Ikan Makarel atau Ikan Kembung, dari Ciri hingga Industri

Posted on

daftarhewan.com. Tidak merujuk pada satu spesies, nama ikan makerel atau makarel merupakan sebutan bagi sekelompok ikan yang sebagian besar berasal dari famili Scombridae.

Mereka tergolong ikan pelagis, yang menghuni lautan beriklim sedang dan tropis, pada ekosistem samudera.

Umumnya, makerel memiliki ekor yang bercabang dan garis-garis vertikal pada bagian punggung.

Meski termasuk perenang hebat, mereka juga kerap menjadi mangsa bagi predator yang lebih besar, seperti ikan kod, hiu, dan lumba-lumba.

Di Indonesia nama lain ikan Makarel atau Mackerel ini disebut juga dengan Ikan Kembung.

sebutan lain ikan makarel adalah ikan kembung, ikan kembung, gambar ikan kembung, manfaat ikan kembung, kembung ikan, macam macam ikan kembung, ikan kembung termasuk ikan air apa
Sebutan lain ikan makarel adalah Ikan Kembung

Sebagai bahan pangan, makerel merupakan ikan yang berminyak dan kaya omega-3. Daging ikan makarel cenderung mudah busuk, terutama jika berada di daerah tropis, sehingga dapat menyebabkan keracunan.

Karena itu, makerel harus dikonsumsi pada hari yang sama dengan penangkapan, kecuali dilakukan pengawetan dengan garam atau pendinginan.

Yuk, baca selengkapnya untuk memahami lebih jauh tentang seluk-beluk ikan makarel.

Ciri Ciri Ikan Makarel

Bersama ikan makerel dalam famili Scombridae, tergabung pula ikan tuna dan cakalang. Secara umum, makarel berukuran jauh lebih kecil dan lebih ramping daripada tuna, meski dengan banyak kesamaan karakteristik, seperti posisi dan ukuran sirip yang relatif kecil dibandingkan tubuhnya.

Seperti tuna dan cakalang, makerel makan dengan sangat aktif. Mereka juga perenang yang gesit dan bisa melakukan manuver. Ikan makerel pun mampu merampingkan diri dengan menarik sirip ke tubuh mereka.

Spesies tipikal ikan makerel, yaitu makerel Atlantik, yang memiliki nama ilmiah Scomber scombrus. Spesies ini berwarna biru-hijau dengan perut yang keperakan. Terdapat dua puluh hingga tiga puluh garis hitam bergelombang yang melintang secara vertikal pada tubuh bagian atas mereka.

Garis-garis yang menonjol pada tubuh ikan makerel berguna untuk melakukan koordinasi dalam kelompok. Karena, ikan memiliki refleks optokinetik yang peka terhadap garis-garis bergerak.

Dengan melihat pergerakan garis-garis pada tubuh ikan lain di sekitarnya, mereka dapat menyelaraskan posisi, gerakan, arah, dan kecepatan, ketika berada dalam rombongan.

Baca Juga:   22 Jenis Makanan Ikan Gurame Biar Cepat Besar

Pada beberapa garis di tubuh makerel, terdapat lapisan tipis platelet yang merefleksikan cahaya. Pada tahun 1998, E.J. Denton dan D.M. Rowe berpendapat bahwa platelet ini mengirimkan informasi tambahan pada ikan lain terkait orientasi mereka, dengan adanya perubahan pantulan cahaya. Kepekaan tersebut lantas membantu ikan makerel bereaksi lebih cepat ketika bergerak dalam kelompok atau ketika mendapatkan makanan.

Jenis Ikan Makarel

Dari segi ukuran, ikan makerel sangat bervariasi, mulai dari yang kecil, seperti ikan makerel yang hidup di wilayah pesisir, hingga ikan buruan yang lebih besar, seperti makerel Amerika.

Sebagian besar, mereka berdarah dingin, dengan beberapa pengecualian pada spesies endotermik yang sengaja mempertahankan suhu tubuh tinggi. Ikan-ikan endotermik tersebut seluruhnya tergolong dalam subordo Scombroidei, termasuk pula makerel kupu-kupu (butterfly kingfish).

Sebagai perenang yang kuat, makerel Atlantik dapat berenang dengan kecepatan 0,98 meter per detik dan kecepatan luncur hingga 5,5 meter per detik Sementara itu, makerel Pasifik dapat berenang dengan kecepatan 0,92 meter per detik dan kecepatan luncur hingga 2,25 meter per detik.

Baca Juga:   Ikan Belida, dari Bahan Kerupuk sampai Ikan Hias

Pesebaran Populasi

Secara umum, beragam spesies ikan makerel memiliki rentang distribusi yang terbatas. Berikut ini pesebaran populasi beberapa jenis-jenis ikan makarel:

1. Makerel Atlantik Spanyol

Makerel Atlantik Spanyol (Scomberomorus maculatus)
Makerel Atlantik Spanyol (Scomberomorus maculatus)

Makerel Atlantik Spanyol (Scomberomorus maculatus), menempati perairan lepas pantai di bagian timur Amerika Utara, dari wilayah Cape Cod ke bagian selatan hingga Semenanjung Yucatan. Populasi mereka diduga mencakup dua kelompok, yang terpisah secara geografis.

Ketika mendekati musim panas, satu populasi bergerak dalam kelompok besar menuju utara dari Florida ke area pantai untuk bertelur pada perairan dangkal di sekitar New England. Kemudian, mereka kembali ketika musim dingin, ke perairan yang lebih dalam di Florida.

Populasi lainnya, bermigrasi dalam kelompok besar mengarungi lepas pantai dari Meksiko untuk bertelur di perairan dangkal Teluk Meksiko hingga Texas. Kemudian, mereka kembali pada musim dingin ke perairan yang lebih dalam di lepas pantai Meksiko.

Meski menjelajahi dua wilayah yang terpisah, kedua populasi tersebut memiliki genetik yang identik.

2. Makerel Atlantik

Makerel Atlantik (Scomber scombrus)
Makerel Atlantik (Scomber scombrus)

Makerel Atlantik (Scomber scombrus), merupakan spesies pantai satu-satunya yang menghuni Atlantik Utara. Populasi di bagian timur Atlantik beroperasi dalam tiga bagian, pada wilayah laut selatan, barat, dan utara, dengan pola migrasi yang berbeda-beda.

Terdapat pencampuran populasi dari timur ketika mencari makan menuju utara, namun hampir tidak ada persinggungan antara populasi dari timur dan barat.

3. Makerel Pasifik

Makerel Pasifik (Scomber japonicus)

Makerel Pasifik (Scomber japonicus), hidup di kedua belahan Samudera Pasifik, namun memiliki pola migrasi yang cenderung mirip dengan makarel Atlantik. Populasi yang menempati belahan bumi utara, bermigrasi ke utara pada musim panas untuk mencari makan, dan ke selatan pada musim dingin, ketika hendak bertelur di perairan yang relatif dangkal.

Sementara itu, populasi yang hidup di belahan bumi selatan, memiliki pola migrasi sebaliknya. Setelah pemijahan, sebagian populasi justru bermigrasi menuruni lereng benua ke perairan yang lebih dalam dan cenderung tidak aktif selama musim dingin.

4. Makerel Jack Chili

Makerel Jack Chili (Trachurus murphyi)
Gambar Ikan Makerel atau Ikan Kembung Jack Chili (Trachurus murphyi)

Makerel Jack Chili (Trachurus murphyi), merupakan spesies mirip makerel yang ditangkap secara intensif, pada wilayah Pasifik selatan dari Australia Barat ke pesisir Chili dan Peru. Selain itu, masih terdapat kaitan secara genetik, ada pula makerel Jack Pasifik (Trachurus symmetricus), yang hidup di Pasifik bagian utara.

Makerel Jack Chili kerap muncul di sepanjang pantai pada area upwelling, namun juga bermigrasi melintasi laut terbuka. Ukuran populasi mereka cenderung fluktuatif, seiring dengan perubahan kondisi lautan, terutama atas pengaruh El Nino.

Di samping itu, terdapat tiga spesies makerel Jack yang menjelajahi perairan di sekitar pantai Selandia Baru, yaitu makerel Jack Australasia, Chili, dan Pasifik. Biasanya, mereka ditangkap dengan jaring pukat cincin, dan dikelola sebagai populasi tunggal yang mencakup beragam spesies.

Di sisi lain, beberapa spesies makerel bermigrasi secara vertikal. Makarel ular (famili Gempylidae) yang telah dewasa melakukan migrasi dengan tinggal di perairan yang lebih dalam pada siang hari, dan naik ke permukaan pada malam hari untuk mencari makan.

Sementara itu, makerel ular yang masih muda dan remaja juga bermigrasi vertikal, namun secara berlawanan, dengan tinggal di dekat permukaan pada siang hari, dan bergerak lebih dalam pada malam hari. Umumnya, mereka menyantap cumi-cumi, krustasea pelagis, ikan lentera, ikan terbang, sauri, dan makarel lain. Namun, mereka juga menjadi santapan lezat bagi tuna dan marlin.

Siklus Hidup

Secara individual, seekor betina dapat menghasilkan antara 300.000 hingga 1.500.000 telur. Dengan telur dan larva yang pelagis dan mengambang, makerel harus berkembang biak di area yang dekat dengan permukaan air.

Ketika berada dalam fase larva dan remaja, ikan makerel mengonsumsi zooplankton. Lalu, ketika beranjak dewasa, makerel mulai memiliki gigi yang tajam. Mereka lantas berburu krustasea kecil seperti copepoda, dan mencari mangsa berupa ikan yang relatif kecil, udang, dan cumi-cumi.

Di sisi lain, mereka juga menjadi sasaran empuk para predator, yaitu hewan pelagis yang berukuran lebih besar, seperti tuna, billfish, singa laut, hiu, dan pelikan.

Beranjak dari wilayah Madagaskar, hiu pemintal juga kerap mengikuti kawanan ikan makerel yang bermigrasi.

Paus Bryde pun menyantap makerel, dengan berbagai metode, seperti menyisir permukaan, menerjang, atau menggunakan jaring gelembung.

Industri Perikanan

Makerel Pasifik (Scomber japonicus), merupakan spesies ikan makerel yang paling populer dalam industri perikanan. Mereka memenuhi sekitar setengah dari total penangkapan makerel pada famili Scombridae. Dengan karakteristik yang hampir serupa, makerel Pasifik kerap tertukar dengan makerel Atlantik.

Makerel Pasifik bermigrasi jarak jauh di lautan, dengan melintasi Mediterania. Mereka dapat ditangkap dengan jaring melayang dan trawl, namun umumnya menggunakan jaring lingkar di malam hari dan dipancing dengan lampu lampara.

Selain makarel Pasifik, hasil tangkapan makarel skombroid terbagi rata antara makarel Atlantik dan spesies makarel lainnya. Namun, secara umum hanya dua spesies yang memenuhi sekitar 75% dari total tangkapan makarel skombroid.

Di samping itu, ada pula makerel Jack Chili sebagai non-skombroid yang paling sering ditangkap laiknya makerel Pasifik. Hanya saja, populasi mereka telah mengalami penangkapan secara berlebihan, hingga terjadi penurunan populasi dan berstatus terancam punah.

Terkait makerel yang berukuran relatif kecil, mereka berperilaku seperti ikan haring, dan ditangkap dengan cara yang sama. Spesies-spesies ini kerap berkumpul di dekat permukaan, sehingga dapat ditangkap secara efisien menggunakan pukat cincin.

Menggunakan pesawat pengintai, para nelayan dapat menemukan sekelompok ikan, yang lantas dibidik dengan sonar canggih untuk mengidentifikasi bentuk kawanan. Kemudian, mereka dikelilingi oleh kapal yang menghamparkan pukat cincin besar untuk meraup hampir seluruh ikan dalam kawanan tersebut.

Selain itu, troller dengan desain yang tepat juga dapat menangkap makerel secara efektif ketika berenang di dekat permukaan. Umumnya, troller memiliki beberapa boom panjang yang dapat diangkat dan dijatuhkan dengan topping lift, untuk kemudian diangkut menggunakan gulungan listrik atau hidrolik.

Ada pula rumpon (fish aggregating device) yang dapat digunakan untuk menangkap makerel, dengan menarik kawanan ikan.