8 Fakta Unik Tentang Hewan Capung

Posted on

daftarhewan.com. Hewan Capung. Serangga apa yang kamu suka? Nampaknya pertanyaan ini akan membuat kita tercenung. Mau bagaimanapun, serangga bukanlah jenis hewan yang banyak disukai orang.

Hanya saja ada beberapa yang tidak terlalu berbahaya, “berwajah” sedikit indah, dan memiliki karakter yang unik. Sebut saja kupu-kupu, kepik atau kumbang imut, capung, dll.

hewan capung, capung merah, gambar hewan capung, binatang capung, tentang capung, fakta capung, keunikan hewan capung adalah, nama hewan capung
Capung Merah yang Cantik

Capung

Bicara tentang binatang capung, pernahkah kita penasaran akan sesuatu yang mereka makan?

Sebagaimana kita ketahui, capung merupakan predator. Mereka terdiri dari capung dewasa, serta nimfa atau capung muda yang masih hidup di air. Keduanya terkenal sebagai pemburu, yang boleh jadi melahap serangga lainnya. Namun rupanya, asupan makanan mereka memang sedikit lain.

1. Capung Dewasa

Tiap kali ada serangga lain yang bisa ditangkap, capung akan segera melahapnya. Adapun serangga yang mereka incar yaitu nyamuk, lalat, kumbang, lebah, dll, termasuk sesama capungnya, khususnya yang berukuran lebih kecil darinya. Kalau ukurannya sangat besar, makanannya bisa semakin besar pula.

Capung dikaruniai taktik terbang yang handal, sehingga mereka mampu menangkap mangsa dalam keadaan melayang. Mereka bisa terbang cepat, melayang-layang di tempat, terbang mundur, serta menukik.

Baca Juga:   Apa Saja Kegunaan Nyamuk? Berikut 10 Manfaatnya!

Kaki-kakinya juga memiliki semacam kantong yang bisa meraup apapun korbannya. Jika sudah tertangkap, kecil kemungkinan untuk kabur. Apalagi capung akan segera melumatnya tanpa jeda.

Capung dewasa lain akan langsung membuka mulut dan memakannya, walau dalam keadaan terbang sekalipun. Namun ada juga yang memilih untuk memungut makanannya dengan cara memburu serangga yang hinggap, khususnya di atas daun atau batang.

Sementara itu, capung yang belum terlalu dewasa atau remaja dan belum berpengalaman akan melakukan cara aman. Mereka membidik ulat-ulat yang menggelantung di pohon.

2. Nimfa Capung

Mereka belum bisa terbang bebas, sehingga hanya beraktivitas di area air. Mereka juga hanya menanti-nanti tumbuhan atau tanaman air yang sekiranya bisa dimakan. Namun begitu ada serangga yang melintas, mereka akan segera membeberkan labiumnya.

Lalu dengan gerakan yang cepat, palpi mereka akan segera merenggut korbannya. Nimfa yang ukurannya besar bahkan bisa melahap kecebong atau ikan kecil sekalipun.

3. Kenapa Bahasa Inggris itu “dragonfly”?

Istilah Bahasa Inggris untuk Capung yaitu dragonfly diperkenalkan dalam buku berjudul “Sylva Sylvarum: or a Natural Historie in Ten Centuries”, karya seorang ilmuwan Francis Bacon. Isinya berupa aneka percobaan, observasi, spekulasi, diskusi analisis, dll. Buku ini sendiri terbit pada tahun 1626.

Sebelum tahun itu, dragonfly sudah ada, namun namanya masih berbeda-beda. Ada yang menyebutnya sebagai devil’s riding horse, horse stinger, snake doctor, devil’s darning needle, dan juga adder bolt.

Baca Juga:   12 Fakta Tentang Lalat Rumah

4. Apa Capung Menggigit?

Tidak. Capung tidak menggigit, tidak juga menyengat. Kalau capungnya besar kadang-kadang memang menyakiti kulit ketika kita mencoba memegangnya, khususnya area kepala.

Namun serangan tersebut tak akan menghancurkan kulit. Capung tidak menggigit manusia. Adapun tonjolan yang mereka miliki sebenarnya bukan senjata tajam andalan mereka, melainkan merupakan tabung telur.

5. Berapa Lama Capung Hidup?

Umumnya siklus hidup capung terpendek yaitu sekitar 6 bulanan. Capung yang sudah besar atau dewasa bisa bertahan 6 hingga 7 tahun lamanya. Awalnya mereka berbentuk seperti larva, yang berhabitat di bawah permukaan air.

Makanannya pun masih invertebrata lainnya. Dalam tahap ini, yang ukuran kecil bisa hidup sekian pekan untuk bisa terbang bebas. Sementara yang dewasanya bisa menghabiskan waktu sampai 4 bulanan. Beberapa penyebab umum kematian capung yaitu dari proses predasi, kecelakaan, dan bisa juga karena kelaparan.

6. Hewan yang Memakan Capung

Capung sudah pasti mempunyai musuh, yang menghambat usaha pertahanan hidupnya. Di umur kecil saja mereka telah menghadapi banyak musuh, yang tidak lain sebagai pemangsa larva capung.

Sebutlah saja katak, ikan, kadal air, invertebrata lain, serta capung yang lebih besar sekalipun. Demikian juga saat capung beranjak dewasa. Mereka akan bermusuhan dengan katak atau kodok, laba-laba, burung, dan semua hewan yang memakan capung.

Baca Juga:   Apa Saja Makanan Semut? Yuk Cari Tau!

gambar hewan capung, binatang capung, tentang capung, fakta capung, keunikan hewan capung adalah, nama hewan capung

7. Kecepatan Capung

Telah disinggung sebelumnya, jika capung mempunyai kapabilitas terbang yang mumpuni. Adapun kecepatannya benar-benar bergantung akan jenis dan ukuran capung tersebut. Yang ukuran benar-benar kecil akan terbang dengan kecepatan yang cenderung lamban.

Sementara yang ukuran besar dapat terbang dengan kecepatan 25 s/d 30 mil setiap jamnya. Itu maknanya, mereka dapat mencapai jarak sepanjang 10 sampai 15 meter per-detik. Jika sedang terbang biasa, rerata pada mereka berkecepatan 10 mil /jam. Tapi capung ukuran sedang malah dapat menandingi kecepatan seniornya.

8. Mata Capung

Penglihatan capung memang keren. Hal ini pasti benar-benar memberikan keuntungan, karena mereka dapat melihat dan menangkap mangsa dengan mudahnya. Sekalinya capung itu tengah terbang melayang-layang.

Seperti serangga pada umumnya, capung juga mempunyai mata majemuk. Dengan kata lain, mata mereka memiliki beberapa ribu fitur atau angle. Resolusi masing-masing lensanya memang rendah, tetapi apabila sudah dikombinasikan dengan fitur atau angle tersebut, hasilnya akan kelihatan benar-benar jelas.

Dapat dibilang, capung benar-benar unggul dibandingkan serangga yang lain dalam soal penglihatan. Keunggulan ini tidak hanya digunakan untuk mengincar mangsa saja. Mereka memakainya sebagai usaha menghindar dari lawan, sekaligus mencari pasangan.

Demikianlah informasi berkaitan sejumlah fakta mengenai dragonfly atau capung.