Hewan Nokturnal dan Diurnal, Perbedaan dan Contohnya

daftarhewan.com. Hewan nokturnal dan diurnal. Bermacam aspek seperti tersedianya makanan, kompetisi untuk mendapatkan makanan, perkawinan, dan bahaya dari pemangsa memengaruhi jam biologis hewan. Ini penting untuk keberlangsungan hidup hewan. Dengan begitu, hewan dapat meningkatkan banyak penyesuaian diri sesuai jam aktif mereka.

Untuk mengetahui perbedaan hewan nokturnal dan diurnal, ada baiknya kamu mengetahui dulu apa yang dimaksud hewan nokturnal yang telah kami sampaikan sebelumnya.

Berdasar keaktifan pada hewan sepanjang satu hari (24 jam), hewan bisa dikelompokkan jadi dua tipe: jenis hewan nokturnal dan diurnal. Hewan nokturnal ialah hewan yang sangat aktif pada malam hari, dan hewan diurnal ialah hewan yang aktif pada siang hari.

hewan nokturnal dan diurnal, hewan nokturnal dan diurnal pdf, jenis hewan nokturnal dan diurnal, hewan nokturnal diurnal, apa yang dimaksud dengan hewan nokturnal dan diurnal, hewan nokturnal dan diurnal adalah, nokturnal dan diurnal, hewan nokturnal dan contohnya, perbedaan nokturnal dan diurnal

Tetapi, perlu dicatat jika beberapa hewan tidak diurnal atau nokturnal. Hewan-hewan yang aktif sepanjang fajar dan senja disebut hewan krepuskular (crepuscular). Jam aktif hewan benar-benar bervariatif dengan tersedianya banyak aspek seperti disebut sebelumnya. Ketidaksamaan di antara hewan nokturnal dan diurnal selanjutnya diulas dalam artikel ini.

Apa itu Hewan Nokturnal?

Hewan nokturnal ialah hewan yang aktif sepanjang jam-jam malam hari. Mereka menyesuaikan dengan benar-benar bagus untuk bertahan hidup pada malam hari dengan kontribusi modifikasi sistematis badan dan indera yang kuat, seperti pandangan, pendengaran, penciuman, dan lain-lain.

Baca Juga:   Cara Kucing Berkembang Biak dan Beranak?

Banyak hewan sudah meningkatkan minimal satu indra mereka ke tingkat yang lebih maju, namun beberapa mempunyai mekanisme sensorik tambahan. Sebagai contoh, beberapa katak mempunyai kulit yang peka pada sinar, beberapa ular sensitif terhadap panas, dan salamander air bisa mengetahui bahkan juga merasakan pergerakan kecil dalam air dengan kontribusi organ.

Tidak hanya mekanisme sensorik umum, banyak hewan nokturnal peka pada infrasonik, arah angin, penekanan udara, dan badai serta gempa bumi yang akan terjadi. Pendengaran sebagai sistem penginderaan penting untuk kehidupan malam hari.

Hewan nokturnal seperti rubah fennec, galago, kelelawar dan Loriini (Burung Perkici) mempunyai pinnae yang besar untuk menghimpun suara kecil dan untuk mengetahui posisi suara. Hewan malam tidak bisa memakai pandangan untuk melakukan komunikasi. Dengan begitu, mereka memakai suara untuk melakukan komunikasi dengan anggota golongan mereka dan kehadiran spesies di luar ke daerah mereka.

Untuk komunikasi pada malam hari termasuk; panggilan malam unggas air, berseru-seru, dan melengkingkan suara seperti pada burung hantu nokturnal, suara menderu pada buaya, dan lain-lain. Indera penciuman sebagai sistem yang penting untuk banyak hewan nokturnal untuk mendapatkan makanan, untuk mendapatkan pasangan dan menghirup bau feromon binatang lain. Disamping itu, sentuhan penting khususnya untuk hewan malam hari dan beberapa amfibi.

Apa itu Hewan Diurnal

Hewan yang aktif pada siang hari dikenal dengan sebutan diurnal. Hewan-hewan ini menyesuaikan diri dengan sangat bagus untuk hidup pada siang hari. Misalkan, banyak mamalia diurnal tidak aktif sepanjang malam hari karena temperatur badannya turun saat malam hari.

Baca Juga:   Hewan yang Dapat Menyuburkan Tanah

Tidak seperti nokturnal, langkah penginderaan yang paling berkembang pada hewan diurnal ialah penglihatan. Mereka mempunyai banyak sel kerucut di retina dibanding sel tangkai yang menciptakan pandangan warna yang bagus pada siang hari. Misalkan, burung-burung seperti elang bisa menganalisis bahkan juga mengintai pergerakan hewan kecil yang menjadi calon mangsa dari jauh dengan pandangan mereka yang sangat maju.

Banyak hewan ektodermik diurnal lantaran mereka bisa menaikkan temperatur badan mereka dengan panas. Tetapi, ada beberapa pengecualian. Sebagai contoh, reptil ektodermik, tapi umumnya reptil seperti ular menghimpun dan menyimpan energi pada siang hari dan memburu pada malam hari.

Karenanya, banyak ular disebut hewan nokturnal. Sejumlah besar serangga yang bertanggungjawab untuk penyerbukan adalah hewan diurnal karena sejumlah besar tanaman menciptakan bunganya pada siang hari. Sejumlah besar herbivora ialah hewan diurnal karena tanaman menciptakan lebih banyak makanan di siang hari.

Perbedaan Antara Nokturnal dan Diurnal :

  • Perbedaan hewan nokturnal dan diurnal adalah : Hewan nokturnal aktif sepanjang malam hari. Hewan diurnal aktif sepanjang siang hari.
  • Hewan nokturnal mempunyai sedikit atau mungkin tidak ada sel kerucut tapi mempunyai banyak sel tangkai di retina mereka yang mendatangkan penglihatan malam. Hewan diurnal: Banyak hewan diurnal mempunyai banyak kerucut yang menciptakan penglihatan siang hari yang bagus.
  • Sebagian besar vertebrata nokturnal buta warna. Banyak vertebrata diurnal bisa melihat warna.
  • Hewan malam umumnya melakukan komunikasi dengan suara.
  • Hewan diurnal memakai gabungan sistem, tapi penglihatan kemungkinan lebih bermanfaat. Pada umumnya, indera peraba dan pendengaran berkembang secara baik pada hewan nokturnal dibanding pada hewan diurnal.
  • Hewan nokturnal Misalnya terhitung kelelawar, burung hantu, macan tutul, lories, dan banyak reptil. Hewan diurnal termasuk banyak primata termasuk salah satunya adalah manusia, berbagai jenis burung, rusa, sapi, dan lain-lain.
Baca Juga:   10 Cara Hewan Menyesuaikan Diri dengan Lingkungannya

6 contoh hewan nokturnal adalah : kelelawar, kecoa, rakun, kunang-kunang, opossum, burung hantu

8 contoh hewan diurnal adalah : kambing, domba, sapi, ayam, kalkun, bebek, zebra dan monyet

Apakah kucing termasuk hewan nokturnal?

Kucing aktif di malam hari, yang berarti mereka lebih aktif pada malam hari daripada siang hari. Kucing akan tidur sepanjang hari jika diizinkan, jadi luangkan waktu untuk sesi permainan interaktif reguler di awal malam.

Apakah Kelinci termasuk hewan nokturnal?

Untuk kelinci, istilah yang lebih tepat mengarah pada hewan Krepuskular, tentu saja! Ini berarti mereka aktif ketika fajar dan senja. Kelinci banyak tidur di siang hari sehingga banyak orang menganggap mereka aktif di malam hari, tetapi itu tidak benar – lihat lebih dekat teman berbulu Anda suatu malam menjelang matahari terbenam, mereka mungkin sedang ingin bermain.

Apakah Koala termasuk hewan nokturnal?

Koala kebanyakan aktif di malam hari. Hewan nokturnal bangun di malam hari dan tidur di siang hari. Koala, bagaimanapun juga tidur di sebagian malam dan kadang-kadang juga bergerak di siang hari. Mereka sering tidur hingga 18-20 jam setiap hari.

error: