Seluk-beluk Kucing Ras Oriental, Si Energik Berwajah Unik

daftarhewan.com. Meski termasuk galur kucing siam, variasi genetik kucing oriental begitu beragam. Mereka hadir dalam berbagai corak dan gradasi warna, bahkan memiliki dua tipe bulu, pendek dan semi-panjang. Kendati demikian, kucing oriental juga memiliki ciri khas berupa wajah yang berbeda dari kucing kebanyakan.

berapa jenis kucing di dunia, nama-nama jenis kucing, nama nama jenis kucing, nama jenis kucing di indonesia

Kucing Jenis Oriental

Seperti apa karakteristik fisik dan perilaku mereka? Simak selengkapnya!

a. Ukuran

Kecil, hingga sedang.

b. Berat Tubuh

  • Jantan: 3,5-5 kilogram
  • Betina: 2,5-4 kilogram

c. Tipe Bulu

Pendek atau semi-panjang.

d. Variasi Warna

Abu-abu kebiruan, cokelat kemerahan, cokelat kekuningan, krem, abu-abu gelap, kuning kecokelatan, abu-abu keunguan, jingga kemerahan, dan putih. Kucing oriental dapat tampil dengan berbagai corak, mencakup solid, tabby, gradasi silver, smoke, dan tiga warna.

Baca Juga:   Kucing Ashera, Ras Eksotis Termahal yang Harganya Miliaran!

Bahkan, menurut Cat Fanciers ‘Association (CFA), ras kucing Oriental bisa menampilkan hingga 600 kombinasi warna, corak, dan tipe bulu.

e. Ciri Fisik

Kucing Oriental memiliki penampilan yang elegan. Postur tubuh mereka cenderung memanjang dan ramping, dengan leher yang jenjang. Raut wajah mereka begitu ikonik, dengan kepala mungil, telinga lebar, dan mata berbentuk almond. Oriental shorthair memiliki bulu pendek yang mengkilap, sedangkan oriental longhair berbulu semi-panjang.

f. Karakter dan Perilaku

Cerdas, penyayang, dan kerap mengeong, kucing oriental memiliki kepribadian yang lincah dan suka bermain seperti anak kucing. Mereka menyukai beragam mainan, mulai dari tikus catnip, hingga kardus, dan dapat menjadi penangkap yang andal.

Kucing oriental begitu setia dan berorientasi pada manusia, sehingga dapat menjalin ikatan yang erat dengan seseorang. Mereka juga menikmati waktu bersama dengan anak-anak, kucing lain, dan bahkan, anjing.

Yang perlu Anda cermati, kucing oriental begitu menyukai aktivitas dan interaksi, sehingga mereka tidak cocok menjadi satu-satunya hewan peliharaan.

Baca Juga:   Jenis Kucing Chartreux, Legenda dari Masa Carthusian

g. Masa Hidup

8-15 tahun

h. Perawatan Bulu

Telah disebutkan sebelumnya, bahwa terdapat dua jenis kucing oriental, yaitu jenis kucing oriental shorthair yang memiliki bulu pendek dan oriental longhair yang berbulu relatif panjang.

Untuk kucing oriental bulu pendek, Anda hanya perlu melakukan penyisiran secara berkala, agar kesehatan bulu tetap terjaga dan kerontokan bulu dapat terkendali. Sementara itu, Anda perlu melakukan penyisiran teratur pada kucing berbulu panjang, untuk meminimalisir kerontokan bulu dan mencegah kusut.

i. Kesehatan

Umumnya, kucing oriental tergolong sehat. Namun, sebagai bagian dari galur kucing Siam, mereka rentan mengalami masalah kesehatan, seperti cacat saraf bawaan, yang berakibat pada:

  • mata juling;
  • amiloidosis lever herediter; dan
  • kardiomiopati dilatasi, yang dapat mengurangi kemampuan jantung untuk berkontraksi.

Selain itu, ada pula risiko batu kandung kemih dan kanker sel mast.

j. Makanan

Seperti ras kucing lainnya, kucing oriental akan menjalani tumbuh kembang yang baik dengan nutrisi berupa produk makanan kucing berkualitas. Anda juga perlu memberikan produk makanan dengan formulasi tertentu, bagi kucing oriental yang mengalami masalah berat badan. Sementara itu, sajikan makanan khusus anak kucing, untuk kucing oriental yang berusia di bawah satu tahun.

kucing oriental shorthair, kucing ras oriental, kucing jenis oriental, asal kucing oriental, gambar kucing oriental shorthair, kucing bulu pendek oriental, sifat kucing oriental

Kucing Oriental Shorthair

k. Asal muasal Kucing Oriental

Meski sudah ada penyebutan tertulis terkait kucing Siam warna solid pada awal tahun 1800-an, namun pengembangbiakkan ras kucing oriental baru dimulai pada tahun 1950-an.

Baca Juga:   Kucing Selkirk Rex, si Unik Berbulu Keriting

Peternak di Eropa mulai melakukan pengembangbiakkan selektif, dengan menyilangkan kucing Siam dengan Russian Blue, British Shorthair, Abyssinia, dan kucing domestik berbulu pendek untuk meningkatkan variasi genetik.

CFA pun mengakui ras kucing oriental shorthair pada tahun 1977. Sementara ras oriental longhair secara resmi baru terdaftar pada tahun 1995.

l. Fakta Menarik

  • Ras kucing oriental, terdiri dari dua varietas, yaitu shorthair dan longhair. Menariknya, kedua varietas tersebut, dapat muncul dalam satu kloter kelahiran.
  • Kucing oriental longhair sebenarnya memiliki panjang bulu sedang, dan dianggap langka.
error: