Ternak Burung Unta yang Menguntungkan!

daftarhewan.com. Ternak burung unta. Ketika mendengar kata burung unta (Ostrich : Bahasa Inggris), tentu kita tahu bahwa itu adalah burung terbesar yang masih hidup di dunia. Walaupun asalnya dari Afrika, kini burung besar ini di budidayakan atau di ternakan di seluruh dunia.

Di Indonesia pun ada yang ternak burung unta meskipun tidak sebanyak populasi di luar negeri, salah satunya adalah Tegal Ostrich farm.

Peternakan Burung Unta

Tentunya bukan asal dipelihara oleh para peternak kalau burung yang tidak bisa terbang ini tidak memiliki nilai ekonomi seperti yang kita tahu sekarang. Peternakan burung unta untuk memanfaatkan produk seperti telur, daging, kulit dan bulunya untuk di jual.

ternak burung unta, peternakan burung unta, ternak burung unta di indonesia, peternak burung unta di indonesia, ternak burung unta di jawa barat

Peternakan burung unta – via : ostrichcenter.ir

Burung unta jantan dapat mencapai tinggi 2,4 meter dan dapat mencapai bobot 100 kilogram (1 kuintal) dan bentina bertubuh agak kecil. Tentunya kita sendiri dapat membedakan mana burung unta jantan dan betina, karena ketika beranjak dewasa warnanya pun berbeda.

Baca Juga:   Burung Unta: Klasifikasi, Makanan dan Fakta Lainnya

Burung unta liar mencapai usia matang dan siap kawin atau berkembang biak dengan prima di umur 5 tahun, meskipun jantan mencapai kematangan seksual pada usia 3 tahun di dalam peternakan.

1. Produk dari Burung Unta

Burung unta betina mulai bertelur pada usia 2 hingga 2,5 tahun dan puncak produksi telur dan anak ayam dicapai pada usia 8 hingga 9 tahun. Betina dapat bertelur dalam beberapa tumpukan, dalam kondisi alami, burung unta betina bertelur 12-18 butir telur per tumpukan. Peternakan kecil umumnya membiarkan burung unta betina mengerami telurnya.

daging burung unta, produk ternak burung unta, ternak burung unta

Daging Burung Unta – via : lightfieldstudios.net

Burung unta peliharaan, dipelihara dalam kelompok berpasangan atau 3 ekor (terdiri dari 1 jantan dan 2 betina) untuk persiapan musim kawin. Telur burung unta adalah burung terbesar saat ini, dan cangkang telurnya biasa dipakai untuk bahan dekorasi.

Dalam peternakan burung unta skala yang cukup besar atau lebih dari 100 ekor, setelah memanen telur, peternak menetaskan sendiri dengan mesin yang telah mereka persiapkan.

Inkubator modern ini akan sangat meningkatkan peluang keberhasilan dalam penetasan telur burung unta. Dalam pengeraman telur oleh mesin otomatis memerlukan waktu 40-45 hari, dan telur pun akan menetas, namun terkadang diperlukan tindakan oleh peternak sendiri.

Baca Juga:   Informasi Tentang Burung Kasuari

Seperti halnya anak ayam, di awal kehidupan anak burung unta di peternakan dibesarkan di dalam ruangan atau kandang khusus sampai mencapai umur 2 bulan. Setelah itu mereka akan dilepasliarkan dalam kandang terbuka yang diberi batas untuk hidup tanpa orang tua mereka.

Makanan burung unta yang utama adalah sayur-sayuran dan biji-bijian. Mereka akan mencapai masa full dewasa pada umur 2,5 tahun. Lalu mereka akan dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan pasar dan berbagai tujuan lainnya.

Meskipun tujuan komersial utama peternakan burung unta adalah pemasaran dagingnya. Anda juga bisa berkunjung ke peternakan untuk wisata atau rekreasi dan bermain dengan burung unta. Mengendarai burung unta, memberi makan dan mengambil telurnya, atau hanya sekedar selfi dengan burung besar ini dan menguploadnya ke sosial media, seperti instagram dan facebook.

Baca Juga:   12 Daftar Ternak Menguntungkan di Lahan Sempit

Daging burung unta memiliki nilai nutrisi yang sama dengan daging sapi. Hidangan atau masakan yang dapat disajikan dari daging burung unta pun beragam dari daging segar hingga makanan kering. Kulit burung unta pun dimanfaatkan untuk membuat berbagai jenis busana, produk fashion atau aksesoris. Dan telurnya dimanfaatkan juga untuk pembuatan lampu hias.

peternakan burung unta, berbagai barang yang dihasilkan dari burung unta

Produk ternak burung unta – via : dbs

2. Keuntungan Beternak Burung Unta

Untuk memberi Anda gambaran tentang profitabilitas atau keuntungan usaha peternakan ini, menurut smallstarter.com, di Amerika khususnya telur burung unta dapat dijual hingga $ 500 atau sekitar 7 juta rupiah, burung unta yang siap berkembang biak dapat dijual hingga 5.000 dolar AS atau kurang lebih 70 juta rupiah. Mahalnya harga burung dewasa disebabkan oleh biaya yang dikeluarkan untuk pemeliharaan burung tersebut.

Dan burung unta yang memiliki bulu yang sangat berharga dalam lingkaran mode dan dekorasi, dapat dijual dengan harga sekitar 3.000 dolar Amerika atau sekitar 42 juta-an.

Baca Juga:   Cara Mengatasi Limbah Kotoran Ternak Ayam, Sapi, Kambing dll

Tetapi siapapun Anda yang berniat beternak burung unta, sebaiknya persiapkan segalanya: baik pengetahuan, modal, tekad, berusaha dan jangan lupa beribadah dan berdo’a. Semoga berhasil!

error: