8 Cara Set Up Terarium Reptil yang Baik

Posted on

daftarhewan.com. Terarium Reptil. Saat sebelum Anda membawa pulang reptil baru Anda, yakinkan habitatnya telah diatur agar reptil Anda nyaman dan sehat. Beri perhatian khusus pada situasi keadaan yang diperlukan reptil Anda.

Terarium Reptil

Dengan membiarkan keadaan di habitat baru menjadi stabil dan dengan memberi diri Anda peluang untuk pastikan jika semua perlengkapan bekerja sesuai detail, Anda akan memudahkan transisi untuk hewan peliharaan Anda dari lingkungan sebelumnya di toko hewan peliharaan ke lingkungan baru yang permanen.

terarium reptil, terrarium reptiles, setting terarium reptil, cara setting terarium untuk reptil

1. Mempersiapkan Terarium Reptil

  • Bagi kebanyakan reptil, tangki akuarium dasar ialah habitat yang baik (disebut vivarium atau terarium) untuk tempat tinggal reptil. Carilah kualitas berikut ini:
  • Pilih kaca daripada plastik, yang cukup kuat untuk menahan penyalahgunaan reptil yang terus tumbuh dan mungkin juga bahan kimia yang berbahaya.
  • Kaca juga akan tahan lebih baik pada panas dan kelembapan dalam lingkungan.
  • Bermurah hati saat menentukan ukuran tangki, yang lebih besar.
  • Saat memilih rumah, ingatlah jika reptil sering kali tumbuh besar dengan sangat cepat dan terbiasa menjelajah.

Bila Anda berminat untuk mempunyai reptil, Anda membutuhkan terarium untuk memeliharanya.

Terarium reptil hanya sebuah tempat yang didesain untuk memuat tanaman atau hewan kecil di lingkungan yang terkendali. Ini ibarat mempunyai sepotong kecil lanskap asing di dalam rumah Anda, di mana Anda bisa menyaksikan lanscape itu dari sisi Anda dan melihat sesuatu di habitat aslinya.

Baca Juga:   Kenapa Rumah Banyak Cicak? Darimana Datangnya?

2. Beda Reptil Beda Kebutuhannya

Saat sebelum membeli reptil, tentukan terarium. Tetapi ingat, reptil yang berbeda mempunyai keperluan lingkungan yang berbeda, jadi yakinkan terarium menampung jenis reptil yang Anda cari.

Banyak reptil adalah arboreal, yang berarti mereka lebih menyukai keselamatan hidup di pohon atau habitat di atas tanah lainnya. T

empatkan beberapa benda di habitat tempat mereka bisa memanjat atau hinggap. Berikan reptil Anda sumber air bersih dan semacam tempat berlindung dari panas dan cahaya.

Namun perlu diingat bahwa sebagian besar reptil membutuhkan dua jenis panas: panas sekitar, yang merupakan suhu udara keseluruhan habitat; dan panas untuk membantu pencernaannya.

3. Ukuran Diperhitungkan

Beberapa ular seperti ball python, kadal dan bunglon bisa tumbuh cukup besar, dan yang lain suka banyak memiliki ruangan untuk bergerak, dan mempunyai tempat yang berbeda untuk berjemur dan tempat untuk bersembunyi, bersantai, serta berendam. Maka tentukan terarium sesuai seberapa besar hewan peliharaan Anda nanti, bukan seberapa besar saat ini.

4. Reptil Suka Melarikan Diri

Reptil sukai larikan diri! Untuk mencegahnya, banyak pakar merekomendasikan akuarium atau kotak kaca dengan bingkai kayu. Tetapi apa saja yang Anda tentukan, apa akuarium ikan yang hemat biaya atau suatu hal yang dibuat khusus, yakinkan bagian atasnya aman.

Untuk tambahan keamanan, tutupi enklosur dengan wire mesh, ram kawat atau bahan yang cukup kuat lainnya. Beberapa bahkan juga mereferensikan sedikit petroleum jelly yang dibalurkan disekitaran pinggir atas kandang untuk membantu mencegah pelarian.

5. Panas dan Cahaya

Beberapa reptil mempunyai keperluan yang sangat khusus dalam soal pemanasan dan pencahayaan.

Baca Juga:   10 Fakta Menarik Tentang Iguana Hijau

Maka dari itu, beli lampu pemanas dan penerangan yang tepat untuk hewan peliharaan baru Anda sangat penting, dan bergantung pada reptil yang bersangkutan, beberapa dapat memperoleh panas dan sinar dari sumber yang sama.

Sementara lainnya, membutuhkan bantalan panas atau panas terpisah, yang umumnya dibuat dari strip foil yang dibuntel dengan film plastik tahan lama.

terarium reptil, terarium reptil, terrarium reptiles, terrarium reptile,terarium reptil kayu ,terrarium reptile kayu, terrarium reptile design, terarium besar, jual terarium reptil, harga terrarium reptile, jual terrarium reptil, harga terarium reptil, jual terrarium reptile, terrarium reptile diy, terrarium reptile habitat, terrarium reptile tank
Terarium Reptil – via : amazon.com

Bila Anda memilih untuk memakai pita pemanas, penting supaya temperatur diatur oleh termostat atau rheostat. Ini akan perpanjang usia produk dan menahan luka bakar yang tidak disengaja.

Reptil berdarah dingin, jadi mereka membutuhkan panas berbasis tanah untuk mengatur suhu tubuh mereka.

Untuk mencerna makanan dan melakukan metabolisme dasar dan fungsi tubuh, reptil mencari kontak langsung dengan sumber panas eksternal yang dibutuhkan untuk mendorong fungsi pencernaan mereka. Panas pencernaan hanya boleh diterapkan pada bagian dasar vivarium. Area yang lebih dingin juga diperlukan.

Panas sekitar biasanya disediakan oleh sumber cahaya di atas kepala atau oleh elemen pemanas keramik yang dipasang di soket lampu.

Pastikan hewan peliharaan Anda tidak dapat melakukan kontak fisik dengan sumber panas ini, yang panas dan dapat membakar.

Sumber panas sekitar harus bekerja sesuai jadwal untuk memastikan bahwa habitat tidak menghasilkan terlalu banyak panas atau terlalu dingin.

Karena reptil Anda tidak dapat memilih kapan harus menggunakan sumber panas pencernaan, ini harus dibiarkan sepanjang waktu. Menyediakan pencahayaan yang tepat

Pencahayaan habitat Anda perlu menetapkan siklus siang/malam yang penting untuk kesehatan dan fungsi pencernaan hewan peliharaan Anda secara keseluruhan.

Baca Juga:   Iguana Laut Raksasa Galapagos yang Mirip Godzilla

6. Faktor Kelembapan

Bila reptil Anda memerlukan lingkungan yang lembap, kandang harus mempunyai penutup atas yang tertutup, karena penutup jaring tidak bisa menjaga tingkat kelembapan yang akurat.

Tetapi, jangan lupa untuk mengebor beberapa lubang di tutupnya untuk maksud ventilasi. Selanjutnya, buat lubang seukur lampu pemanas dari sisi atas selungkup dan tempatkan lampu didalamnya dengan berhati-hati. Sebagian orang suka juga memasangkan kipas komputer.

7. Alas Terarium Reptil

Alas yang digunakan untuk keperluan hewan peliharaan Anda harus akrab dengan apa yang akan ditemukannya di habitat aslinya.

Ini bisa apa saja mulai dari bahan yang kenyal dan lembap sampai substrat berpasir dengan tempat penggalian sampai lingkungan yang menawarkan reptil tempat untuk berendam dan tempat kering.

Yang paling akhir bisa dilakukan dengan memiringkan substrat ke air, hingga Anda bisa menawarkan kolam renang dan tempat untuk berjemur.

Substrat yang cocok meliputi koran, jenis pasir tertentu, serpihan kayu/kulit kayu, tanah dan/atau lumut gambut, rumput plastik dan karpet dalam/luar ruangan.

8. Sentuhan Akhir

Anda kemungkinan ingin menempatkan gambar background pada bagian belakang terarium. Ini bukan hanya memberikan hewan peliharaan Anda perasaan ada di rumah di alaminya, tapi juga merapikan tempat itu. Isi bak dengan tanaman, batu, ranting, dan benda lain apa saja yang pas untuk reptil pilihan Anda.

Ingat, ini cuman beberapa dasar menyiapkan terarium. Ada banyak spesies reptil dan masing-masing akan mempunyai kebutuhannya sendiri.

Tetapi kami berharap panduan simple ini akan membantu hewan peliharaan Anda menjalani kehidupan yang sehat dan berbahagia di rumah barunya.

Comments are closed.