Home » Pengetahuan » Penyebab Virus Corona “COVID-19”, Pencegahan dan Cara Menanganinya

Penyebab Virus Corona “COVID-19”, Pencegahan dan Cara Menanganinya

daftarhewan.com. Apa itu virus corona dan apa penyebabnya? Wabah virus corona, virus korona a.k.a Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19, menimbulkan kekhawatiran global. Ditengarai, virus Corona berasal dari pasar makanan laut dan daging di Wuhan, Cina, dan kini tengah menyebar cepat ke berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

apa virus corona itu, apa virus corona dan penyebabnya, apa virus corona bisa mati, apakah virus corona menular, apakah virus corona bisa disembuhkan, apakah virus corona sudah masuk di indonesia, apakah virus corona ada obatnya, apakah virus corona sudah ada di indonesia, apakah virus corona mematikan, apakah virus corona sudah menyebar di indonesia, apakah virus corona bisa menular lewat barang, apakah virus corona berbahaya

Ilustrasi virus corona – via : brproud.com

Dalam waktu singkat, sekitar 3 bulan, sejak 30 Desember 2019 sampai 18 Maret 2020, COVID-19 telah merambah 160 negara atau wilayah. Tercatat, 191127 kasus terkonfirmasi, dengan 7807 kematian yang menjadikan tingkat kematian mencapai 4,1%.

Sementara itu, meski tidak ada kasus terkonfirmasi di Indonesia hingga 2 bulan awal pesebaran virus, namun sejak 2 Maret 2020, tingkat penyebaran COVID-19 semakin meningkat menjadi ratusan kasus, hanya dalam kurun waktu 2 minggu, dengan tingkat kematian yang terbilang tinggi.

Karena itu, demi kemaslahatan bersama, kita perlu lebih lebih peduli dan memahami seluk-beluk Coronavirus dan COVID-19. Yuk, simak!

Apa itu Virus Corona?

Coronavirus atau virus corona adalah merupakan virus yang menginfeksi hewan, dengan hewan liar sebagai host (pembawa virus), mulai dari kelelawar, musang, tikus bambu, hingga unta. Coronavirus termasuk virus zoonosis yang dapat bertransmisi dari hewan ke manusia, serta manusia ke manusia.

Baca Juga:   Menelusuri Eksositem Air Tawar yang Menakjubkan, Simak Yuk!

Penemuan sejauh ini, terdapat 7 tipe Coronavirus yang dapat menginfeksi manusia, yaitu:

Alphacoronavirus:

  • 229E,
  • NL63

Betacoronavirus:

  • OC43,
  • HKU1,
  • Middle East respiratory syndrome-associated coronavirus (MERS-CoV),
  • Severe acute respiratory syndrome-associated coronavirus (SARS-CoV),
  • Novel Coronavirus 2019 (2019-nCoV).

Apa saja gejala infeksi Coronavirus?

Coronavirus kerap menginfeksi orang dewasa dan remaja, dengan gejala ringan seperti batuk pilek biasa dan faringitis, hingga gejala berat seperti SARS atau MERS, serta beberapa strain diketahui dapat menyebabkan diare.

Sementara infeksi Novel Coronavirus 2019 atau COVID-19, dapat menimbulkan gejala ringan, sedang atau berat, yaitu:

  • Demam, dengan suhu >38°C
  • Batuk dan kesulitan bernapas.
  • Gangguan saluran napas
  • Sesak napas
  • Fatigue, atau kelelahan.
  • Myalgia, atau nyeri otot
  • Masalah gastrointestinal, seperti diare

Dari kasus yang telah terjadi, gejala dapat menjadi lebih berat, atau lebih ringan, bahkan tidak disertai dengan demam. Dan, bagi yang memiliki daya tahan tubuh lemah, dapat mengalami gejala serius, seperti pneumonia atau bronkitis.

Apa yang menjadi penyebab penyebaran Virus Corona?

Berdasarkan penelusuran para ahli terhadap orang yang diduga pertama kali terjangkit COVID-19, ditengarai kelelawar sebagai pembawa 2019-nCoV.  Namun, dugaan tersebut masih terus berkembang.

Di sisi lain, penyebaran infeksi dari hewan ke manusia dan dari manusia ke manusia, dapat terjadi melalui kontak, cairan tubuh, feses, dan oral. Dalam artian, Anda dapat terinfeksi apabila menyentuh sesuatu yang terkena tetesan batuk atau bersin orang yang terinfeksi, dan kemudian menggunakan tangan untuk menyentuh mulut, hidung, atau mata.

Baca Juga:   Deskripsi dan Penjelasan Tentang Paus Biru

Bagaimana cara mendiagnosis Virus Corona?

Apabila Anda mengalami satu atau seluruh gejala COVID-19, pastikan Anda tidak panik atau bertindak tanpa anjuran medis. Segera kunjungi dokter, klinik, atau pusat layanan kesehatan lainnya untuk pemeriksaan lebih lanjut. Diagnosis akan diberikan, setelah dokter memeriksa kondisi dan riwayat perjalanan Anda, sebelum memutuskan, apakah Anda harus isolasi mandiri atau melakukan tes lanjutan.

Bagaimana cara menghindari infeksi atau mencegah pesebaran Coronavirus?

Setelah himbauan social distancing dari pemerintah, pastikan Anda mematuhinya. Hindari pusat keramaian, dan jaga jarak hingga 1 meter, apabila Anda harus bepergian ke tempat umum. Dan, selama vaksin COVID-19 masih dalam pengembangan, lakukan upaya berikut ini untuk mencegah infeksi:

  • Sering-seringlah cuci tangan menggunakan sabun dan air, minimal selama 20 detik.
  • Gunakan hand sanitizer berbasis alkohol minimal 60%, apabila tidak tersedia sabun dan air.
  • Hindari menyentuh hidung, mulut, dan mata, tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.
  • Sebisa mungkin, hindari kontak atau interaksi dengan orang yang sedang sakit, terutama yang menunjukkan gejala COVID-19.
  • Karantina mandiri (tetap berada di dalam rumah) bagi yang sehat, dan isolasi mandiri (hindari interaksi dengan orang lain) bagi yang sakit.
  • Tutup mulut dan hidung menggunakan tisu, ketika batuk atau bersin, lalu segera buang tisu di tempat sampah.
  • Apabila tidak ada tisu, tutup mulut dan hidung dengan siku ketika batuk atau bersin. Hindari menutup dengan telapak tangan.
  • Secara rutin, lakukan disinfeksi pada permukaan benda yang sering disentuh.
  • Gunakan masker sesuai standar bagi yang sedang sakit.
  • Konsultasikan dengan dokter, sebelum Anda bepergian ke luar negeri atau harus mengunjungi bandara.
Baca Juga:   Metamorfosis: Daur Hidup Kupu-kupu dan Penjelasannya

Apa yang harus dilakukan ketika merasakan gejala Virus Corona?

Bagi orang dengan daya tahan tubuh yang kuat, gejala infeksi Coronavirus dapat sembuh seiring waktu, apabila Anda menjaga kebersihan dan asupan nutrisi yang baik. Namun, apabila kondisi terasa lebih buruk dibandingkan batuk atau pilek biasa, segera kunjungi dokter untuk mendapatkan diagnosis, saran, dan penanganan yang tepat.

Apa saja pertanyaan yang perlu diajukan pada dokter?

Ketika Anda merasakan gejala COVID-19 dan memeriksakan diri ke dokter, ambil kesempatan untuk memperoleh informasi terkait pencegahan dan penanganan COVID-19, dengan pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Apa yang dapat saya lakukan untuk mencegah infeksi COVID-19 pada teman dan keluarga?
  • Apa saja obat-obatan yang paling tepat untuk meringankan gejala saya?
  • Apakah saya berisiko mengalami komplikasi karena COVID-19?
  • Apa gejala yang harus saya waspadai terkait komplikasi yang mungkin terjadi?
error: