4 Kepiting Terbesar di Dunia yang Menjadi Makanan Lezat!

daftarhewan.com. Kepiting Terbesar di Dunia. Ada yang suka makan seafood? Tentunya pernah merasakan enaknya kepiting atau rajungan.

Kepiting Terbesar

Ternyata di dunia ini banyak jenis kepiting lho, bahkan ukurannya pun bervariasi dari kecil hingga sangat besar. Berikut ini kita akan membahas kepiting paling besar di dunia.

1. Kepiting Laba-laba Jepang (Japanese Spider Crab)

kepiting terbesar, kepiting terbesar di dunia, gambar kepiting terbesar, makan kepiting terbesar, penangkapan kepiting terbesar, kepiting laut terbesar, kepiting raksasa terbesar, gambar kepiting terbesar di dunia, jenis kepiting terbesar di dunia

Jika laba-laba normal membuat Anda merinding, sebaiknya Anda yang belum berpengalaman menghindari dan tidak mencoba menangkap salah satu arthropoda terbesar di dunia, Kepiting Laba-laba Jepang (Japanese Spider Crab).

Spesimen yang sangat besar dapat mencapai berat hingga 42 pon (19 kg), dan kepiting ini sering ditangkap untuk dimakan karena menghasilkan begitu banyak daging. Kepiting Laba-laba Jepang memang besar, tetapi mereka tidak kebal terhadap semua predator – mereka menggunakan kerangka luar yang kuat di samping kamuflase untuk menjaga diri mereka tetap aman.

Tahukah Anda?

Lobster Amerika adalah satu-satunya artropoda di dunia dengan massa lebih besar dari Kepiting Laba-laba Jepang.

Kepiting laba-laba hidup di perairan sekitaran Jepang, dan mempunyai bentang kaki paling panjang antara semua artropoda. Kepiting ini ialah makanan sedap dan karena itu jadi target penangkapan ikan.

Kepiting laba-laba Jepang mempunyai bentang kaki lebih kurang 3 meter dari cakar ke cakar, dan badannya bisa tumbuh sampai 40 cm dengan lebar karapas. Kepiting laba-laba dapat mempunyai berat sekitaran 20 kg.

Baca Juga:   20 Hewan yang Hidup di Tanah, dari Burung hingga Cacing

Tidak hanya ukuran, kepiting ini tidak sama dari kepiting yang lain dalam beberapa hal termasuk larvanya yang terlihat bengkok dan pleopodanya yang bengkok tidak biasa.

Kepiting ini punya warna oranye dengan kaki berbintik putih.

Habitat Dan Distribusi

Kepiting ini umumnya diketemukan di terlepas pantai selatan Jepang Honshu dari prefektur Kagoshima sampai Teluk Tokyo.

Kepiting dewasa hidup di kedalaman di antara 160 sampai 1.970 kaki dibawah laut. Kepiting laba-laba Jepang hidup di lubang dan sirkulasi di lingkungan laut yang lebih luas. Opsi temperatur mereka tidak dikenali, tapi mereka sudah diketemukan di Teluk Sirunga di mana temperatur umumnya sekitaran 10 derajat Celcius.

Makanan Kepiting Laba-Laba Jepang

Kepiting laba-laba ini omnivora, dan mengonsumsi apa yang tergolong kerang, ikan mati, ganggang, serta tanaman yang tumbuh di dasar laut.

Kepiting laba-laba Jepang lebih banyak mencari makan dibanding memburu.

Reproduksi

Kepiting laba-laba Jepang kawin secara musiman dari Januari sampai Maret, dan betina bertelur lebih dari 1,lima juta telur tiap musim walau cuman sedikit anak yang bertahan hidup. Sesudah menetas, yang muda dibiarkan mengontrol diri sendiri. Kepiting ini dapat hidup optimal 100 tahun di komunitas aslinya.

Walau kepiting laba-laba Jepang lebih berat dibanding kepiting raksasa Tasmania, ke-2 nya dipandang seperti kepiting terbesar di dunia. Kepiting laba-laba Jepang ialah yang paling berat kedua antara semua spesies Arthropoda tepat di belakang lobster Amerika.

2. Kepiting Raksasa Tasmania (Tasmanian Giant Crab)

kepiting terbesar di dunia, gambar kepiting terbesar, makan kepiting terbesar, penangkapan kepiting terbesar, kepiting laut terbesar, kepiting raksasa terbesar, gambar kepiting terbesar di dunia, jenis kepiting terbesar di dunia

Baca Juga:   12 Binatang Buas di Sekitar Sungai Amazon

Kepiting raksasa Tasmania (Tasmanian Giant Crab) ialah salah satu spesies kepiting dari genus Pseudocarcinis.

Kepiting Tasmania ialah spesies kepiting raksasa yang hidup di dasar laut berlumpur dan berbatu di terlepas pantai Australia Selatan pada kedalaman di antara 66 sampai 2.690 kaki.

Sepanjang musim dingin mereka kelihatan semakin banyak di seputar 620 sampai 1.310 kaki, sedang pada musim panas mereka diketemukan di kedalaman 360 sampai 590 kaki. Spesies kepiting Tasmania sudah ditangkap secara komersil di Australia semenjak 1992. Mereka ialah salah satu makhluk yang tumbuh lamban dan berusia panjang yang rawan terhadap penangkapan terlalu berlebih.

Dengan massa 39 lbs (17 kg) dan lebar karapas 18 inch (45 cm), rentang kakinya bisa mencapai 80 cm. Kepiting raksasa Tasmania adalah salah satu kepiting raksasa paling besar di dunia.

Kepiting raksasa Tasmania jantan lebih dari 2x ukuran kepiting betina. Betina mempunyai cakar yang mempunyai ukuran normal, dan jantan mempunyai satu cakar besar yang lebih panjang dari lebar karapas mereka.

Kepiting dewasa memiliki warna merah pada bagian atas dan putih kekuningan pada bagian bawah dengan cakar berujung hitam. Kepiting yang lebih muda warna merah dan kekuningan tampak di atas.

Makanan Kepiting Raksasa Tasmania

Kepiting ini berkembang biak di antara bulan Juni dan Juli dengan betina bawa sampai dua juta telur sepanjang 4 bulan. Sesudah menetas, larva mengapung dalam waktu kurang lebih 2 bulan sebelum mengendap.

Betina dewasa melepas karapas mereka setiap sembilan tahun, sedang remaja melakukan tiap 3-4 tahun. Kepiting mengonsumsi bangkai dan makhluk yang bergerak lamban seperti krustasea, gastropoda, dan bintang laut. Kanibalisme ada juga pada spesies ini.

Baca Juga:   Cara Hewan Berkembang Biak dan Contohnya

3. Kepiting Kenari (Coconut crab)

kepiting terbesar di dunia, kepiting bakau terbesar, kepiting raksasa di dunia, kepiting paling besar di dunia, kepiting paling besar, kepiting bakau terbesar di dunia, kepiting yang paling besar, kepiting yang terbesar di dunia, kepiting kenari terbesar

Ketam kenari atau Kepiting Kenari adalah spesies kelomang darat, juga dikenal sebagai kepiting kelapa atau pencuri palem dan bernama latin Birgus latro. Ini adalah arthropoda darat terbesar di dunia, dengan berat hingga 4,1 kg. Panjangnya bisa mencapai 1 m dari setiap ujung ke ujung kaki.

Amankah makan kepiting kenari?

Ketam kenari atau kepiting kenari dimakan sebagai makanan lezat – dan sebagai afrodisiak (peningkat menaikan gairah seksual) – di berbagai pulau, dan perburuan intensif telah mengancam kelangsungan hidup spesies tersebut di beberapa daerah.

Meskipun ketam kenari itu sendiri tidak beracun secara bawaan, ia dapat berubah menjadi begitu tergantung pada makanannya, dan kasus keracunan kepiting kelapa telah terjadi.

4. Kepiting Alaska (Red king crab)

kepiting alaska terbesar, kepiting besar di dunia, kepiting alaska terbesar di dunia

Salah satu kepiting alaska terbesar

Kepiting raja merah (Red king crab) atau Kepiting Alaska adalah salah satu spesies kepiting terbesar. Kepiting raja merah dapat mencapai lebar karapas hingga 28 cm (11 inci), rentang kaki 1,8 m, dan berat 12,7 kg (28 lb). Jantan bisa tumbuh lebih besar dari betina.

Kepiting raja merah (Paralithodes camtschaticus), juga disebut kepiting Kamchatka atau kepiting raja Alaska, adalah spesies kepiting raja (King Crab) yang berasal dari Samudra Pasifik bagian utara, termasuk Laut Bering dan Teluk Alaska, tetapi juga diperkenalkan ke Laut Barents dan menjadi sasaran utama industri perikanan.

error: