5 Fakta Unik Tentang Ikan Terbang

Posted on

daftarhewan.com. Ikan apa yang bisa terbang?. Jika kamu kelahiran tahun 90-an tentu tidak akan asing dengan logo stasiun TV Indosiar, ya Indosiar pernah menjadikan ikan terbang (Flying fish) atau yang disebut juga Torani ini sebagai logonya.

Ikan Terbang

Ikan terbang adalah ikan bersirip seperti pari dengan sirip dada yang termodifikasi. Terlepas dari namanya, ikan yang bisa terbang sebenarnya tidak mampu terbang layaknya burung. Sebaliknya, mereka mendorong diri mereka sendiri keluar dari air dengan kecepatan lebih dari 35 mil (56 kilometer) per jam. Ikan ini bernama latin atau mempunyai nama ilmiah: Exocoetidae.

ikan apa yang bisa terbang, ikan terbang ikan terbang, nama ikan terbang, ikan terbang, ikan yang bisa terbang, ikan terbang indosiar, ikan terbang di laut, ikan bisa terbang foto ikan terbang, ikanterbang, ikan terbang di laut, ikan terbang ikan terbang, ikan yang ada sayapnya, ikan yang bisa terbang, ikan apa yang bisa terbang, ikan ikan apa yang bisa terbang, ikan yg bisa terbang, ikan ikan apa yang bisa terbang
Ikan terbang – via : wikipedia.org

Begitu berada di udara, “sayap” mereka yang kokoh memungkinkan mereka untuk meluncur hingga 200 meter. Sirip dada seperti yang sayap terutama untuk meluncur, ikan menahan sirip rata di sisi mereka saat berenang. Tubuh ramping mereka mengurangi hambatan saat ikan “terbang”. Baca juga : Hewan yang terbang selain burung.

1. Ciri Ikan Terbang

Ciri menarik lainnya dari ikan terbang adalah ekornya yang bercabang tidak rata, dengan cuping atas lebih pendek dari cuping bawah. Ikan terbang bisa memiliki panjang hingga 18 inci (45 cm), tetapi rata-rata 7 hingga 12 inci (17 hingga 30 cm).

  • Sirip dada ikan terbang bisa menyebar menjadi bentuk seperti sayap. Spesies tertentu memiliki sirip perut yang juga berbentuk seperti sayap, dan mereka terlihat seperti memiliki dua pasang sayap.
  • Berbentuk seperti torpedo. Sirip mereka tertutup saat berenang untuk memastikan pergerakan lebih cepat di air.
  • Sebelum muncul di atas air, mereka berakselerasi menuju permukaan air dengan kecepatan 37 mil per jam. Saat kecepatan yang dibutuhkan tercapai, ikan terbang melompat keluar dari air dan melebarkan sayapnya.
  • Kemampuan terbang mereka bisa mencapai ketinggian 4 kaki (1,2 m) di udara, dan jarak luncuran 200 meter sebelum kembali lagi ke air.
  • Dapat menempuh jarak 1.312 kaki (400 meter) tanpa istirahat. Ini penting karena memastikan pelarian cepat dari predator.
  • Predator atau pemangsa utama ini adalah marlin, tuna, ikan todak, mackerel dan manusia.
Baca Juga:   Bolehkah Ikan Gabus Digoreng, Boleh, Ini Cara dan Resepnya!

Ada sekitar 50 spesies yang dikelompokkan dalam 7 hingga 9 genera. Ikan terbang adalah spesies ikan laut tropis dan subtropis yang dapat dilihat di lepas pantai Atlantik dan Pasifik Amerika Serikat. Mereka juga ditemukan di samudra Atlantik, Pasifik, dan Hindia. Lautan terbuka menjadi habitat bagi sebagian besar ikan terbang, tetapi sebagian hidup di pinggiran terumbu karang.

Ikan terbang diduga mengembangkan mekanisme terbang untuk melarikan diri dari banyak predator laut. Namun, begitu berada di udara, mereka terkadang menjadi makanan burung. Ikan terbang muda mungkin memiliki filamen yang menonjol dari rahang bawahnya yang menyamarkannya dari beberapa predator.

2. Makanan Ikan Terbang

Ikan terbang memakan berbagai macam makanan, tetapi plankton merupakan makanan utama mereka. Terkadang mereka memakan krustasea kecil juga.

Baca Juga:   Ikan Pacu, Informasi dan Gambarnya

3. Cara Ikan Terbang Berkembang biak

Pemijahan dan perkawinan terjadi di laut terbuka, dekat permukaan air. Seekor betina menyimpan telur, yang dilekatkan dengan filamen lengket ke rumput laut dan puing-puing yang mengapung. Ikan terbang yang baru menetas memiliki kumis di dekat mulutnya, yang menyamarkannya sebagai tumbuhan, sehingga melindungi mereka dari predator. Seekor ikan terbang hidup rata-rata selama lima tahun.

4. Konservasi

Populasi ikan terbang stabil. Ikan ini ditangkap secara komersial di beberapa tempat. Ikan terbang tertarik pada cahaya dan relatif mudah ditangkap karena kecenderungannya untuk melompat ke perahu kecil dengan penerangan yang baik.

5. Fakta Ikan Terbang

  • Beberapa spesies ini juga memiliki sirip perut seperti sayap yang membantu mereka meluncur. Spesies ini disebut ikan terbang bersayap empat.
  • Ukuran ikan terbang tergantung pada spesiesnya. Panjangnya biasanya 7 sampai 12 inci (17 hingga 30 cm).
  • Sisi atas tubuh ikan terbang berwarna abu-abu kebiruan. Perut mereka berwarna perak keabu-abuan. Ikan terbang memiliki ekor bercabang dua atas dan bawah. Ekor bagian bawah lebih panjang dari bagian atas.
  • Mereka berenang dalam kelompok besar. Fitur ini sangat diapresiasi oleh para nelayan yang dapat menangkap ikan dalam jumlah besar ketika mereka bertemu di satu kawanan.
  • Sangat sensitif dan mudah tertarik oleh cahaya (nelayan menggunakan cahaya untuk mengarahkan ikan terbang menuju kapalnya). Meskipun demikian, perburuan ikan terbang terutama pada malam hari.
  • Makanan mereka berupa plankton, bakteri, dan makhluk laut kecil lainnya.
  • Musim kawin terjadi pada saat arus laut paling lemah. Tergantung pada lautan, bisa jadi selama musim semi musim gugur.
  • Hidup dalam kelompok besar dan jumlahnya bisa melebihi jutaan individu selama musim kawin. Betina menyimpan banyak telur di dekat permukaan air.
  • Telur biasanya menempel pada puing-puing yang mengapung. Ketika muda memiliki kumis di dekat mulut, dan bentuknya seperti tumbuhan bawah air. Penampilan ini memastikan kelangsungan hidup selama beberapa hari pertama kehidupan, karena mereka masih rentan.
  • Umur rata-rata sekitar 5 tahun di alam liar.

Comments are closed.