Pelatuk Bawang, Burung Gacor Bersuara Tinggi

daftarhewan.com. Burung pelatuk yang dikenal dengan nama ilmiah atau nama latin Dinopium javanense, lebih dikenal dengan sebutan Pelatuk Bawang di Jawa. Ukurannya sedang, kakinya pendek. Bulunya yang berwarna dasar cokelat kemerahan memiliki garis-garis hitam pada sayap dan bawah badannya, sehingga tampak aneh kalau sedang berdiri.

Pelatuk Bawang

Dalam bahasa Inggris burung ini diketahui bernama Common Flameback ataupun Common Goldenback. Di Indonesia serta Melayu burung pelatuk bawang diketahui pula dengan sebutan burung jelatuk, belatuk pinang muda, serta Pelatuk besi.

pelatuk bawang, pelatuk bawang gacor, suara pelatuk bawang, pelatuk bawang gacor panjang, pelatuk bawang betina, anakan pelatuk bawang, pelatuk bawang mp3, pelatuk bawang jantan, pelatuk bawang jantan dan betina, suara pelatuk bawang betina, pelatuk beras

Burung Pelatuk Bawang tergolong bersuara unik dan gacor. Bunyinya yang keras melengking sering diulang-ulang dengan cepat. Nada suaranya sangat tinggi dan tajam, “Kwi, kwi, kwi, kwi,” dengan intonasi menurun. Pelatuk bawang termasuk burung yang disukai orang, karena tergolong burung kicauan yang unik.

Bentuknya yang Unik

Pelatuk bawang gacor ini merupakan burung pemakan serangga berukuran sedang. Tubuhnya sepanjang 21 cm berwarna cokelat kemerahan dengan beberapa garis hitam pada sayap dan sedikit bergaris pada bagian bawah badannya. Hanya burung jantan yang memiliki bercak merah di bawah dan samping mata. Bulu iris mata dan jambulnya merah, baik yang jantan maupun betina.

Baca Juga:   Apa Saja Makanan Burung Puyuh agar Sehat?

Paruhnya yang hitam sangat kuat dan runcing seperti pahat. Paruh itu sangat berguna untuk mengebor atau mematuk kayu ketika membuat lubang atau mencari serangga. Lidahnya panjang, ramping dan sapat dijulurkan sepanjang 5 cm dan paruhnya untuk meraih dan menggulung serangga yang menjadi makanannya.

Pelatuk bawang berkaki pendek dan bercakar tajam pada jari kedua dan ketiga dengan bentuk mengarah kedepan. Jari keempat terletak di sisi. Yang terkecil jari pertama dan bentuknya mengarah ke depan. Jika ia hinggap di pohon, tubuhnya disangga oleh ekor yang pendek dan kuat.

Penggemar yang menyukai burung ini memeliharanya dalam sangkar kawat. Karena burung pelatuk ini asli pemakan serangga, makanan burung pelatuk bawang adalah kroto, semut, atau larva serangga lain, seperti ulat hongkong.

Baca Juga:   Cara Memelihara dan Merawat Burung Merak

Hasil Tangkapan Alam

Pelatuk bawang kebanyakan merupakan hasil dari tangkapan dari alam liar. Burung liar itu bersarang pada liang pohon berbentuk terowongan vertikal. Liang dipahat dengan paruh. Susunan sarang di dalam lubang dibuat dari serpihan-serpihan kayu dari lubang yang dibuatnya.

Sebelum membuat lubang, burung ini menokok dan mengetok-ngetok untuk memeriksa batang kayu dengan paruhnya. Getaran yang diterima kaki, ekor dan paruh bisa menentukan di tempat itu ada serangga atau tidak.

Sebagian besar waktu pelatuk bawang yang hidup di alam dihabiskan untuk berkeliaran di pohon-pohon sambil memahat bagian pohon yang telah mati guna mencari serangga. Sifat dan kebiasaan hidupnya suka menyendiri (soliter) atau hidup berpasangan di hutan.

pelatuk bawang gacor, pelatuk bawang, suara pelatuk bawang, pelatuk bawang gacor panjang, pelatuk bawang betina, anakan pelatuk bawang, pelatuk bawang mp3, pelatuk bawang jantan, suara pelatuk bawang betina, burung pelatuk bawang merah

Pelatuk bawang jantan (kiri) dan betina (kanan)

Burung ini termasuk satwa menguntungkan manusia, karena merupakan predator serangga pengerat yang terdapat di dalam jaringan batang kayu. Namun, dibalik keuntungannya burung ini juga bisa merugikan, kalau patukannya merusak dan mengganggu pertumbuhan pucuk tanaman.

Baca Juga:   Cara Ternak Burung Falk Australia untuk Pemula

Di Jawa, pelatuk bawang berkembang-biak antara bulan April sampai September. Biasanya menghasilkan telur tidak lebih dari 3 butir terlur berwarna putih. Burung betina yang sedang mengerami telurnya sering mengeluarkan bunyi seperti suara tabur yang dipukul berulang-ulang.

Bunyi itu berasal dari paruh yang dipukulkan beruntun pada dinding kayu sarang, sehingga terdengar seperti suara tong kosong yang dipukul-pukul dengan irama teratur.

Walau banyak orang menganggap pelatuk bawang ini burung langka, tapi burung itu sepertinya belum termasuk satwa yang dilindungi undang-undang. Menurut John Mackinnon dalam bukunya, pelatuk bawang salah satu jenis burung yang sangat luas penyebarannya, mulai dari India sampai Vietnam.

Di Indonesia burung ini terdapat di Sumatera, Kalimantan, dan Jawa. Di Jawa, pelatuk bawang terutama terdapat di dataran rendah di daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Habitatnya hutan terbuka, hutan sekunder, dan tepi hutan dataran rendah.

error: