Home » Ikan Cupang » Penyakit Ikan Cupang: Pengobatan dan Cara Mengatasinya

Penyakit Ikan Cupang: Pengobatan dan Cara Mengatasinya

daftarhewan.com. Penyakit ikan cupang dan cara mengatasinya. Dalam hal penyakit, mencegah lebih prioritas daripada mengobati. Begitu pula pada penyakit-penyakit yang menjangkiti hewan peliharaan, seperti ikan cupang.

Dengan menciptakan ekosistem akuarium yang kondusif, Anda dapat menjaga kesehatan dan kesejahteraan ikan cupang.  Namun, Anda juga perlu mengenali tanda-tanda penyakit dan mengetahui tindakan yang harus segera dilakukan, sebagai antisipasi ketika terjadi beragam kondisi di luar kendali.

Penyakit Ikan Cupang: Diagnosis, Pencegahan, dan Penanganan

Beberapa gejala pada ikan cupang yang perlu Anda waspadai, antara lain:

  • Tidak aktif, tampak lemas, tidak agresif, dan bersembunyi.
  • Selera makan hilang atau berkurang dalam beberapa hari.
  • Warna memudar.
  • Sulit bernapas.
  • Sirip menggumpal atau saling menempel.
  • Sirip membusuk atau terurai.

Meski belum menunjukkan gejala penyakit yang serius, gejala-gejala di atas berkaitan erat dengan stres dan gangguan kesehatan pada ikan cupang. Maka, Anda perlu segera mengambil tindakan, agar komplikasi tidak berlanjut dan membahayakan nyawa ikan cupang.

A. Jenis-jenis penyakit ikan cupang

Terdapat berbagai jenis penyakit ikan cupang, akibat infeksi bakteri, jamur, atau parasit. Namun, berikut ini penyakit dengan prevalensi paling tinggi, atau paling sering terjadi pada ikan cupang peliharaan:

Penyakit Gejala Penyebab Tindakan
Kolumnaris Tumbuh serabut menyerupai kapas di sekujur tubuh dan insang. Stres, kualitas air yang buruk Menjaga kebersihan air dan/atau obat anti jamur
Dropsy (sisik nanas) Pembengkakan tubuh dan sisik yang terbuka (seperti nanas). Infeksi virus, bakteri, atau parasit Kanamycin Sulfate atau Maracyn II
Lubang di kepala Lubang kecil yang terlihat di bagian atas mata. Kualitas air yang buruk dan kurang nutrisi Menjaga kebersihan air dan memberi makanan bernutrisi tinggi.
Ich (bintik putih) Bintik atau bercak putih pada tubuh dan sirip, serta menggosokkan badan ke aksesori akuarium. Kualitas air yang buruk, stres, atau tertular ikan lain. Menjaga kebersihan air, dan mengobati dengan Rid Ich Plus atau Mardel Copper Safe
Pembusukan sirip dan ekor Tepian sirip dan ekor menyusut, tampak tidak beraturan, dengan warna merah atau hitam. Kualitas air yang buruk Menjaga kebersihan air, dan mengatur kadar garam di akuarium. Pada kasus yang lebih serius, membutuhkan antibiotik Maracyn II atau Kanaplex
Pembengkakan mata Mata yang menggembung Terpapar air berkualitas buruk dalam jangka panjang atau tuberkulosis Menjaga kebersihan air, dan antibiotik Maracyn II atau Kanaplex
Gangguan gelembung renang (Swim Bladder Disorder) Mengapung  terbalik, sulit bernapas dan kesulitan berenang. Mutasi genetik, terlalu banyak makan, atau infeksi bakteri Membiarkan ikan berpuasa sejenak selama 2—3 hari, dan antibiotik Maracyn II
Tumor Pembengkakan atau benjolan. Bervariasi Kemungkinan besar akan berujung fatal.
Velvet (bintik emas) Kulit seperti berkarat dengan warna kuning atau keemasan, serta menggosok-gosokkan tubuh ke aksesori akuarium. Stres, air dingin dan berkualitas buruk Menjaga kebersihan air, mengatur suhu air sekitar 24,5—27°C, dan menggunakan Mardel Copper Safe.
Baca Juga:   Nama Jenis Ikan Cupang Plakat Beserta Gambar dan Harganya

Setelah mendiagnosis kondisi ikan cupang, ada baiknya Anda segera bertindak sesuai prosedur penanganan untuk masing-masing gejala. Berikan pengobatan dengan berpedoman pada petunjuk di setiap produk, terutama jika produk mengandung antibiotik. Karena, apabila Anda tidak menetapkan jadwal pemberian antibiotik dengan benar atau berhenti sebelum waktunya, Anda justru dapat meningkatkan imunitas parasit yang menginfeksi ikan cupang.

Di samping itu, apabila ikan cupang tinggal dalam satu akuarium bersama ikan lain, menggunakan filter karbon, atau tanaman air, akan lebih baik jika Anda mengkarantina ikan cupang pada tangki tersendiri selama menjalani pengobatan. Sementara jika ikan cupang tinggal sendirian dalam akuarium, Anda dapat mengobatinya pada akuarium tersebut.

B. Penyakit ikan cupang: penjelasan dan gambarnya

Anda dapat menangani beberapa penyakit ikan cupang dengan cukup mudah, namun ada kalanya berujung fatal. Karena itu, cobalah lebih peka dan amati kondisi ikan cupang setiap hari. Kenali pula karakter ikan cupang peliharaan Anda, agar dapat menyadari jika mereka bertingkah aneh atau terdapat tanda-tanda abnormal.

Baca Juga:   Nyari Aquarium Ikan Cupang Keren? Ini Rekomendasi Terbaik!

Berikut ini penggambaran tentang macam-macam penyakit ikan cupang yang umum terjadi:

1. Kolumnaris

penyakit ikan cupang dan cara mengobatinya, penyakit ikan cupang dan pengobatannya, obat alami penyakit ikan cupang, jenis penyakit ikan cupang dan cara mengobatinya, ciri penyakit ikan cupang, gambar penyakit ikan cupang, penyakit pada ikan cupang hias, mencegah penyakit ikan cupang, penyakit ikan cupang dan cara pengobatannya

Dalam kondisi habitat yang tidak ideal, seperti penuh sesak dan air tidak terawat, infeksi bakteri dapat terjadi melalui bagian tubuh ikan yang terbuka, baik mulut maupun insang. Infeksi bakteri dapat berimplikasi menjadi kolumnaris, yang menimbulkan gejala berupa serabut kapas di bagian mulut, insang, sirip, atau tubuh ikan cupang. Gejala lain juga berupa lesi dan kerusakan pada insang.

2. Dropsy (Sisik nanas)

penyakit sisik nanas pada ikan cupang, ciri ciri ikan cupang terkena penyakit sisik nanas, gambar penyakit ikan cupang, penyakit pada ikan cupang hias, hama penyakit ikan cupang, mencegah penyakit ikan cupang, jenis penyakit pada ikan cupang, penyakit kulit ikan cupang

Menjadi gejala dari penyakit lainnya, terdapat berbagai faktor penyebab dropsy, mulai dari virus, parasit, bakteri, hingga gizi buruk. Sebagai antisipasi, Anda perlu mengenali tanda-tanda dropsy, berikut ini:

  • Pembengkakan di daerah perut, karena penumpukan cairan pada organ dalam yang bermasalah.
  • Sisik mengembang dan terbuka, menyerupai nanas atau pinus.
  • Cenderung mendekati permukaan untuk mengambil oksigen.
  • Selera makan nyaris hilang.

3. Pembusukan sirip dan ekor

jenis penyakit pada ikan cupang,penyakit kulit ikan cupang, mengatasi penyakit ikan cupang, mengenal penyakit ikan cupang, nama penyakit ikan cupang, penyakit sirip ikan cupang, penyakit sisik pada ikan cupang, penyakit yang sering menyerang ikan cupang

Barangkali sulit untuk membedakan antara gejala pembusukan atau luka karena pertarungan dan tergores komponen akuarium. Namun, kamu perlu waspada apabila pada tepian sirip dan ekor ikan cupang yang bermasalah, terdapat warna hitam atau merah, ada kalanya sedikit berdarah, dan terus menyusut akibat terurai karena pembusukan.

4. Lubang di kepala

apa saja penyakit ikan cupang, cara menyembuhkan penyakit ikan cupang, cara mengobati penyakit ikan cupang, cara mengatasi penyakit ikan cupang, cara mencegah penyakit ikan cupang, nama penyakit ikan cupang, obat untuk penyakit ikan cupang, obat penyakit ikan cupang, obat alami penyakit ikan cupang

Akibat kurang nutrisi dan kualitas air yang buruk, bisa jadi muncul lubang kecil, luka, atau penyok, pada kepala atau di sekitar mata ikan cupang. Rongga-rongga tersebut dapat menjadi semakin besar dan dapat berujung fatal, apabila tidak segera Anda tangani dengan optimal.

5. Ich (Bintik putih)

penyakit ikan cupang dan pengobatannya, penyakit berak putih pada ikan cupang, penyakit bintik putih pada ikan cupang, jenis penyakit ikan cupang dan cara mengobatinya, gambar penyakit ikan cupang, mencegah penyakit ikan cupang, penyakit kulit ikan cupang, penyakit yang sering menyerang ikan cupang

Anda perlu curiga ketika ikan mulai menggosokkan badan pada dekorasi akuarium. Perilaku tersebut bisa terjadi ketika ikan cupang mengalami ich, dan berusaha mengeluarkan parasit pada tubuh mereka. Anda dapat mengenali gejala ich, melalui bintik-bintik putih kecil seukuran butir gula, yang dapat muncul di sekujur tubuh ikan cupang.

6. Pop eye (mata bengkak)

penyakit ikan cupang pop eye (mata bengkak) ikan cupang, penyakit ikan cupang mata bengkak, penyakit mata bengkak pada ikan cupang, penyakit pop eye pada ikan cupang, obat penyakit mata ikan cupang

Penyakit ikan cupang pop eye (mata bengkak) – via : bettafish.org

Paparan air berkualitas buruk dalam jangka panjang, dapat menyebabkan pembengkakan di salah satu atau kedua mata ikan cupang. Namun, meski pop eye dapat sembuh dengan memperbaiki kualitas air dan menjaga kebersihan akuarium, ada kalanya pembengkakan mata juga menjadi gejala TBC yang lebih serius dan dapat berakibat fatal.

Baca Juga:   Ikan yang Bisa Dicampur dengan Ikan Cupang

7. Septicemia (goresan merah)

Septicemia merupakan infeksi bakteri yang menyerang ikan cupang ketika mengalami stres, akibat terluka atau perubahan lingkungan yang begitu cepat. Dengan gejala berupa goresan merah pada tubuh ikan cupang dan ada kalanya disertai pembengkakan mata, septicemia akan sulit terdeteksi jika ikan berwarna merah.

Penyakit ini dapat berlanjut menjadi kerusakan organ apabila tidak segera ditangani. Di sisi lain, Anda juga perlu melakukan tes air, karena goresan-goresan merah juga dapat terjadi apabila ikan cupang mengalami keracunan nitrit.

8. Gangguan gelembung renang

Makan berlebihan dapat membuat ikan mengalami kembung dan sembelit, sehingga berimplikasi pada gangguan gelembung renang. Cukup mudah untuk mendeteksi kondisi ini, karena ikan akan berenang secara vertikal, dengan membalik tubuh, terus mendekati permukaan air, atau justru berbaring di bawah tangki.

9. Velvet

penyakit bintik putih pada ikan cupang, gambar penyakit ikan cupang, mengobati penyakit ikan cupang, mengatasi penyakit ikan cupang, penyakit sisik nanas pada ikan cupang, penyakit sisik pada ikan cupang, ciri ciri ikan cupang terkena penyakit sisik nanas

Penyakit velvet ikan cupang – via : nippyfish.net

Untuk mendeteksi velvet, Anda perlu menyinari ikan cupang dan menemukan bintik-bintik kuning keemasan seperti karat pada tubuh, insang, atau sirip ikan cupang. Selain itu, karena velvet merupakan infeksi parasit, maka ikan cupang kerap menggosokkan tubuh ke komponen akuarium.

C. Masalah umum yang terjadi pada ikan cupang

Meski Anda harus segera bertindak ketika ikan cupang mengalami gangguan kesehatan, namun hati-hati dalam memberikan pengobatan. Karena, ada kalanya gejala tertentu tidak menjadi akibat dari penyakit berat, melainkan gejala ringan yang dapat diatasi tanpa obat atau antibiotik.

Berikut ini beberapa masalah yang umum terjadi pada ikan cupang:

Gejala Penyebab Penanganan
Sembelit Makan berlebihan dan makanan kurang mengandung serat Puasa selama 2—3 hari, selanjutnya memberi makan polong-polongan atau makanan ikan berkualitas tinggi.
Lesu Air yang terlalu dingin, pH tinggi, tingkat nitrit dan nitrat, stres, atau penyakit. Mengatur suhu sekitar 24—27°C, mengganti air secara rutin, memberi tempat persembunyian.
Penurunan selera makan Tidak lapar, air terlalu dingin, usia lanjut, stres, atau penyakit.. Mengatur jadwal dan porsi makan ikan, mengidentifikasi risiko penyakit dan gangguan kesehatan.
Menggigit ekor Kebosanan Melatih kewaspadaan ikan cupang, menambahkan tanaman, dekorasi, dan mainan untuk ikan cupang.

Tapi … yang terpenting, Anda harus selalu memegang prinsip, bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati, ya!

error: