, suhu air dinaikkan menjadi 27 – 31 derajat celcius. Kenaikkan suhu ini selain akan membantu mempercepat pemijahan, sekaligus juga bisa mempercepat penetasan telur. Suhu dinaikkan dengan heater (alat pemanas listrik) yang bisa diset otomatis.

Agar mau memijah atau kawin, pasangan induk manfish membutuhkan suasana yang tenang, aman, dan tentram. Akuarium tempat pemijahan sebaiknya ditaruh di tempat yang sepi atau jauh dari hal-hal yang bisa membuat kaget. Agar suasana dalam akuarium menjadi tenang, permukaannya diberi tanaman eceng gondok yang telah bersih dari kotoran dan benih-benih penyakit.

Telur ikan manfish punya sifat yang bisa menempel pada benda lain, jadi sebelum pemijahan dilakukan, dalam akuarium perlu disediakan tempat untuk meletakan telur, bisa menggunakan potongan kawat kasa, potongan kenteng atau potongan daun pisang.

Baca Juga:   12 Ikan Hias Air Tawar Termahal 2022

Atau bisa juga menggunakan atap plastik, atau benda-benda lain yang ceper selebar 10 cm sepanjang 20 cm, yang ditaruh miring atau telentang setinggi 10 – 12,5 cm dari dasar akuarium.

Ikan manfish berpijah pada malam hari, pada saat suasana sangat tenang dan sepi. Sebelum terjadi pemijahan, induk jantan akan membersihkan tempat penempelan telur dengan mulutnya. Setelah berpijah, telur akan ditempelkan di tempat yang sudah bersih itu.

Telur yang melekat akan dikipasi oleh kedua induknya secara bergantian dengan siripnya, untuk memberi tambahan oksigen. Sekali bertelur ikan ini bisa menghasilkan 2000 – 3000 butir telur.

4. Pemeliharaan Telur Ikan Manfish

Setelah induk selesai berpijah, telur boleh langsung dipindah ke tempat lain, yang berlaku sebagai akuarium penetasan. Kedaan serta kondisi air disamakan dengan akuarium pemijahan. Pada waktu diangkat, telur harus tetap menempel pada tempatnya dan tetap terndam air.

Caranya ialah diangkan dengan menggunakan baskom kecil yang bisa menyerok tempat telur berikut sejumlah air yang merendamnya.

Namun, boleh juga telur tetap dibiarkan dalam akuarium pemijahan sampai menetas. Kedua induknya akan merawat telurnya secara cermat. Sekitar 24 – 40 jam kemudian, telur akan menetas menjadi burayak (anak ikan).

Burayak yang baru menetas ini mula-mula masih menggantung pada permukaan daun atau tempat penempatan telur, dengan seutas benang beserta tempat penempelannya, untuk dipindah ke akuarium lain, yang berlaku sebagai akuarium pembesaran. Pemindahannya pun harus dilakukan dengan menggunakan baskom kecil seperti yang telah dijelaskan di atas.

Baca Juga:   Axolotl: Harga, Klasifikasi dan Fakta Menariknya

Boleh juga induknya saja yang diangkat dan dipindah ke tempat lain, setelah mereka berpijah. Telur yang mereka hasilkan dibiarkan tetap berada di akuarium pemijahan sampai menetas.

5. Perawatan Benih Ikan Manfish

Burayak yang masih menempel pada tempat penempelannya tak perlu diberi makan. Mereka masih punya cadangan makanan berupa kuning telur di kantung perutnya. Baru 3 – 4 hari kemudian, setelah lepas dari penempelan, mereka perlu diberi makan beripa cacing rotifera atau kutu air yang lembut selama 5 – 7 hari.

Selanjutnya diberi kutu air yang ukurannya lebih besar selama 7 hari, setelah itu baru makanannya diganti dengan cacing sutera.

Kalau burayak ikan sudah gemar cacing sutera, penjarangan harus dilakukan. Sebagian dipindah ke akuarium lain, atau semuanya ditebar ke akuarium yang lebih luas.

Setelah umur 6 minggu, sebaiknya anak ikan ditebar di kolam yang lebih luas. Kolam berukuran 1,5 m x 2 m dengan tinggi air 15 – 20 cm, boleh ditebari anak manfish seusia itu sebanyak 1000 ekor.

Dua minggu kemudian dilakukan penjarangan lagi, dan dua minggu berikutnya dilakukan penjarangan lagi, sampai setiap kolam berukuran seperti di atas tinggal berisi 100 ekor ikan saja.

Namun kalau tempatnya terbatas, kepadatan kolam boleh ditingkatkan lebih dari 100 ekor, asalkan kedalaman air ditambah, dan diberi pompa udara atau filter untuk meningkatkan kadar oksigen terlarut dalam air. (DBS)

error: