9 Hewan Paling Beracun di Dunia, Waspadalah!

Posted on

daftarhewan.com. Hewan beracun. Membunuh atau dibunuh dalam dunia hewan memang hal umum, bahkan juga jadi suatu hal yang tidak dapat dicegah. Mereka juga terbentuk dengan bermacam senjata. Baik itu untuk perlawanan maupun melakukan serangan.

Hewan Beracun

Salah-satu langkah paling beresiko, curang, tetapi juga efisien yakni pemakaian racun, bisa atau toxin, atau racun. Gempuran maut ini bisa juga tewaskan lawan hewan yang lain, yaitu manusia.
Ada juga tujuan dari binatang beracun, yakni beberapa binatang yang mengeluarkan racun secara pasif, misalkan ketika di serang atau dimakan oleh lawan.

Ada pula binatang beracun yang menyuntikkan bisa dengan aktif ke badan korbannya. Misalkan lewat taring, sengatan, atau media lain. Berikut 9 Hewan Beracun Berbahaya, Paling Mematikan di Dunia:

1. Katak Panah Emas Beracun (Hewan Amfibi Paling Beracun)

katak panah beracun, jenis katak beracun, katak paling beracun di dunia, katak beracun amazon, katak racun emas katak pohon beracun, katak paling beracun, katak yang beracun,katak berbahaya , gambar katak beracun, katak beracun di dunia, katak beracun
Katak Panah Emas Beracun (Hewan Amfibi Paling Beracun) – via : kenhtinviet.com

Katak ini mempunyai banyak panggilan. Ada yang memberikan nama sebagai Golden Dart Frog, Golden Poison Arrow Frog, Golden Poison Frog, atau cukup Golden Frog (Katak Emas). Mereka sebagai binatang epidemik teritori hutan hujan Kolombia Barat.

Baca Juga:   Paus Pembunuh Palsu, Ciri dan Keterangan Lainnya

Walau termasuk imut, tetapi mereka dapat menghadirkan mimpi buruk yang menakutkan. Racunnya yang berkilau bahkan juga dapat membunuh 10-20 manusia sekaligus. Tidak terpikir bagaimana efeknya bila hewan lain mengonsumsi amfibi ini. Selama ini, cuman ular Liophis epinephelus yang dapat meredam racun si katak. Meskipun begitu, bila jumlahnya banyak, ular ini bisa juga terbunuh.

2. Laba-laba pengembara Brasil (Laba-Laba Paling Beracun)

jenis laba laba beracun, laba-laba paling beracun di dunia, laba-laba yang beracun, laba laba raksasa beracun, ciri laba laba beracun, laba laba beracun mematikan, laba laba yg tidak beracun, laba laba beracun atau tidak, apakah semua laba-laba beracun, jenis laba-laba yang beracun, laba laba beracun

Makhluk yang merayap yang disebut Armed spiders ini memberinya berita baik sekaligus berita buruk. Berita baiknya, mereka hidup di wilayah Amerika Selatan yang beriklim tropis. Mereka termasuk jarang-jarang menyerang manusia. Saat menggigit, jumlah toksin yang dikeluarkannya tidak langsung banyak.

Berita jeleknya, laba-laba beracun ini dapat menghadirkan neurotoksin yang paling kuat, walaupun juga dengan jumlah yang sedikit. Dampaknya dapat mencekik dan melumpuhkan musuh secara perlahan-lahan. Pria dewasa yang terserang gigitan laba-laba ini sering memikul penderitaan seperti ereksi yang menyiksa.

3. Ikan Batu (Ikan Paling Beracun)

ikan beracun, ikan batu beracun, ikan lepu beracun, ikan beracun di laut, ikan yang beracun, jenis ikan beracun, ikan laut yang beracun untuk dimakan, ikan beracun paling mematikan, gambar ikan beracun

Seperti namanya, ikan yang disebut Ikan Lepu Batu (Stonefish) ini seperti batu atau sepotong karang. Wujud itu jadi penyamaran menawan yang membuat perlindungan dirinya sendiri dari predator prospektif. Tetapi beberapa pengunjung pantai yang asal-asalan bisa jadi menginjaknya. Saat hal tersebut terjadi, bukan mustahil ikan ini langsung akan mengeluarkan racunnya yang kuat. Tidaklah aneh jika pihak berkuasa di Australia sampai bersedia menyiapkan antivenom ikan batu.

Baca Juga:   9 Hewan Pemakan Ayam, Waspadalah!

4. Tawon Laut (Sea Wasp) Ubur-Ubur Paling Beracun

ubur ubur beracun, ubur-ubur beracun, ubur ubur berbahaya, ubur ubur bahaya, jenis jenis ubur ubur beracun, ubur ubur paling beracun, apakah ubur ubur beracun, ubur ubur paling beracun di dunia, ubur ubur biru beracun, ubur-ubur beracun raksasa, jenis ubur ubur beracun, ubur ubur kotak beracun, ubur ubur beracun di pantai

Hingga saat ini, invertebrata paling beresiko masih digenggam oleh ubur-ubur kotak. Sementara itu, tawon laut yang bernama latin (Chironex fleckeri) menjadi ubur-ubur berbentuk kotak dengan racun paling beresiko. Tentakelnya diperlengkapi dengan cnidocytes, atau seperti sel yang dapat meletus karena sebuah kontak dan siap waspada mengirim toksin ke kulit manusia atau predator yang mengganggunya.

Sebagian besar manusia yang sempat bersenggolan dengan ubur-ubur ini akan mengalami rasa sakit yang sangat parah. Jika spesies tawon lautnya memiliki ukuran lebih besar, bisa saja dia akan mengundang kematian dalam kurun waktu kurang dari 5 menit. Sepanjang 100 tahun terakhir di Australia, terjadi 100 kasus kematian karena tawon laut.

5. Platypus (Mamalia Paling Beracun)

platipus termasuk hewan, platipus bertelur, a platypus venomous, platypus berasal dari, platypus bersifat, platypus ciri ciri, d platypus, platipus adalah

Peristiwa kematian karena platypus memang sangat sangat jarang. Tetapi platypus menjadi salah-satu mamalia beracun yang perlu dicurigai. Racun itu umumnya dipakai platypus jantan saat bersaing pada musim kawin. Gempuran karena racun itu dapat terjadi pada hewan yang lain atau pada manusia. Efeknya berbentuk merasa sakit yang paling menyiksa.

6. Marble Cone Snail (Conus marmoreus) – Moluska Paling Beracun

hewan beracun, hewan paling beracun di dunia, hewan yang beracun, hewan paling beracun, hewan beracun di dunia, hewan laut beracun, hewan laut yang beracun, hewan beracun paling mematikan, hewan laut paling beracun di dunia, 4 jenis binatang berbisa, macam2 hewan beracun

Kita tidak boleh tertipu oleh performa hewan yang seperti kurang kuat dan tidak memiliki daya apapun. Karena Siput Kerucut Marmer malah mempunyai rekam jejak sebagai siput laut predator. Mereka sanggup menyingkirkan nyawa dengan 1 tusukan saja. Terjadi kontraksi otot yang kuat, yang sanggup melepaskan gigi berupa tombak ke kulit sasaran. Sesudah lumpuh, siput ini akan memakan korbannya.

Baca Juga:   Goliath Birdeater, Tarantula Terbesar di Dunia

7. Hooded Pitohui (Burung Paling Beracun)

burung beracun dari papua, burung beracun di dunia, burung yang beracun, burung beracun papua, burung paling beracun, nama burung beracun, apakah burung pitohui beracun, spesies burung beracun, burung beracun di papua, burung beracun

Burung elok ini sebagai makhluk yang mempunyai habitat di Papua Nugini. Sepintas, mereka terlihat cantik dan “normal” seperti burung pada umumnya. Tetapi siapa kira, burung warna oranye dan hitam ini memiliki kandungan neurotoksin namanya homobatrachotoxin di kulit dan bulu-bulunya. Bila berkenaan hewan yang lebih kecil, dampaknya pasti beresiko. Bila bersentuhan dengan manusia, kemungkinan anda akan rasakan kesemutan dan mati rasa.

8. Gurita Cincin Biru (Blue-Ringed Octopus) – Cephalopod (Sefalopoda) Paling Beracun

hewan laut beracun, hewan laut yang berbahaya, hewan laut yang beracun, hewan laut paling beracun di dunia, tts hewan laut, hewan laut paling beracun, hewan laut yang berbisa, hewan laut yg berbahaya, hewan laut yang paling berbahaya, gambar hewan laut beracun

Gurita dari Samudera Pasifik dan Hindia ini mengaplikasikan ungkapan ‘diam-diam mematikan’. Mereka memiliki ukuran sedang. Saat merasa terganggu, mereka dapat menciptakan gigitan yang nyaris tidak berasa sakit. Tetapi sebagai efeknya, korban dapat lumpuh dan terbunuh dalam waktu beberapa saat saja.

9. Hawksbill Turtle (Testudines Paling Beracun)

hewan laut yang beracun

Rerata hewan dalam daftar ini memiliki ukuran kecil. Tetapi tidak dengan penyu sisik ini. Mereka memiliki ukuran besar, dengan berat di antara 68-90 kg. Mereka menyebar di penjuru dunia. Mereka senang menyantap ganggang beracun. Hingga siapa saja yang menangkap dan mengonsumsi mereka, mempunyai peluang akan terserang racun. Tanda-tandanya mual, muntah, terserang masalah usus, diare, dan lain-lain. Meskipun begitu, sekarang penyu besar ini telah hampir musnah.

Hewan-hewan kecil yang beracun memberikan pesan pada kita, supaya tidak memandang segala hal dari tampilannya saja. Karena penampilan luar masih rawan penipuan. Tetap siaga, ya.

Comments are closed.