Walrus Adalah? Berikut Ciri dan Makanan Mereka

Posted on

daftarhewan.com. Apa itu Walrus? Walrus adalah mamalia laut besar yang suka berteman dengan anjing laut, memiliki dua gading besar yang mengarah ke bawah dan ditemukan di Samudra Arktik.

Ada bermacam spesies mamalia laut, dengan bentuk yang nyaris sama. Dimulai dari singa laut, sapi laut, gajah laut, sampai anjing laut, biasanya memiliki tubuh gempal dan menggemaskan. Walau begitu, mereka mempunyai nama yang berbeda dan keunikan yang spesial.

walrus, apa itu walrus, walrus, walrus adalah, walrus animal, walrus itu apa
Walrus – via : unsplash.com

Ya, begitu halnya hewan besar ini. Apa kamu telah akrab dengan mamalia yang berikut ini? Bila belum, yok, berkenalan dahulu!

1. Klasifikasi Hewan Walrus

  • Kingdom: Animalia
  • Filum: Chordata
  • Kelas: Mamalia
  • Ordo: Karnivora
  • Famili: Odobenidae
  • Genus: Odobenus
  • Nama ilmiah: Odobenus rosmarus
  • Nama lain: Walrus Pasifik dan Atlantik
  • Panjang: 2.25 – 3.5 meter
  • Berat: 400—1,700 kg
  • Kecepatan maksimal: 35 km/jam
  • Masa hidup: 40—50 tahun

Sebagai mamalia laut besar yang menempati perairan dingin di Lingkar Arktik. Ada 2 spesies, serta sedikit perbedaan tampilan yang terpisah secara geografis, yakni walrus Atlantik dan Pasifik. Diprediksi, ada juga spesies ke-3 yang masih dalam pembicaraan para peneliti, yakni walrus Laptev yang diketemukan di Laut Laptev, dan sering dianggap merupakan walrus Pasifik.

2. Ciri-Ciri Walrus

Badan besar yang memanjang, condong lebih lebar pada bagian leher dan kepala, dan makin mengecil ke ekor. Kulit tebal, keras, dan kerutan, dan tertutup oleh rambut yang jarang-jarang, kasar, dan biasanya, warna abu-abu atau cokelat, dan kulit yang cenderung lebih kemerahan saat mereka berjemur.

Baca Juga:   Pertanyaan dan Jawaban Seputar Hewan Amfibi

Mempunyai dua pasang sirip untuk berenang serta bergerak di daratan. Kulit bawah siripnya kasar dan berotot, hingga bisa membantu berjalan di atas susunan es. Ciri paling menonjol yakni gigi taring atas yang panjang berupa gading, dan bermanfaat untuk bertarung, dan mencengkeram permukaan es saat mereka akan keluar air.

3. Habitat Walrus

Mereka ada di seantero Atlantik Utara dan Samudra Pasifik, pada bentangan es dan pesisir berbatu, dan melakukan aktivitas dalam perairan yang hampir beku. Sepanjang musim dingin saat susunan es menebal, mereka menyenangi wilayah es yang lebih tipis supaya mereka bisa menerobos secara mudah ke atas air.

Sedangkan, saat musim panas datang, mereka sering memilih beberapa sudut pesisir berbatu. Ada saatnya, menelusuri jauh ke arah selatan, di daerah Kanada tengah, disekitaran Inggris, sampai perairan Spanyol.

walrus, apa itu walrus, walrus, walrus adalah, walrus animal, walrus itu apa, apa walrus ada di Indonesia?

4. Kebiasaan

Memiliki sifat komunal, hidup bersama kawanan besar di atas timbunan es yang bisa memuat sampai ribuan ekor, yang terbagi dalam mayoritas betina dan anak-anak, dan beberapa jantan dominan. Saat memburu mangsa di di air, mereka terdiri dari kelompok-kelompok kecil, minimal 10 ekor.

Jantan yang nyaris 2x lipat lebih berat dibandingkan betina, dan mempunyai gading lebih panjang, jantan sering bertanding untuk merebutkan beberapa betina. Jantan dapat menghasilkan suara yang keras dari 2 kantong udara di leher mereka, khususnya pada musim kawin.

Baca Juga:   Apa yang Terjadi Jika Semua Ular Mati?

5. Cara Walrus Berkembang Biak

Biasanya, berkembang biak di tengah musim dingin, di antara Januari—Maret. Sesudah periode kehamilan yang berjalan sekitaran 15 bulan, anaknya lahir dengan panjang 1,2 meter dan berat 75 kg. Anak walrus diselimuti rambut pendek yang halus di sekujur badan, sirip abu-abu pucat, kumis putih tebal, dan tanpa gigi yang terlihat.

Mereka cuman mengkonsumsi ASI sepanjang enam bulan awal. Dan, sesudah berumur setahun, anak sudah memiliki ukuran 3x lipat dari ukuran lahir serta lebih mandiri. Walau begitu, anak masih tetap rekat dengan ibu mereka yang defensif sampai berumur 2 atau 3 tahun.

Tetapi, biasanya betina muda tetap bersama dengan ibunya, sedangkan jantan mulai mengelana dan tergabung dengan satu kelompok jantan muda. Betina menggapai kematangan reproduksi di umur 6 atau tujuh tahun, sementara walrus jantan di umur sepuluh tahun, dan baru bereproduksi sesudah sukses mendominasi di umur 15 tahun.

6. Makanan Walrus

Tergolong karnivora, walrus memakan hewan lain untuk tetap bertahan hidup. Dengan sekitaran 450 kumis tebal yang sangat peka, walrus mendapati makanan dalam perairan gelap serta keruh, sampai di kedalaman sekitaran 100 meter.

Walrus bisa mendapatkan sebagian besar mangsanya di dasar laut, dan ada saatnya mereka menyemburkan udara dan air untuk membuka persembunyian mangsa di bawah pasir. Bukannya memakai gigi untuk mengunyah, walrus condong menghisap makanan, yang terdiri dari binatang atau hewan-hewan lembut, seperti siput, kerang, cacing, cumi-cumi, gurita, ikan, dan beberapa komunitas Walrus memburu anjing laut.

Baca Juga:   Ketahui, Hubungan antara Hewan dan Penyebaran COVID-19

7. Predator dan Ancaman bagi Walrus

Dengan ukurannya yang besar, bergading panjang, dan sikap yang agresif, berani menantang predator, seperti paus pembunuh dan beruang kutub. Tetapi, manusia jadi teror yang paling berarti, karena sering ditangkap guna diambil daging, kulit, dan minyaknya oleh warga lokal, dan pemburuan gading mereka sebagai komoditas Internasional. Keberadaannya terancam juga oleh pencemaran air dan penangkapan hewan-hewan laut oleh manusia, yang berpengaruh pada kekurangan makanan, dan pencemaran air dan udara yang parah.

8. Fakta Unik Tentang Walrus

  • Walrus menyesuaikan diri di cuaca dingin yang berlebihan dengan mengandalkan kulitnya yang tebal dengan susunan lemak yang melindungi mereka agar tetap hangat.
  • Taring atau gading besarnya, rupanya memperlihatkan status sosial dan membuat mereka bisa tidur di di air dengan melabuhkan gading pada susunan es.
  • Memakai gading sebagai kapak untuk tembus susunan es yang tebal.
  • Umumnya, mereka makan di dalam laut yang keruh dan bisa menyelam sampai 80 – 100 meter sepanjang nyaris setengah jam. Tetapi, tersedianya mangsa yang selalu menipis, membuat walrus mau tak mau menyelam sampai mencapai 180 meter.

9. Status Pelestarian

Menjadi spesies yang terancam di habitatnya. Jumlah mereka sudah turun semenjak era ke-18, karena pemburuan, kegiatan manusia, dan pemanasan global. Walau besar komunitas tidak diketahui secara pasti, diprediksi ada 200.000—250.000 ekor di Lingkar Arktik.

Comments are closed.