Hewan Pengerat Adalah? Berikut Jenis dan Karakteristiknya

daftarhewan.com. Hewan pengerat adalah mamalia yang suka menggerogoti sesuatu, mereka merupakan ordo Rodentia yang contohnya meliputi tikus, mencit, tupai, hamster, landak, dan familinya, diperbedakan dengan gigi seri yang tetap tumbuh kuat dan tidak punya  gigi taring. Mereka adalah ordo mamalia paling besar.

Hewan Pengerat

Ada lebih dari 2200 spesies hewan pengerat berkeliaran di seluruh penjuru bumi. Habitat mereka bermacam, dimulai dari gurun sampai tundra bersalju. Mulai dengan Amerika Selatan, sampai kota besar di Asia Tenggara. Dan, ukuran mereka juga bervariatif, seperti capybara besar dengan berat 66 kg sampai dengan Baluchistan pygmy jerboa berbentuk imut yang mempunyai berat kurang dari 4 gram.

hewan pengerat adalah, jenis hewan pengerat, binatang pengerat, pengerat, contoh hewan pengerat, hewan rodentia, hewan seperti tikus, hewan gerbil, tikus chinchilla, hewan pengusir tikus, binatang seperti tikus

Secara singkat, kita dapat mendapati spesies mereka di mana saja, terkecuali Antartika. Kurab lebih 200 spesies menempati Amerika Utara, 70 spesies di Malaysia dan India, dan 10 spesies endemik hidup di daratan Inggris. Bahkan juga, beberapa spesies hidup sangat dekat dan membuat simbiosis dengan manusia, diantaranya: tikus got, tikus rumah, hamster, berang-berang, tikus tanah, tupai, marmut, landak, dan lain-lain.

Baca Juga:   Apa itu Hewan Ruminansia, Berikan Contohnya?

1. Apakah Kelinci Hewan Pengerat?

Kelinci tidak termasuk dalam ordo Rodentia, mereka adalah lagomorpha (ordo Lagomorpha).

2. Karakteristik Hewan Rodentia

Pada umumnya, keunikan khusus rodentia berada pada gigi seri bagian depan yang memanjang. Gigi seri yang tajam ini mempunyai peranan banyak, dimulai dari untuk makan sampai membuat sarang. Sebagian besar, mereka termasuk herbivora, tetapi ada juga yang omnivora karena makan serangga, dan cuma sebagian kecil yang terhitung karnivora.

Sementara karakter fisik lain, tergantung di lingkungan hidup mereka, yakni: di pepohonan, dalam tanah, atau disekitaran perairan. Ke-3 habitat rodent ini punya pengaruh pada metode hidup yang berlainan, dimulai dari gaya berjalan, lari, berenang, memanjat dan bergelantungan.

Persamaannya, semua hewan pengerat condong komunal. Mereka hidup dalam barisan kecil sampai besar, juga mempunyai tingkat reproduksi yang tinggi. Karenanya, kamu perlu waspada pada invasi mereka.

3. Kegunaan Hewan Pengerat

Tiap substansi memiliki peranan dalam mekanisme alam semesta. Tidak kecuali, hewan pengerat. Sejauh riwayat, mereka memberi bermacam fungsi, manfaat atau kegunaan. Bulu-bulu mereka diambil menjadi sebuah produk, atau yang paling populer, sebagai makanan, hewan peliharaan, sampai hewan percobaan.

4. Bahaya Hewan Pengerat

Antara spesies hewan pengerat yang rekat dengan kehidupan manusia, ada yang dipandang seperti hama, seperti tikus, tupai, sampai marmut. Walau wajahnya imut, aksi mereka yang agresif dalam cara mencari makan, selalu ingin mengetahui, dan suka menggali, sering mengakibatkan masalah, diantaranya:

  • Memakan, menghamburkan, menghancurkan, sampai mengkontaminasi stock makanan.
  • Membuat galian dan menggigiti material, sampai menghancurkan susunan bangunan, jembatan, aliran air, sampai kabel listrik.
  • Merusak dan mengkontaminasi beragam piranti rumah, baju, atau gudang.
  • Membawa penyakit lewat beragam cara dan media, dimulai dari gigitan sampai paparan kotoran.
Baca Juga:   Beruang Hitam Amerika - Ursus americanus

Berkaitan dengan poin paling akhir, disamping cedera gigitan, pemicu penyakit yang diusung oleh hewan pengerat dapat sangatlah bervariasi, yakni:

  • Bakteri, berbentuk salmonella, penyakit lyme, leptospirosis, tipus, tularemia, bartonellosis, demam bintik Rocky Mountain dan pes.
  • Virus, dalam bentuk hantavirus, California encephalitis virus, tick-borne encephalitis, Colorado tick fever, rabies, cowpox, dan tempatvirus.
  • Protozoa, yakni toxoplasmosis, babesiosis, Leishmaniasis, dan cryptosporidiosis.
  • Cacing, dari tipe rat tapeworm, capillariasis, echinococcosis, trichinellosis, dan toxocariasis.

5. Jenis Hewan Pengerat

hewan pengerat, hewan pengerat adalah, jenis hewan pengerat, contoh hewan pengerat, nama hewan pengerat, arti hewan pengerat, jenis jenis hewan pengerat, hewan hewan pengerat, yang termasuk hewan pengerat, hewan pengerat apa saja, gambar hewan pengerat

6. Hewan Pengerat Sebagai Hama

Ada tiga tipe hewan pengerat yang terpopuler menjadi hama di seluruh dunia, yakni tikus rumah, tikus cokelat, dan tikus hitam. Mereka benar-benar kuat dan gampang menyesuaikan diri. Berkeliaran di lingkungan yang berlainan, mereka memperlihatkan watak, sikap, dan keunikan fisik masing-masing.

  • Tikus rumah bernama latin (Mus musculus), bisa tumbuh sekitaran 3—10 cm, mempunyai kepala dan kaki yang relatif kecil, hidup di dalam tanah atau terowongan, dan biasanya makan sereal dan sejumlah biji-bijian.
  • Tikus cokelat (Rattus norvegicus), memiliki ukuran relatif besar, hidung membulat, memiliki tubuh kuat, mempunyai telinga kecil memiliki rambut, dan berbuntut pendek dengan gradasi warna jelas pada bagian bawah. Mereka bisa dibasmi memakai perangkap, tetapi memerlukan kontribusi professional untuk menangani agresi dalam saluran air dan tempat yang susah digapai.
  • Tikus hitam (Rattus rattus), memiliki tubuh ramping dan kecil. Mereka mempunyai hidung meruncing, bertelinga besar, dan berbuntut panjang. Biasa hidup di pohon, mereka tangguh dan jago memanjat. Mereka menyenangi makanan dan buah-buahan basah. Tetapi, cukup susah ditangkap, karena mereka berkeliaran dengan jalur yang berbeda.
Baca Juga:   Pertanyaan dan Jawaban Seputar Hewan Amfibi

7. Ciri Adanya Hewan Pengerat di Sekitar Anda

Tidak susah untuk mengetahui kedatangan mereka dalam sebuah rumah atau gedung , karena mereka terlatih meninggalkan tapak jejak, berbentuk: benda jatuh, tapak kaki, bekas cakaran, sisa-sisa makanan, bekas gigitan serta galian sarang.

8. Mengatasi Hewan Pengerat

Untuk setidaknya mengurangi berbagai kerusakan, mengontrol rekam jejak, kurangi kekuatan kontaminasi, dan menahan timbulnya penyakit, mereka harus selekasnya dikendalikan. Cara-cara yang dapat dicoba, diantaranya:

  • Membuat atau memakai produk pengontrol hama, seperti kotak jebakan, lem tikus, serta racun tikus.
  • Menutup akses ke arah makanan, air, dan hunian.
  • Menghubungi jasa professional yang terlatih mengontrol hewan pengerat. Selamat berusaha!
error: