Home » Kucing » Apa Saja Penyakit pada Kucing?

Apa Saja Penyakit pada Kucing?

daftarhewan.com. Macam-macam penyakit kucing. Pada dasarnya, merawat kucing tidaklah rumit. Apalagi mereka juga pandai merawat diri sendiri. Bahkan mereka begitu higienis. Meski demikian, hal itu tidak menutup kemungkinan adanya beberapa penyakit yang hinggap.

penyakit kucing apa, penyakit kucing di mata, penyakit kucing dan pengobatannya, penyakit kucing kecil, penyakit kucing lemas, penyakit untuk kucing, macam macam penyakit kucing, 5 penyakit pada kucing, apa saja penyakit kucing, apa itu penyakit fip kucing, apa penyakit kucing, nama penyakit kucing, nama penyakit pada kucing, penyakit kucing dan obatnya

Penyakit kucing di mata – via : pinterest.com

Berikut ini 6 Penyakit Paling Umum yang Menyerang Kucing:

1. Muntah

Kucing muntah merupakan fenomena yang sering terjadi. Penyebabnya beragam. Bisa jadi karena tidak sengaja menelan makanan beracun atau sesuatu yang mestinya tidak dimakan (seperti karet), penyakit saluran kemih, infeksi, diabetes, dll. Gejalanya sendiri cukup jelas, yakni dengan adanya air liur berlebih serta perut yang tampak berat.

Seperti pada manusia, muntah pada kucing pun bisa mengakibatkan dehidrasi. Jika keadaannya mengkhawatirkan, anda bisa segera menghubungi dokter. Anda mungkin bisa membantu memberikan sampel muntah jika ingin ditelusuri lebih lanjut.

Baca Juga:   Daftar Terbaru 27 Nama Kucing Betina Islami Terbaik

2. Penyakit Saluran Kemih Bawah Kucing (Feline Lower Urinary Tract Diseases/ FLUTD)

Berbagai penyebab bisa menjadi dalang penyakit ini. Kucing jantan mau pun betina juga bisa terkena. Namun biasanya gangguan kesehatan ini menyasar kucing yang kelebihan berat badan, kucing tidak fit yang melahap makanan kering, kucing stres, kucing yang menghadapi perubahan mendadak, dll.

Gejala FLUTD yaitu tampak kesulitan buang air kecil, urin berdarah, BAK di tempat yang tidak biasa, menangis atau mengaduh ketika kencing, menjilati area kemih (mungkin untuk mengurangi rasa sakit), dehidrasi, depresi, muntah, tidak nafsu makan.

Begitu kucing tidak lancar BAK, berarti situasinya sedang genting. Anda mesti sigap mendatangi dokter hewan. Barangkali kucing kesayangan sedang menderita masalah kandung kemih.

3. Kutu

Kutu menjadi penyakit eksternal yang umum menimpa kucing. Cirinya sudah jelas; terdapat kotoran kutu pada kulitnya (mirip seperti titik-titik hitam kecil), sering menjilat, sering menggaruk, kulitnya merah atau tampak ada iritasi, infeksi kulit, dan bulunya rontok.

Kutu bisa memiliki masa hidup sampai setahunan. Jika dibiarkan, kucing berisiko terkena anemia. Oleh karena itu, anda mesti gerak cepat membasminya. Entah itu dengan melakukan perawatan, pemberian obat topikal (salep, krim), obat bubuk, busa, dll. Baca : Penyakit kucing pada manusia

Baca Juga:   Jenis Kucing Berhidung Pesek dan Masalah Kesehatannya

4. Cacing Pita

Penyakit internal ini sudah umum juga terjadi pada kucing. Biasanya cacing ini akan hidup di dalam usus kecil dan ukurannya bisa mencapai 60 cm. Biasanya cacing ini akan tersegmentasi. Lalu begitu dikeluarkan, cacing akan pecah.

Gejalanya tidak begitu kentara. Namun kucing biasanya akan kurus karena berat badannya turun serta kerap muntah. Untuk memastikan adanya cacing pita, anda bisa memerhatikan kotorannya, tempat tidurnya, serta area sekitar anusnya. Ketika kucing bersantai atau tidur, biasanya cacing pita akan keluar melalui anusnya. Bentuknya mungkin seperti biji wijen atau butiran beras.

Biasanya kucing terkena cacing pita karena sudah menelan kutu. Oleh sebab itu, anda mesti menuntaskan masalah kutunya dulu. Barulah anda bisa memilih opsi pengobatan untuk cacing pita. Entah itu obat topikal, injeksi, atau oral.

5. Diare

Diare muncul karena berbagai faktor. Entah itu parasit usus, alergi, makanan busuk/basi, infeksi, kanker, penyakit hati, dsb. Gejalanya berupa tinja yang cair atau berair. Gejalanya tergantung faktor penyebabnya. Penyakit ini bisa berlangsung selama satu hari, seminggu, bahkan sampai berbulan-bulan.

Baca Juga:   Cara Menghilangkan Kutu Kucing di Rumah Dengan Cepat

Anda bisa segera memberikan air tawar agar kucing tidak dehidrasi. Jika belum ada tanda kesembuhan dan kucing tampak lesu, sebaiknya segera membawa kucing ke dokter hewan terdekat. Ia mesti menerima penanganan lebih lanjut.

6. Penyakit Mata

Penyakit ini diakibatkan oleh beberapa hal. Termasuk katarak, konjungtivitis, ulkus kornea, adanya trauma, glaukoma, peradangan, virus, dan penyakit retina. Tanda-tanda mata kucing bermasalah yaitu bulu matanya yang berlumuran air mata, mata berair, kekeruhan, ada bercak di sudut mata, lapisan kelopak matanya putih atau merah, menyipit, dll.

Anda mungkin tahu apa penyebab kucing menderita masalah indera penglihatan. Namun jika tidak mengetahuinya, anda sebaiknya segera konsultasi dengan dokter hewan. Masalah organ sepenting mata memang tidak boleh diremehkan.

Semoga kucing anda tetap sehat dan ceria, ya. Penyakit pada kucing, Hati-hati! 6 hal Ini Paling Umum. #RD

error: