Cara Mengobati Perkutut Pilek

Posted on

daftarhewan.com. Perkutut bisa terserang pilek, kalau cara perawatannya kurang seksama. Bulunya mengkorok (berdiri), matanya terkatup seperti mengantuk, tidak mau manggung, dan lubang hidungnya berlendir.

perkutut pilek, perkutut klembeng, obat perkutut pilek, mengobati perkutut pilek, perkutut maungeus

Penyebab? Perawatan Kurang Baik

Penyakit pileren (pilek) pada perkutut disebabkan oleh perawatan yang kurang baik. Antara lain karena kurang mendapat sinar matahari, makanan dan minumannya kurang bersih, sangkarnya kotor, atau burung sering terkena angin kencang dan hujan.

Perkutut sangat tahan terhadap panas terik matahari, tetapi ia kurang tahan terhadap udara lembap, dingin, tiupan angin yang kencang dan tempias hujan. Cuaca yang jelek dan lingkungan yang buruk, bisa menyebabkan kondisi badan burung merosot dan akhirnya pilek.

Baca Juga:   Apa Makanan Burung Lovebird? Ketahui Jenis dan Fungsinya!

Dikarantina dan Diobati

Perkutut yang menderita pilek harus dirawat dengan baik, agar cepat sembuh. Burung penderita harus dikarantina agar penyakitnya tidak menular pada burung lain yang sehat.

Perkutut yang pilek ditaruh dalam sangkar khusus dan ditempatkan di ruangan yang hangat (kalau perlu bisa diberi lampu penghangat infamerah 100-150 watt, jarak dari sangkar sekitar 10 cm). Burung diobati dengan obat anti stres dan antibiotik. Makanannya harus cukup dan baik mutunya, serta air minumnya diberi supervit, agar kondisi badan burung cepat pulih segar.

Cara Mencegah

Penyakit pilek pada perkutut itu bisa dicegah, kalau kondisi badan burung terjaga dan pemilik merawat burungnya dengan baik. Usahakan jangan menggantang burung di luar rumah, kalau cuaca sedang jelek (turun hujan, udara dingin dan lembap, angina bertiup kencang dan suhu udara berubah-ubah secara mendadak).

Baca Juga:   9 Fakta Ayam Pegar Ring-neck Pheasant

Saat cuaca buruk, biarkan perkutut berada dalam ruangan yang hangat di rumah. Baru kalau cuaca cerah dan udara tidak berangin keras, burung bisa digantung untuk menikmati hangatnya sinar matahari. Dalam cuaca yang baik, perkutut tahan digantung sehari penuh, karena ia memang menyukai panasnya matahari.

Dengan memperhatikan kehendak satwa itu dalam perawatannya, niscaya perkutut akan selalu terjaga kesehatannya dan jauh dari penyakit pilek. Perkutut yang sehat, bulunya rapat, sayap melekat pada tubuh, lincah, mata bersinar, dan rajin manggung.

Comments are closed.