Mengobati Penyakit Cacar pada Perkutut

Posted on

daftarhewan.com. Mengobati Penyakit Perkutut. Penyakit cacar ini bisa menyerang kulit maupun rongga mulut perkutut. Bila cacar masih menyerang kulit, ada kemungkinan untuk disembuhkan. Tapi kalau menyerang rongga mulut, kematian sering kali mengancam. Bagaimana mencegah dan mengobatinya?

Penyakit Cacar pada Perkutut

Penyakit cacar seringkali menimpa burung berkicau termasuk perkutut. Namun sering kali penyakit ini diabaikan begitu saja oleh pemiliknya. Padahal akibatnya sangat fatal. Sangat disayangkan kalau perkutut yang bersuara indah mati akibat cacar. Penyebab cacar ini adalah virus Borreliota avium, yang bisa ditularkan lewat udara, kontak langsung, lewat makanan, minuman serta gigitan serangga atau nyamuk.

Baca Juga:   8 Burung Migrasi Terjauh di Dunia

Ada jenis penyakit cacar yaitu tipe kering dan tipe basah. Tipe kering atau disebut juga cacar kulit, yang menyerang kulit, “bibir” sudut paruh dan daerah sekitar mata. Sedangkan tipe basah (difterik) atau wet pox menyerang saluran pernapasan.

cara mengatasi perkutut rontok, ekor perkutut rontok, perawatan perkutut rontok, kenapa bulu perkutut rontok, perkutut rontok bulu, bulu perkutut rontok, bulu ekor perkutut rontok, bulu kepala perkutut rontok

1. Penyakit Kulit Paling Sering Menyerang

Serangan penyakit kulit seperti cacar kulit ini diawali dengan timbulnya bintik-bintik kuning di permukaan tubuh perkutut, sudut bibir atau paruh, dan pada daerah kulit yang tidak ditumbuhi bulu. Bintik atau bisul yang pecah akan mengeluarkan cairan bercampur darah, kemudian mengering membentuk keropeng berwarna cokelat. Cacar yang sudah kering ini sebaiknya dibersihkan menggunakan pisau tajam, lalu luka tadi diolesi betadine.

Baca Juga:   Kembang 7 Rupa untuk Mandi Burung Perkutut

2. Cacar basah Sering Mengakibatkan Kematian

Cacar basah / wet pox yang bersifat difterik ini ditemukan di dalam rongga mulut. Karenanya agak sulit untuk diobati. Tidak jarang cacar yang mengering itu tertelan oleh perkutut. Satu-satunya cara mengobati perkutut yang terkena penyakit ini dengan menggunakan vitamin A dosis tinggi. Pengobatan ini sifatnya simptomatis (secara tidak langsung).

Fungsinya hanya memperbaiki sel-sel epitel di permukaan saluran pernapasan dan pencernaan, dengan harapan luka karena cacar dapat mengelupas. Pengobatan dilakukan dengan mencampur 1 gram vitamin A dosis tinggi (Rhodivit, misalnya) dengan 6 ml air. Larutan vitamin ini diberikan sebagai minuman perkutut.

Perkutut yang terserang biasanya napasnya sesak, nafsu makan dan minum berkurang. Kalau keadaan ini berlarut-larut, perkutut lambat laun akan mati.

Baca Juga:   Perbedaan Merak Biru dan Hijau

3. Tindakan Pencegahan Sangat Penting

Untuk menghindari virus penyebab cacar sebaiknya memperhatikan sanitasi lingkungan. Kandang atau sangkar, tempat makan dan minum, makanan dan minumannya diusahakan tetap terjaga kebersihannya. Diusahakan juga mencegah burung-burung liar mendekati sangkar.

Tindakan yang bersifat pencegahan ini berlaku juga pada waktu burung dibawa ke daerah lain atau saat mengikuti lomba.

Selain sanitasi, vaksinasi juga merupakan upaya pencegahan penyakit cacar yang tepat. Sebaiknya pada anakan perkutut yang baru berumur 8 minggu diberi vaksin khusus untuk cacar. Dengan tindakan ini diharapkan perkutut kesayangan Anda terhindar dari cacar yang membahayakan. (Si)