5 Tahap Perkembangan Mental Anak Anjing

daftarhewan.com. Perkembangan anjing. Perilaku anjing dewasa sangat tergantung dari perkembangan dan pertumbuhan mentalnya ketika masih berusia muda. Penyesuaian emosi yang kurang serasi terhadap lingkungan sekitarnya, bisa mengakibatkan anjing menderita kelainan mental atau perilaku yang cacat.

Bagi mereka yang berminat memelihara anjing sebagai hewan peliharaan, sebaiknya memelihara anak anjing atau puppy terlebih dulu. Karena anjing muda ini bisa lebih mudah dididik dan dilatih serta diarahkan perangai atau perilakunya, dibandingkan dengan anjing yang sudah dewasa.

pertumbuhan anjing, pertumbuhan anjing golden retriever, gambar pertumbuhan anjing, pertumbuhan anak anjing, tahap pertumbuhan anjing, masa pertumbuhan anjing, perkembangan anak anjing, perkembangan anak anjing dari lahir

Anak anjing yang masuk pada lingkungan rumah tangga baru, memerlukan penyesuaian diri terhadap lingkungan dan anggota keluarga pemilik yang ada di sekitarnya. Penyesuaian diri yang paling penting adalah penyesuaian emosi anjing dalam hubungannya dengan orang-orang baru yang terdapat di sekelilingnya. Proses penyesuaian yang berlangsung baik bisa menghindarkan anjing dari sifat dan perlakuan yang bueruk atau kelainan mental dalam kehidupan lebih lanjut. Baca : Vaksin anjing.

Baca Juga:   Tentang Anjing Siberian Husky dan Perawatannya

Tahap Perkembangan Kritis

Perkembangan mental anak anjing ada lima tahap, sebelum ia memasuki masa usia latih jasmani dan keterampilan secara teratur. Secara kronologis perkembangan mental anak anjing sebagai berikut:

1. Umur 1 hari sampai 3 minggu. Pada tahap ini kemampuan mental anak anjing masih sangat terbatas. Ia hanya menunjukkan reaksi terhadap kebutuhan sendiri. Yaitu kehangatan, makanan, tidur dan perhatian induknya.

2. Umur 3 sampai 5 minggu. Pada tahap ini kegiatan otak dan sistem syarafnya mulai bekerja. Kesadarannya mulai tergugah dan menunjukkan reaksi, bahwa dunia sekitarnya sangat menakutkannya. Anak anjing sangat peka terhadap lingkungan sekitarnya, dan ia masih sangat membutuhkan perhatian induknya.

3. Umur 5 sampai 7 minggu. Pada tahap ini kesadaran sosial anak anjing tumbuh. Ia mulai menyadari hidupnya tidak sendirian, ada manusia dan anjing lain yang hadir di sekelilingnya. Ia mulai berjalan dan bertualang ke luar dari sarangnya, serta melakukan penjelajahan sekedarnya. Sampai pada saat ini anak anjing masih menyusu pada induknya.

Baca Juga:   10 Jenis Anjing Peliharaan yang Bagus untuk Keluarga

4. Umur 7 sampai 12. Tahap ini merupakan waktu terbaik memisahkan anak dari induknya, kalau akan disapih. Sekaligus merupakan awal kritis dan saat yang tepat untuk membentuk karakter atau kepribadian anjing. Perkembangan otak anak anjing telah meningkat, ia mudah sekali dan cepat bisa melakukan sesuatu kalau dilatih atau disuruh. Perhatian dan hubungan yang akrab antara pemilik dengan anjingnya merupakan dasar utama pada latihan-latihan selanjutnya.

5. Umur 12 sampai 18 minggu. Pada tahap ini anak anjing mulai menunjukkan kenakalannya, sering membandel dan membangkang terhadap perintah pemiliknya. Keakraban yang pada tahap sebelumnya telah terjalin, si anjing berusaha mengingkarinya. Untuk mengetasinya penanganan yang tegas namun lembut dan penuh kasih sayang dari pemilik sangat diperlukan.

Juga harus diusahakan agar anjing kesayangannya itu tidak dimanjakan secara berlebih-lebihan. Anak anjing yang sering digendong, instingnya akan menjilat bibir penggendongnya. Ini tidak baik. Disiplin yang benar harus dilakukan, agar sikap anak anjing selalu patuh. Tunjukkan bahwa puncak kekuasaan ada pada pemiliknya, dan bukan sebaliknya.

Baca Juga:   5 Unsur Utama dalam Makanan Anjing yang Sehat dan Seimbang

Latihan Anjing Secara Teratur

Kalau kelima tahap perkembangan mental anak anjing di atas telah dilalui secara baik, besar harapan setelah dewasa anjing akan menjadi hewan peliharaan yang bermental dan berprilaku sosial positif. Perangainya lincah, berani, tidak mudah terkejut, dapat dipercaya dan patuh terhadap pemiliknya.

Sebaliknya kalau mengalami gangguan-gangguan keras, pengaruhnya akan membekas pada emosi anjing sampai sepanjang hidupnya. Perangainya bisa sulit ditebak, dan pada suatu saat ia bisa menjadi anjing berbahaya.

Setelah anak anjing berumur 18 minggu, ia perlu mendapat latihan jasmani secara teratur. Agar otot tubuh, jantung, paru-paru, saluran pencernaan, dan bagian-bagian tubuh lain berkembang sempurna.

error: