Penyakit Kucing Buang Air Besar Berdarah

daftarhewan.com. Kucing buang air besar disertai darah. Sebagian dari pemelihara kucing begitu peka terhadap keadaan hewan kesayangannya. Anda mungkin langsung panik ketika melihat sesuatu yang janggal pada kotoran kucing. Namun kebiasaan ini berdampak baik, sebab anda cenderung mampu mencegah gangguan kesehatan yang lebih serius.

ciri kotoran kucing yang sehat, ciri ciri kucing akan buang kotoran, ciri-ciri kotoran kucing yang sehat, ciri ciri kucing mau buang kotoran

Kotoran Kucing yang Normal

Seperti yang sering anda lihat, kucing normal mengeluarkan kotoran sepanjang 5-7,6cm. Diameternya sekitar 3cm. Warnanya cokelat sampai sawo matang. Bentuknya cukup bagus. Jika kotorannya tidak demikian, bisa jadi ada sesuatu yang tidak beres dengan kucing anda. Bahkan data mengenai kondisi kotorannya bisa menjadi info yang membantu dokter hewan anda.

Baca Juga:   Ketahui, 10 Alasan Kenapa Kucing Mengeong Terus

Darah pada Kotoran Kucing

Mengidentifikasi darah pada kotoran kucing memang jadi tugas yang menantang. Jika darah tersebut berasal dari usus bawahnya, terutama dari bagian usus besarnya (kolon distal), penampilan darah akan seperti darah pada umumnya. Anda mungkin akan mendapati tetesan darah pada kotak kotoran.

Jika darahnya berasal dari saluran usus yang lebih tinggi, khususnya bagian usus kecil, penampilannya berwarna cokelat atau hitam. Warnanya berubah karena adanya proses pencernaan oleh enzim. Kemunculannya berupa bintik-bintik gelap atau seperti bubuk kopi.

Anda mesti camkan, kalau diare dan sembelit sama-sama bisa menjadi dalang di balik tinja kucing yang berdarah. Sementara darah merah yang keluar tanpa diare atau konstipasi, biasanya mengarah pada permasalahan seputar rektum dan anus.

Lendir pada Kotoran Kucing

Kedengarannya memang menjijikan. Kotoran kucing anda tampak licin, berminyak, dan berlendir. Sebenarnya lendir sendiri merupakan sekresi normal yang berasal dari seluran usus, dengan tujuan membantu melumasi dan memfasilitasi saluran feses. Namun keadaan jadi tidak normal ketika cairan lendir tersebut banyak, dan warnanya kuning-hijau pucat.

Baca Juga:   20 Daftar Jenis Kucing Paling Mahal di Dunia, Ada Em-eman!

kucing buang air besar darah, kucing buang air besar disertai darah, kucing buang air kecil berdarah, penyebab kucing buang air besar berdarah, obat kucing buang air besar berdarah, penyakit kucing buang air besar berdarah, penyebab kucing buang air kecil berdarah, obat kucing buang air kecil berdarah

Penyebab Darah dan Lendir pada Kotoran

Alasan umum kenapa kotoran kucing anda sampai berdarah dan berlendir, yaitu:

  • Adanya perubahan makanan, tidak toleran terhadap makanan.
  • Inflammatory bowel disease (IBD) alias kolitis alias radang usus.
  • Adanya parasit usus seperti Giardia
  • Adanya infeksi
  • Adanya abses atau trauma
  • Adanya tumor atau polip usus
  • Adanya abses/infeksi kelenjar anal
  • Sembelit
  • Adanya toksin atau racun
  • Adanya kanker

Apa yang Harus Dilakukan?

Apapun ketidaknormalan pada kotoran kucing mesti anda laporkan pada dokter peliharaan. Masalah konstipasi yang terlambat ditangani bisa menyebabkan obstruksi usus. Masalah diare yang ditunda-tunda bisa membuat kucing jadi dehidrasi. Darah merah atau darah gelap yang anda temukan bisa menjadi petunjuk bagi kondisi buruk kucing anda sendiri.

Baca Juga:   Apa Manfaat Memelihara Kucing?

Mayoritas masalah kesehatan yang satu ini akan didiagnosis berdasarkan pemeriksaan fisik, riwayat medis, serta evaluasi tinja mikroskopis. Dokter kepercayaan anda akan sigap mencari darah, bakteri, parasit, atau indikator yang menyebabkan kucing anda terusik.

Jika kasusnya sudah cukup serius, dokter mungkin akan melakukan ultrasonografi, rontgen, tes darah, dan tes urin. Semuanya dilakukan untuk memastikan diagnosis, agar perawatan yang diberikan pun tepat.

Agar lebih meyakinkan, anda mungkin bisa meminta bantuan dokter hewan untuk menentukan benda atau mainan apa yang aman bagi kucing anda. Kucing Buang Air Besar Berdarah. #RD

error: