Kandang Anak Ayam untuk Pembesaran

daftarhewan.com. Tidak sedikit penggemar ayam yang menyerahkan pembesaran anak ayamnya kepada induknya, baik itu untuk anak ayam bangkok ataupun anak ayam kampung.

Banyak anak ayam yang mati sebelum sempat disapih menjadi besar, karena anak ayam itu tak kuat mengikut induknya berkeliaran (sehingga tersesat dan hilang), luka terinjak-injak oleh induknya sendiri atau terserang penyakit.

kandang anak ayam, kandang ayam kecil, kandang anak ayam bangkok, kandang anak ayam baru menetas, cara membuat kandang anak ayam dari bambu, cara membuat kandang anak ayam baru menetas, cara membuat kandang anak ayam, cara membuat kandang anak ayam dari kardus, kandang box ayam, cara buat kandang anak ayam, kandang anak ayam dari bambu, kandang pembesaran anak ayam, kandang anak ayam bangkok, kandang anak ayam baru menetas

Contoh kandang anak ayam

Kandang Pembesaran Anak Ayam

Agar anak ayam tumbuh sehat dan terpelihara baik, mulai saat menetas sampai berumur sekitar 2,5 bulan, sebaiknya dipelihara dalam sangkar pembesaran atau kandang anak ayam khusus, terpisah dari induknya. Dengan begitu mereka tidak akan lepas, turun ke tanah, dan tidak akan tercemar bibit penyakit karena makan makanan tercecer yang tercemar. Dalam kandang pembesaran, mereka jelas terjaga kebersihannya.

Baca Juga:   Domba Texel, Asal Usul dan Keunggulannya yang Super

Kandang anak ayam untuk pembesaran itu berbentuk kotak berukuran panjang 100 cm, lebar 100 cm, dan tinggi 75 cm. Tinggi kaki kandang dari dasar lantai sampai dasar kotak 25 – 35 cm. Kerangkanya terbuat dari kayu reng, dindingnya dari triplek, alas kandang dan penutup kotak bagian atas terbuat dari kawat kasa.

Kandang dibuat dengan membangun kerangka terlebih dahulu, kemudian baru dipasang bahan lain sebagai penutup kerangkanya. Penutup sisi luar berupa triplek, sedangkan alasnya kawat kasa berdiameter 1 cm. Di bawah alas kawat kasa dipasang penampung kotoran terbuat dari triplek dan atau seng yang mudah dibongkar pasang.

Dengan demikian kotoran tidak jatuh tercecer di lantai rumah, dan peternak lebih gampang pula membersihkannya. Dinding penutup bagian samping kandang, cuma separuh bagian saja yang dipasang sebagai dinding mati, separuh bagian lainnya dibuat sebagai pintu untuk keluar masuk anak ayam yang ditaruh di dalamnya.

Baca Juga:   Ayam Bangkok Lemas tak Bertenaga

Anak ayam keluar masuk kandang dengan diangkat menggunakan tangan. Kandang anak ayam pembesaran itu dilengkapi dengan lampu penghangat listrik.

cara membuat kandang anak ayam dari bambu, cara membuat kandang ayam dari kardus, cara membuat kandang anak ayam, cara membuat kandang anak ayam baru menetas, kandang ayam anakan, cara membuat kandang anak ayam dari kardus, desain kandang anak ayam, box anakan ayam, kandang anak ayam dari bambu, box anak ayam baru menetas, kandang anak ayam kampung, anak kandang, kandang ayam baru menetas, kandang pembesaran anak ayam, kandang anak ayam dari kardus

Desain kandang anak ayam

Cara Menggunakannya

Kandang pembesaran anak ayam itu bisa diisi 50 ekor anak ayam (DOC) atau anak ayam berumur 1 – 7 hari, dengan dilengkapi lampu penghangat sebesar 60 watt. Kalau anak ayamnya berumur 8 – 14 hari, kepadatannya harus dikurangi menjadi 40 ekor dan lampu penghangat cukup sebesar 400 watt saja.

Kalau anak ayamnya berumur 15 – 21 hari, kepadatannya juga diturunkan menjadi 30 ekor dan lampu penghangatnya cukup sebesar 25 watt. Kalau anak ayamnya berumur 22 – 28, kepadatannya diturunkan menjadi 20 ekor dan lampu penghangatnya cukup sebesar 15 watt.

Baca Juga:   Kambing Boer Terbesar, Asli Super!

Selanjutnya anak ayam sudah cukup untuk hidup dalam kandang pembesaran tanpa lampu penghangat. Jumlah kepadatannya itu bisa terus dipertahankan tetap 20 ekor sampai anak ayamnya berumur sekitar 2 bulan. Setelah itu anak ayam boleh dilepas di tanah dan hidup dalam kandang ayam umbaran terbatas.

error: