Leopard Gecko,Tokek Leopard yang Banyak Diminati

daftarhewan.com. Satu lagi jenis reptil yang banyak dipelihara hobiis, Leopard gecko, si tokek India yang panjang maksimalnya tak lebih dari 25 cm. Meskipun sebangsa tokek, tapi binatang ini tak membuat gaduh seperti tokek liar yang suka menempel di dinding rumah.

Tak heran di luar negeri dia cukup populer sebagai hewan peliharaan. Apalagi reptil kecil ini berwarna kuning dengan toto-totol ungu di seluruh tubuhnya mempunyai gaya berjalan yang unik, tegap bagai serdadu.

Mengenal Leopard Gecko

apa itu leopard gecko, berapa lama umur leopard gecko, cara memelihara leopard gecko, cara merawat gecko untuk pemula, cara merawat leopard gecko, cara merawat leopard gecko baby

Leopard gecko (Tokek Leopard) mempunyai kelopak mata yang dapat digerakkan. Jari-jarinya tidak memiliki “perekat” yang memungkinkannya memanjat dinding atau gelas. Namun ujung jarinya bercakar tajam yang merupakan “alat” tambahan pada saat memanjat tebih berbatu.

Karena memiliki ekor gemuk, “Dalam perdagangan tokek ini sering disebut indian atau pakistani fat tailed gecko. Disebut tokek India karena berasal dari India. Ada juga yang menjulukinya tokek bertotol karena permukaan tubuhnya dipenuhi totol-totol. Semakin tua totol-totol di tubuhnya akan semakin terlihat jelas.

Leopard gecko adalah satu dari sekian banyak tokek dari famili Gekkonidae. Hewan dengan nama latin Eublepharis macularius dan pemakan serangga ini mulanya berasal dari Afganistan, India bagian utara dan Pakistan. Saat ini hasil penangkarannya telah tersebar ke berbagai penjuru dunia, terutama didatangkan dari Amerika Serikat.

Baca Juga:   Hewan Unggas (Fowl): Klasifikasi, Karakteristik, dan Contoh Spesies

Di alam liar atau alam liar habitat aslinya, tokek yang dapat bertahan hidup mencapai umur 15 – 20 tahun ini hidup di balik batu di daerah gurun. Umur produktifnya biasanya sejak umur 16 – 20 bulan, dengan musim kawin Januari sampai dengan September.

1. Sejarah Leopard Gecko

Dalam berbagai literatur disebutkan Leopard gecko telah dikembangkan sebagai hewan peliharaan sejak awal tahun 1960-an di Eropa dan Amerika dengan induk didatangkan dari Pakistan. “Dialah cicak pertama yang ditangkarkan dan dikembankan secara besar-besaran untuk tujuan komersial, baik untuk keperluan penelitian maupun sebagai sebagai hewan peliharaan.

Di Amerika Serikat saja ribuan ekor Leopard Gecko dihasilkan setiap tahun karena popularitasnya sebagai tokek peliharaan yang dapat diterima. Di Indonesia sendiri, Leopard gecko ini menjadi hewan peliharaan yang cukup banyak diminati.

Walaupun harganya cukup tinggi, binatang ini banyak dicari pecinta reptil di Jakarta dan beberapa kota lainnya. Untuk baby nya saja toko online atau market place mematok harga kurang lebih 100.000 / ekor dan untuk dewasa bisa mencapai harga 1 juta rupiah bahkan lebih.

Baca Juga:   Kura-Kura Raksasa Galapagos yang Kian Terancam

2. Cara Merawat Leopard Gecko

Memang cukup beralasan jika Tokek leopard banyak diminati. Sebab selain bentuk dan gayanya yang menarik, hewan ini juga tidak memerlukan tempat luas untuk dipelihara. Cukup menyiapkan kotak kaca (seperti akuarium) berukuran 10 galon (37 liter) untuk memelihara satu ekor tokek ini.

cara pelihara leopard gecko, cara pelihara leopard gecko leopard gecko, cara perawatan gecko, cara ternak gecko, for leopard gecko leopard geckos, Leopard Gecko, leopard gecko adalah, leopard gecko morph, mengenal leopard gecko, morphs of leopard geckos, Tokek Leopard

Leopard gecko – via : wikipedia.org

Bagian dasar kotak kaca kemudian diberi pasir (bukan pasir pantai) atau pecahan-pecahan kulit kayu yang telah disterilkan setebal 2-3 cm. Ke dalam kotak kaca diberikan naungan sebagai tempat tidur tokek totol-totol ini, berupa batu datar dan gabus. Jika dibentuk terarium, sebaiknya dipakai tanaman-tanaman sukulen seperti Sansevieria sp. atau tanaman plastik.

Biasanya bagian atas kotak kaca atau terarium perlu ditutup untuk menghindari masuknya hewan peliharaan lain seperti kucing ke dalam kotak kaca. Penutup kotak kaca ini harus diberi lubang-lubang angin agar aliran udara di dalamnya dapat berjalan lancar. Seperti halnya wadah pemeliharaan untuk reptil lainnya, wadah untuk leopard gecko juga perlu diberi lampu pijar sebagai sumber panas.

Baca Juga:   Inilah Jenis Hewan Peliharaan yang Tidak Bau

3. Makanan Leopard Gecko

Sebagai pakannya, dapat diberi jangkrik atau ulat hongkong. Pemberiannya harus dalam keadaan hidup, karena Leopard gecko menyukai mangsa yang aktif. Jangkrik dan ulat hongkong ini sebelumnya diberi makan vitamin dan mineral, agar memenuhi syarat untuk kebutuhan konsumsi leopard gecko. Jika tidak, jangkrik dan ulat hongkong bisa juga dilumuri vitamin dan mineral sebelum diberikan kepada leopard gecko.

Untuk minumannya dapat diberikan air bersih 2-3 kali seminggu. Wadahnya sebaiknya datar, seperti tatakan gelas. Sebab dia tidak bisa meminum dari wadah yang airnya tidak terlihat oleh matanya.

Mengingat jantannya sangat agresif dan kompetitif, terutama dalam usia dewasa, sangat dianjurkan untuk menghindarkan penempatan 2 ekor jantan dalam 1 wadah. Apalagi jika di dalanya ada leopard gecko betina. Sebab hal ini dapat menyebabkan terjadinya perkelahian di antara mereka dengan akibat luka-luka di mulut dan bagian tubuh lainnya.

Jika ini telah terjadi, dapat disembuhkan dengan obat antibiotik. Paling baik digunakan salep mata seperti Kemicetine atau Garamicyn. Hal lain yang perlu diperlu diperhatikan adalah menghindarkan putusnya ekor reptil ini. Sebab ekornya akan menjadi pendek dan lebih gemuk sehingga kurang menarik.

error: