Kembang 7 Rupa untuk Mandi Burung Perkutut

daftarhewan.com. Kembang 7 rupa. Bagi sebagian orang Burung perkutut dipercayai sebagai binatang peliharaan yang mempunyai kekuatan magis, yang katanya dapat memengaruhi jalan kehidupan pemiliknya. Oleh karenanya, memandikannya juga tidak boleh asal-asalan seperti ternak lain.

Kembang 7 Rupa

Pada saat tertentu, burung perkutut selalu dimandikan dengan memakai beberapa macam bunga yang disebutkan kembang tujuh rupa atau bunga tujuh rupa agar tidak kehilangan pamor. Terlepas dari kepercayaan itu, memandikan perkutut dengan kembang tujuh rupa (yang disebut peninggalan nenek moyang kita), rupanya juga bermanfaat jika dilihat dari sisi kesehatan burung.

bunga 7 rupa, bunga tujuh rupa, kembang tujuh rupa, jenis kembang 7 rupa, bunga kembang 7 rupa, kembang 7 rupa untuk pusaka, macam kembang 7 rupa, macam macam bunga 7 rupa, nama bunga 7 rupa, bunga kembang tujuh rupa, jenis bunga 7 rupa

1. Apa Manfaatnya?

Kembang tujuh rupa apa saja? kembang 7 rupa terdiri dari dari bunga pacar china (Aglaia Odorata) yang mempunyai warna kuning, cempaka kuning (Michelia Champara), cempaka putih (Michelia Alba), melati (Jasminum Sambac), mawar merah (Rosa Hybrida), mawah putih (Rosa Hybrida), dan kenanga (Canangium Ordoratum), yang kesemuanya beraroma wangi, gampang didapatkan dan dibeli di pasar.

Baca Juga:   Apa Saja Makanan Burung Puyuh agar Sehat?

Disamping memunculkan aroma harum mewangi, beberapa diantaranya memiliki kandungan minyak atsiri yang dapat menghangatkan badan supaya tidak terkena pilek sekalian meningkatkan nafsu manggung burung tersebut.

Sebagai bahan tambahan ialah potongan daun pandan yang fungsinya mengharumkan, dan daun sirih yang dapat mencegah penyakit kulit dan mematikan dan menghilangkan kutu-kutu yang berkeliaran di lembaran bulu-bulunya.

Beberapa bahan itu direndam air leri (cucian beras) yang berperan menjaga kekuatan bulunya agar tidak gampang rontok.

perkutut pilek, perkutut klembeng, obat perkutut pilek, mengobati perkutut pilek, perawatan perkutut pilek, perkutut maungeus

2. Cara Memandikannya

Seluruh bahan yang sudah disebut sebelumnya dipendam air cucian beras. Burung yang hendak dimandikan, dibasahi dengan air rendaman bunga sampai bulu-bulunya basah.

Menyusul selanjutnya bagian kaki dan paruhnya dibersihkan sekalian digosok-gosok. Semua dilaksanakan dengan berhati-hati, janganlah sampai burung itu ketakutan atau menggelepar sampai bulu-bulunya rusak. Perlakuan yang terlampau kasar dapat menimbulkan depresi atau burung stres sehingga untuk beberapa saat lamanya perkutut tidak ingin manggung.

Baca Juga:   Apa Arti Burung Masuk Rumah, Kabar Baik atau Buruk?

Memandikan perkutut seharusnya dilaksanakan di siang hari saat cuaca cerah. Maksudnya agar setelah mandi bulu-bulunya cepat kering dan sang burung tidak kedinginan. Sesudah dimandikan, tempatkan dahulu perkutut pada tempat teduh kurang lebih selama 15 menit.

Sesudah basahnya menyusut, baru burung bisa dijemur di bawah sinar matahari. Memandikan perkutut dengan air bunga semacam ini dapat dilaksanakan seminggu sekali atau sebulan sekali.

error: