20 Jenis Ikan Pelangi Warna-Warni yang Menawan Hati

daftarhewan.com. Ikan pelangi. Dengan variasi warna ciamik dan ukuran yang relatif kecil, ikan hias pelangi kerap jadi favorit untuk mengisi akuarium komunitas. Ikan pelangi juga cenderung tenang dan damai, sehingga dapat hidup harmonis bersama ikan lainnya.

Namun, Anda tetap harus cermat dan berhati-hati. Anggota famili Melanotaeniidae ini terdiri dari beragam spesies, yang tersebar pada perairan air tawar di beberapa belahan dunia.

Implikasinya, masing-masing jenis ikan pelangi membutuhkan parameter air dengan indikator yang berbeda-beda. Karena itu, Anda perlu menyediakan lingkungan yang kompatibel bagi mereka, serta teman akuarium dengan kebutuhan air yang sama.

Di sisi lain, beberapa spesies juga telah mengalami penurunan populasi di alam liar, bahkan ada pula yang berstatus terancam punah. Maka, Anda wajib mendapatkan ikan dari peternak yang kredibel, dan tidak mengambil ikan yang hidup di habitat alaminya.

Karakteristik Ikan Pelangi

Klasifikasi ikan pelangi berdasar pada gigi premaxilla yang memanjang. Mereka berkembang biak dengan cara bertelur, dan kerap berkumpul dalam kelompok kecil. Di alam, mereka hidup di air tawar, seperti sungai, danau, dan rawa, terutama yang memiliki banyak vegetasi.

Jenis-jenis ikan pelangi

Menariknya, terdapat beragam spesies ikan pelangi dengan ukuran, bentuk tubuh, dah warna yang beraneka rupa. Berikut ini informasi tentang 20 jenis ikan pelangi, berserta karakteristik unik dari masing-masing spesies:

1. Ikan pelangi Boesemani

ikan hias air tawar langka di indonesia, jenis ikan hias air tawar langka, jual ikan hias air tawar langka, ikan hias air tawar yang langka, ikan hias air tawar kecil langka, ikan hias air tawar paling langka, harga ikan hias air tawar langka, ikan hias air tawar unik dan langka, ikan hias tawar langka

Ikan pelangi Boesemani, salah satu ikan hias air tawar langka di Indonesia

Nama ilmiah: Melanotaenia boesemani

Masa hidup: 5 tahun

Panjang: 10 cm

Ciri khas: Bentuk tubuh lebar. Kepala berwarna biru atau ungu, dengan gradasi jingga atau merah dari bagian tengah hingga ujung ekor.

Termasuk spesies yang paling populer juga termasuk ikan hias asli Indonesia, ikan pelangi Boesemani cenderung mudah dirawat dan cocok menjadi bagian dari akuarium tropis. Mereka memiliki dua warna dominan yang cukup menawan. Warna ikan jantan juga akan menjadi lebih cerah ketika siap untuk bereproduksi.

2. Ikan pelangi Axelrod

ikan pelangi mungil, ikan hias pelangi, pelangi ikan

Nama ilmiah: Chilatherina axelrodi

Masa hidup: 5 tahun Panjang: 10 cm

Ciri khas: Bentuk tubuh lebar. Berwarna biru muda, dengan garis gelap horizontal di sepanjang sisi tubuhnya.

Sebutan “Axelrod” pada ikan pelangi jenis ini berasal dari nama seorang ahli ikan tropis, Herbert Axelrod. Sesuai kondisi pada habitat alami mereka di barat laut Papua Nugini, ikan pelangi Axelrod akan lebih nyaman jika berada di akuarium dengan pergerakan air yang cenderung lembut atau lambat.

3. Ikan pelangi gurun

Jenis ikan pelangi

Nama ilmiah: Melanotaenia splendida tatei

Masa hidup: 5 tahun

Panjang: 10 cm

Ciri khas: Bentuk tubuh lebar. Tubuh berwarna putih hingga perak, dengan semburat pelangi. Sirip berwarna hijau atau ungu, tergantung gender.

Baca Juga:   Ikan Neon Tetra, Makanan dan Cara Budidaya

Area pesebaran yang terbatas di wilayah Australia, membuat ikan pelangi gurun membutuhkan persyaratan lingkungan yang sangat spesifik. Mereka memiliki warna yang cenderung terang, sehingga tidak mudah terlihat di akuarium yang menampilkan palet warna yang cerah. Sebaliknya, ikan pelangi gurun akan tampak mencolok di akuarium bernuansa gelap.

4. Ikan pelangi Madagaskar

warna ikan hias yang bagus

Nama ilmiah: Bedotia madagascariensis

Masa hidup: 5–11 tahun

Panjang: 10-15 cm

Ciri khas: Bentuk tubuh ramping. Berwarna kuning atau keemasan, dengan garis hitam di sepanjang sisi tubuh dan perut, serta tepi sirip berwarna merah.

Perairan air tawar yang menjadi habitat asli ikan pelangi Madagaskar, memiliki arus yang kuat dan pH rendah, dengan kandungan tanin. Maka, mereka dapat hidup berdampingan dengan aneka jenis ikan yang membutuhkan kualitas air serupa, seperti siklid, discus, atau anglefish.

5. Ikan pelangi bergaris

ikan hias warna-warni

Nama ilmiah: Melanotaenia trifasciata

Masa hidup: 5–8 tahun

Panjang: 15 cm

Ciri khas: Bentuk tubuh lebar, berwarna silver dengan garis-garis merah, oranye, atau emas, serta ekor berwarna merah.

Meski tampil dengan corak yang mirip antara jantan dan betina, tubuh ikan pelangi bergaris jantan relatif lebih lebar dan berwarna, serta memiliki tonjolan pada bagian dahi. Umumnya, ikan pelangi asal Australia Utara ini suka menjadi bagian dari kelompok kecil, pada akuarium yang memiliki cukup vegetasi. Seperti beberapa spesies ikan lainnya, para pejantan cenderung agresif ketika hendak berkembang biak.

6. Ikan pelangi sirip benang

ikan pelangi, ikan ekor panjang, ikan pelangi ekor bagus, ikan pelangi ekor panjang

Nama ilmiah: Iriatherina werneri

Masa hidup: 3–5 tahun

Panjang: 5 cm

Ciri khas: Bentuk tubuh ramping, berwarna merah. Pada ikan jantan, terdapat sirip dorsal berwarna hitam yang menjuntai, serta ekor dengan tepian merah.

Penampilan yang unik menjadi salah satu keunggulan ikan pelangi sirip benang. Namun, Anda perlu memelihara mereka dengan cermat. Ikan pelangi jenis ini membutuhkan persyaratan air yang cukup spesifik, dengan tingkat kesadahan rendah hingga medium, pH 6,0–7,0, dan suhu 23–29°C.

7. Ikan pelangi Sulawesi

Ikan warna kuning, Ikan pelangi kuning, yellow color fish

Nama ilmiah: Marosatherina ladigesi

Masa hidup: 3–5 tahun

Panjang: 7–8 cm

Ciri khas: Bentuk tubuh ramping. Warna cenderung transparan, dengan garis biru di sisi tubuhnya. Warna sirip kuning dan hitam.

Ikan pelangi Sulawesi atau ikan pelangi Celebes, suka menjadi bagian dalam kelompok besar berisi 8–10 ikan. Maka, pastikan Anda menyediakan akuarium dengan ukuran yang tepat dan cukup untuk seluruh ikan.

8. Ikan pelangi neon

ikan hias warna warni air tawar

Nama ilmiah: Melanotaenia praecox

Masa hidup: 3–4 tahun

Panjang: 6 cm

Ciri khas: Bentuk tubuh lebar, berwarna keperakan dengan semburat hijau atau biru metalik, serta sirip berwarna merah.

Ikan pelangi neon merupakan salah satu spesies ikan pelangi berukuran kecil yang ada di pasaran. Dengan ukuran hanya sekitar 6 cm, mereka lebih nyaman berada dalam kelompok besar yang terdiri dari 10 ikan atau lebih. Selain ukuran akuarium yang pas, Anda juga perlu mencermati kondisi air, karena ikan pelangi neon memerlukan parameter lingkungan yang sangat spesifik.

9. Ikan pelangi Danau Kutubu

ikan warna biru, ikan hias biru, ikan hias air tawar warna biru, ikan hias warna biru air tawar, gambar ikan warna biru hijau, ikan hias biru kecil, ikan hias kecil warna biru, ikan hias berwarna biru, nama ikan warna biru

Nama ilmiah: Melanotaenia Lacustris

Masa hidup: 5 tahun

Panjang: 12 cm

Ciri khas: Bentuk tubuh lebar, dengan warna biru berhias semburat turkuois dan kuning metalik.

Sesuai namanya, spesies ikan pelangi ini berasal dari Danau Kutubu di Papua Nugini. Mereka tampil sangat khas dengan dominan warna biru, yang dihiasi semburat kuning dan turkuois. Seperti beberapa spesies ikan pelangi lainnya, ikan jantan cenderung menampilkan warna yang lebih cerah dibandingkan betina.

Baca Juga:   Ikan Hias Corydoras Panda: Karakteristik, Asal Usul, dan Budidaya

10. Ikan pelangi Irian merah

ikan hias merah

Nama ilmiah: Glossolepis incisus

Masa hidup: 5 tahun

Panjang: 15 cm

Ciri khas: Bentuk tubuh lebar. Ikan jantan berwarna merah atau oranye, sementara ikan betina berwarna silver dengan semburat zaitun kecoklatan.

Ikan pelangi merah atau ikan pelangi Irian merah, berasal dari Sungai Tami dan Danau Sentani di Papua. Anda dapat dengan mudah mengenali ikan jantan, karena memiliki warna merah yang cerah, serta bagian punggung yang meninggi. Sementara itu, ikan betina berwarna silver dengan semburat warna zaitun.

11. Ikan pelangi Danau Wanam

warna2 ikan

Nama ilmiah: Glossolepis wanamensis

Masa hidup: 5 tahun

Panjang: 8 cm

Ciri khas: Bentuk tubuh lebar, dengan warna gelap bergaris cokelat, oranye, atau merah di sepanjang tubuh.

Selaras dengan namanya, ikan pelangi Danau Wanam berasal dari Danau Wanam di Papua. Populasi mereka terbilang sedikit di alam liar, dan tercatat dengan status sangat terancam punah. Meski tidak begitu marak menjadi komoditas, Anda bisa saja memelihara mereka. Namun, pastikan Anda tidak mengadopsinya dari pihak yang menangkap ikan pelangi dari alam, melainkan hasil penangkaran oleh peternak yang kredibel.

12. Ikan pelangi forktail

ikan kecil warna warni

Nama ilmiah: Pseudomugil furcatus

Masa hidup: 3 tahun

Panjang: 6 cm

Ciri khas: Bentuk tubuh ramping. Bermata biru, dengan tubuh cenderung transparan beraksen kuning dan hitam.

Selama musim kawin, warna ikan pelangi forktail cenderung lebih cerah, terutama pada ikan jantan. Dengan ukuran yang relatif sangat kecil, ikan pelangi forktail lebih nyaman untuk hidup dalam kelompok besar, dengan cukup tanaman untuk bersembunyi.

13. Ikan pelangi berbintik merah

Macam macam ikan pelangi

Nama ilmiah: Melanotaenia duboulayi

Masa hidup: 3 tahun

Panjang: 11 cm

Ciri khas: Bentuk tubuh lebar, berwarna abu-abu atau hitam dengan bintik-bintik merah atau oranye.

Populer pula dengan nama ikan pelangi duboulay, sebutan ikan pelangi berbintik merah merujuk pada ciri khas berupa bintik merah delima di kedua sisi kepala. Warna merah tersebut lantas berlanjut menjadi bintik-bintik merah atau oranye, yang bergabung membentuk garis, di sepanjang sisi tubuh mereka.

Menariknya, ikan pelangi asal Australia ini kerap dikembangbiakkan pada rawa-rawa dan sungai untuk membantu mengurangi populasi nyamuk.

14. Ikan pelangi Murray

senarai rainbow fish

Nama ilmiah: Melanotaenia fluviatilis

Masa hidup: 3 tahun

Panjang: 11 cm

Ciri khas: Bentuk tubuh lebar, berwarna keperakan dengan sisik hijau dan sirip berwarna kuning, merah, atau oranye.

Sesuai dengan namanya, ikan pelangi Murray berasal dari Sungai Murray, yang merupakan sungai terpanjang di Australia. Ciri khas mereka terletak pada tubuh berwarna silver dengan semburat pelangi yang lembut. Ketika siap untuk bertelur, ikan pelangi Murray jantan juga akan menampilkan garis oranye terang di bagian belakang tubuh mereka.

15. Ikan pelangi kerdil bersirip merah

Ikan pelangi kerdil bersirip merah

Nama ilmiah: Melanotaenia maccullochi

Masa hidup: 3 tahun

Panjang: 7 cm

Ciri khas: Bentuk tubuh lebar, berwarna hijau keperakan dengan garis-garis hitam horizontal dan sirip merah atau oranye.

Corak yang unik menjadi keunggulan ikan pelangi kerdil bersirip merah. Namun, tidak hanya itu. Meski berasal dari Australia, spesies ini dapat menoleransi berbagai macam parameter kualitas air dan mudah berkembang biak di penangkaran.

16. Ikan pelangi Parkinsoni

Ikan pelangi Parkinsoni

Nama ilmiah: Melanotaenia parkinsoni

Masa hidup: 5 tahun

Panjang: 14 cm

Ciri khas: Bentuk tubuh lebar, berwarna abu-abu silver pada bagian kepala, dengan corak warna kuning, oranye, atau merah pada tubuhnya.

Baca Juga:   Akuarium Kecil untuk Hiasan di Kamar Tidur

Secara umum, ikan pelangi Parkinsoni memiliki warna dominan perak dan kuning cerah. Berbeda pada setiap individu, ikan pelangi Parkinsoni juga ada yang memiliki pigmentasi kuning di sisi tubuh, atau hanya pada sirip mereka.

17. Ikan pelangi bintik bermata biru

Ikan pelangi bintik bermata biru

Nama ilmiah: Pseudomugil gertrudae

Masa hidup: 12–18 bulan

Panjang: 4 cm

Ciri khas: Bentuk tubuh ramping, dengan bintik-bintik di sepanjang sirip dorsal dan anal, serta warna kuning pada sirip tubuh bagian depan dan ujung sirip ekor.

Corak unik, mata cantik, dan ukuran tubuh yang mungil, menjadikan ikan pelangi bintik bermata biru tampak begitu istimewa. Terlebih, dengan ukuran yang relatif sangat kecil, mereka kerap bergerak dalam kelompok besar yang siap menyemarakkan akuarium Anda.

18. Ikan pelangi Danau Tebera

warna ikan hias yang bagus

Nama ilmiah: Melanotaenia herbertaxelrodi

Masa hidup: 5 tahun

Panjang: 12 cm

Ciri khas: Bentuk tubuh lebar, berwarna kuning dengan garis hitam di sepanjang sisi tubuh.

Selain merepresentasikan habitat asalnya di Danau Tebera, Papua, spesies ikan pelangi ini memiliki nama ilmiah yang merujuk pada seorang akuaris, sekaligus ahli ikan tropis, Herbert Axelrod. Tergantung pigmentasi pada setiap individu, sirip mereka bisa jadi berwarna merah atau kuning.

19. Ikan Pelangi Sentani

Ikan Pelangi Sentani

Nama ilmiah: Chilatherina sentaniensis

Masa hidup: 5 tahun

Panjang: 12 cm

Ciri khas: Bentuk tubuh lebar, berwarna cokelat dengan garis-garis pucat dan ekor warna-warni.

Meski tidak berwarna cerah seperti sebagian besar spesies ikan pelangi, warna oranye kecokelatan pada ikan pelangi Sentani juga tampak menawan kala berpadu dengan rimbunan tanaman air. Terlebih, sirip mereka memiliki campuran pigmen biru, hijau, dan merah, serta dapat memantulkan cahaya ketika mereka berlalu-lalang.

Dapat hidup berdampingan, ikan pelangi Sentani berbagi habitat alami dengan ikan pelangi Irian merah. Sebagai catatan, spesies ini berstatus sangat terancam punah, sehingga Anda perlu memastikan untuk tidak mengadopsi ikan pelangi Sentani dari penangkapan alam, melainkan pengembangbiakkan di penangkaran.

20. Ikan pelangi timur

Ikan pelangi timur

Nama ilmiah: Melanotaenia splendida splendida

Masa hidup: 5 tahun

Panjang: 15 cm

Ciri khas: Bentuk tubuh lebar, dengan warna oranye dan abu-abu yang tergradasi, serta semburat warna-warni pada sisik.

Secara genetik, ikan pelangi timur sangat dekat dengan ikan pelangi gurun, namun dengan warna yang lebih terpigmentasi. Secara visual, ikan pelangi timur cocok dengan akuarium bernuansa terang dan memiliki banyak tanaman. Meski relatif sangat besar dibandingkan ikan pelangi lainnya, spesies ini juga akan optimal ketika hidup dalam kelompok kecil.

Memelihara ikan pelangi

Terlepas dari karakteristik fisik yang berkaitan dengan estetika, parameter kualitas air perlu menjadi prioritas utama kala Anda mengadopsi ikan pelangi. Terutama, jika Anda hendak menggabungkan mereka dengan spesies ikan lainnya.

Karena, berkompromi dengan air bukanlah pilihan yang bijaksana. Akan berjalan lebih baik, jika Anda memilih beberapa spesies dengan kebutuhan lingkungan yang sama, alih-alih mengutamakan penampilan fisik semata.

Di sisi lain, pertimbangkan pula interaksi sosial ikan pelangi. Umumnya, mereka lebih nyaman untuk hidup dalam kelompok, kecil atau besar. Sehingga, Anda perlu memelihara hingga lima atau enam individu untuk spesies yang relatif besar, dan delapan hingga sepuluh individu untuk spesies yang relatif kecil. Implikasinya, Anda juga wajib memastikan ketersediaan ruang bagi seluruh ikan.

Sementara itu, berkaitan dengan status konservasi beberapa spesies ikan pelangi, pastikan Anda tidak mengadopsi ikan yang berasal dari penangkapan alam, dan memilih ikan pelangi komersial, hasil dari pengembangbiakkan oleh peternak yang terpercaya.

error: